Skip to content
Beritabaru1
fe1b8844-d830-4785-aa70-48971fa106fc-0
  • Home
  • News
  • Sepak Bola
  • Teknologi
  • Internasional
  • Humaniora
  • Politik Dan Hukum
  • Nusantara
  • Hiburan
  • Opini
  • Travelista
  • Ekonomi
  • Megapolitan
  • Kolom Pakar
  • Jelita
  • Olahraga
  • Haji
  • Otomotif
  • Jabar
  • Piala Dunia 2026
  • Kuliner
  • Kesehatan
  • Forum Mahasiswa
  • Fashion
  • Sela
  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Main Agenda: Transparansi dan Tata Kelola Jadi Sorotan Industri Pembiayaan di Era KUHP Baru
Ekonomi

Main Agenda: Transparansi dan Tata Kelola Jadi Sorotan Industri Pembiayaan di Era KUHP Baru

Matthew Martin - beritabaru1.com Reporter Rabu, 13 Mei 2026 pukul 02:51 WIB 3 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
c6e0b307-9a27-41b7-ad46-158669a0a020-0
Foto : Matthew Martin - beritabaru1.com
Foto : Matthew Martin - beritabaru1.com

Main Agenda: Transparansi dan Tata Kelola Jadi Fokus Utama Industri Pembiayaan di Era KUHP Baru

Beritabaru1.com – Dalam era KUHP baru yang mulai berlaku sejak 2 Januari 2026, Main Agenda memperlihatkan bahwa transparansi dan tata kelola menjadi isu utama yang mendapat perhatian serius dari sektor pembiayaan. Perusahaan-perusahaan dalam bidang jasa keuangan kini diminta untuk meningkatkan kepatuhan hukum, mengingat adanya pengakuan korporasi sebagai subjek hukum pidana. Ini berdampak pada seluruh aktivitas operasional, termasuk proses penagihan dan manajemen mitra pihak ketiga, sehingga Main Agenda mengharuskan industri pembiayaan untuk merevisi strategi mereka agar selaras dengan peraturan terbaru.

Penguatan Regulasi Mendorong Perubahan Budaya Perusahaan

Implementasi KUHP Baru menjadi momentum bagi industri pembiayaan untuk mengadaptasi sistem tata kelola yang lebih ketat. Regulasi ini tidak hanya mengatur tindak pidana korporasi, tetapi juga memaksa perusahaan melakukan audit internal yang lebih mendalam, memastikan setiap keputusan dan prosedur operasional dapat dipertanggungjawabkan. Main Agenda menyoroti bahwa transparansi menjadi kunci untuk membangun kepercayaan konsumen dan pihak terkait, sekaligus mencegah praktik yang tidak sehat dalam proses penagihan.

Seminar Nasional bertajuk “Praktik Tata Kelola Perusahaan Pembiayaan dalam Rangka Mewujudkan Kepatuhan pada Kegiatan Penagihan serta Keterkaitannya dengan Pertanggungjawaban Pidana Korporasi” diselenggarakan oleh Asosiasi Advokat Konstitusi pada Selasa (12/5) di Hotel Novotel Bogor Golf Resort and Convention Center. Acara ini menampilkan partisipasi dari FIFGROUP, yang merupakan anak usaha Astra dan bagian dari Astra Financial, serta lembaga strategis seperti Kepolisian RI, Kemenkumham, Mahkamah Konstitusi, PT Mitra Jasa Penagihan, dan Asosiasi Profesional Jasa Penagihan Indonesia. Main Agenda menjadi pemandu utama diskusi, menekankan kebutuhan transformasi budaya perusahaan.

Pada kesempatan itu, Wakil Menteri Hukum RI Edward Omar Sharif Hiariej mengungkapkan pentingnya kepatuhan dalam setiap aspek kegiatan bisnis. “KUHP Baru menuntut Main Agenda yang lebih jelas, terutama dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas di semua tahapan operasional,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa transparansi bukan hanya tanggung jawab internal, tetapi juga harus diperkuat melalui keterlibatan pihak eksternal seperti lembaga pengawasan dan mitra kerja.

Pelaku Industri dan Regulator Sepakat Perkuat Kepatuhan

Diskusi dalam seminar menggarisbawahi kebutuhan selarasnya antara aturan hukum dan praktik tata kelola perusahaan yang berintegritas. Narasumber seperti Direktur Penindakan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Kepolisian RI, Brigjen Polisi Robertus Yohanes De Deo Tresna Eka Trimana, dan Deputi Direktur Pengawasan OJK Rohmad Kustanto menyoroti bahwa Main Agenda harus diterapkan secara konsisten, baik dalam pengelolaan risiko maupun pengambilan keputusan keuangan.

Acara ini juga menjadi wadah untuk bertukar pikiran antara pelaku industri, regulator, dan akademisi. Bahrul Ilmi Yakup, seorang advokat dan konsultan hukum, memaparkan bahwa pertanggungjawaban pidana korporasi bukan hanya tentang kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga tentang keterbukaan dalam menyampaikan data dan proses yang berkaitan dengan kegiatan penagihan. “Main Agenda ini menuntut perusahaan untuk tidak hanya mengikuti regulasi, tetapi juga menjadi contoh tata kelola yang transparan,” tegasnya.

“Partisipasi dalam seminar ini menunjukkan komitmen FIFGROUP untuk menjaga Main Agenda yang sehat dan berintegritas tinggi,” kata Theodorus Indra Surya Putra, Corporate Secretary dan Kepala Divisi Hukum serta Litigasi FIFGROUP. Ia menekankan bahwa perusahaan tidak bisa lagi mengabaikan keterbukaan, karena KUHP Baru memperkuat mekanisme penuntutan hukum terhadap pelanggaran yang melibatkan korporasi.

Pada bagian diskusi terakhir, peserta bersepakat untuk meningkatkan komunikasi dengan konsumen dan pihak terkait. Selain itu, mereka juga menyoroti perlu adanya pelatihan karyawan untuk memahami Main Agenda secara mendalam. “Kepatuhan bukan hanya tentang dokumen, tetapi juga tentang kesadaran dan kebiasaan kerja yang baik,” tambah Penyuluh Hukum Madya Kombes Beridiansyah. Seminar ini dihadiri lebih dari 190 peserta, termasuk mitra FIFGROUP dan para ahli hukum dari berbagai institusi.

Bagikan:

Berita Terkait

dd7cfdcc-03a3-4563-865c-4ab1ceba3ecf-0

Gaya Hidup Hemat dan Ramah Lingkungan Dorong Tren Produk Isi Ulang

2 Agu 2026
c80c8814-0d90-4730-9d00-9d2454df5536-0

Masjid Berpotensi Jadi Penggerak Transisi Energi Bersih melalui Wakaf Hijau

2 Agu 2026
f354def6-1d5a-4548-806b-f41e3413470c-0

Ekonom: Insentif Kendaraan Listrik Perlu Difokuskan untuk Mendorong Produksi EV Nasional

2 Agu 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

ff3b90b0-134d-4305-b9d9-261c734a2a2d-0

Indonesia akan Lawan Senjatan Utama Vietnam dengan Kesabaran

1 thetic yang lalu
4372d3c4-9ffc-4612-9cf4-9cc6d2bb7600-0

John Herdman: Laga Kontra Vietnam Jadi Kesempatan Indonesia Kuasai Grup A

1 menit yang lalu
09ecef18-a0fc-45b8-aaa5-128103448861-0

Jelang Musim Panen, Lahan Sawah di Pidie Aceh Terserang Hama Wereng Cokelat

2 menit yang lalu
3823c02c-65f7-43fe-9967-898da06f0a9c-0

Pendiri Kickboxing Jadi Korban Pengeroyokan saat Coba Lerai Keributan Munas

5 menit yang lalu
dd7cfdcc-03a3-4563-865c-4ab1ceba3ecf-0

Gaya Hidup Hemat dan Ramah Lingkungan Dorong Tren Produk Isi Ulang

6 menit yang lalu

Kategori

  • Ekonomi (467)
  • Fashion (5)
  • Forum Mahasiswa (2)
  • Haji (28)
  • Hiburan (268)
  • Humaniora (825)
  • Internasional (429)
  • Jabar (81)
  • Jelita (19)
  • Kesehatan (7)
  • Kolom Pakar (5)
  • Kuliner (20)
  • Megapolitan (169)
  • Nusantara (572)
  • Olahraga (193)
  • Opini (73)
  • Otomotif (29)
  • Piala Dunia 2026 (264)
  • Politik Dan Hukum (252)
  • Sela (1)
  • Sepak Bola (486)
  • Teknologi (240)
  • Travelista (41)
  • Uncategorized (1)

About Us

Beritabaru1 menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • Indonesia akan Lawan Senjatan Utama Vietnam dengan Kesabaran
  • Preview Ligue 1 Rennes vs Paris FC, Ambisi Tuan Rumah di Roazhon Park
  • Misi Psyche NASA Abadikan Foto Langka Mars Berbentuk Bulan Sabit
  • Preview Ligue 1 PSG vs Brest, Misi Wajib Menang untuk Les Parisiens

Quick Links

  • Ekonomi
  • Fashion
  • Forum Mahasiswa
  • Haji
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Internasional
  • Jabar
  • Jelita
  • Kesehatan

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 beritabaru1.com. All rights reserved.