Skip to content
Beritabaru1
fe1b8844-d830-4785-aa70-48971fa106fc-0
  • Home
  • News
  • Sepak Bola
  • Teknologi
  • Internasional
  • Humaniora
  • Politik Dan Hukum
  • Nusantara
  • Hiburan
  • Opini
  • Travelista
  • Ekonomi
  • Megapolitan
  • Kolom Pakar
  • Jelita
  • Olahraga
  • Haji
  • Otomotif
  • Jabar
  • Piala Dunia 2026
  • Kuliner
  • Kesehatan
  • Forum Mahasiswa
  • Fashion
  • Sela
  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Penurunan Pengangguran Belum Cerminkan Pemulihan Lapangan Kerja Formal
Ekonomi

Penurunan Pengangguran Belum Cerminkan Pemulihan Lapangan Kerja Formal

Matthew Martin - beritabaru1.com Reporter Rabu, 05 Agustus 2026 pukul 21:33 WIB 3 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
1785938477_78c9bb45311596cf62aa
Foto : Matthew Martin - beritabaru1.com

Penurunan Pengangguran Belum Cerminkan Pemulihan Lapangan Kerja Formal

Beritabaru1.com – Penurunan Pengangguran Belum Cerminkan Pemulihan lapangan kerja formal secara menyeluruh, menurut analisis terbaru dari para ahli ketenagakerjaan. Ketua Bidang Ketenagakerjaan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Bob Azam, menyampaikan bahwa penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) menjadi 4,65% pada Mei 2026 belum sepenuhnya mencerminkan kualitas penyerapan tenaga kerja yang pulih. Meskipun angka pengangguran menurun, struktur pasar kerja menunjukkan bahwa pertumbuhan masih didominasi oleh sektor informal rather than formal.

Berdasarkan data resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS), persentase pekerja formal pada Mei 2026 mencapai 40,70%, meningkat tipis dibandingkan Februari 2026 yang sebesar 40,58%. Jumlah pekerja formal juga mengalami kenaikan menjadi 60,31 juta orang. Sementara itu, jumlah pekerja informal meningkat lebih signifikan menjadi 87,88 juta orang. “Kelihatan yang meningkat adalah pekerja informal, belum pekerja formal,” kata Bob Azam kepada Media Indonesia, Rabu (5/8).

Fenomena Kembali ke Sektor Pertanian

Bob menjelaskan bahwa peningkatan pekerja justru lebih banyak terjadi di sektor pertanian. Fenomena ini mengindikasikan bahwa sebagian pekerja yang sebelumnya bekerja di perkotaan kemungkinan kembali ke daerah asal dan beralih ke sektor pertanian setelah kehilangan pekerjaan di sektor formal. “Sektor yang meningkat malah justru pertanian,” ujarnya. Hal ini menunjukkan bahwa penurunan pengangguran belum sepenuhnya mencerminkan pemulihan ekonomi yang sehat, karena banyak pekerja beralih ke sektor tradisional sebagai alternatif.

“Ekspansi industri sekarang belum tentu diimbangi kenaikan rekrutmen karena rasio otomatisasinya terus meningkat,” ujar Bob Azam.

Di sisi lain, Bob menilai ekspansi industri saat ini tidak lagi selalu diikuti peningkatan rekrutmen tenaga kerja. Banyak perusahaan memilih meningkatkan tingkat otomatisasi sehingga kebutuhan tenaga kerja baru menjadi lebih terbatas, bahkan dalam beberapa kasus justru berkurang. Karena itu, ia mendorong pemerintah mempercepat pengembangan sektor-sektor baru yang memiliki potensi besar dalam menciptakan lapangan kerja.

Beberapa sektor potensial tersebut adalah industri hijau yang diproyeksikan mampu membuka hingga 15 juta lapangan kerja baru pada 2030, industri maintenance, repair and overhaul (MRO) yang potensinya masih belum dimaksimalkan, serta industri kreatif. Selain membuka sektor-sektor baru, Bob menekankan pentingnya program peningkatan keterampilan (reskilling) bagi tenaga kerja agar mampu memenuhi kebutuhan industri masa depan.

Namun, menurutnya, hingga kini belum tersedia skema pendanaan yang memadai untuk mendukung program tersebut sehingga pemerintah dinilai masih terlalu mengandalkan perusahaan dalam meningkatkan kompetensi pekerja. Penurunan Pengangguran Belum Cerminkan Pemulihan secara utuh tanpa dukungan kebijakan yang komprehensif.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Pasar Kerja

1. Mengapa penurunan pengangguran belum mencerminkan pemulihan lapangan kerja formal? Karena sebagian besar penurunan pengangguran didorong oleh pertumbuhan sektor informal, bukan formal. Pekerja beralih ke sektor informal atau pertanian sebagai alternatif.

2. Berapa persentase pekerja formal pada Mei 2026? Berdasarkan data BPS, persentase pekerja formal mencapai 40,70% pada Mei 2026.

3. Sektor apa saja yang berpotensi menciptakan lapangan kerja baru? Industri hijau, industri MRO, dan industri kreatif merupakan sektor-sektor dengan potensi besar dalam menyerap tenaga kerja.

4. Apa tantangan utama dalam program reskilling tenaga kerja? Belum tersedianya skema pendanaan yang memadai, sehingga pemerintah masih mengandalkan perusahaan dalam meningkatkan kompetensi pekerja.

Dengan memahami dinamika ini, stakeholders dapat merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran untuk memastikan bahwa penurunan pengangguran benar-benar mencerminkan pemulihan lapangan kerja formal yang berkelanjutan.

Related Reading

  • Latest articles and updates: Penurunan Pengangguran Belum Cerminkan Pemulihan Lapangan
Bagikan:

Berita Terkait

1785936659_47b2f3154bab48494701

Transformasi Digital Terbukti Perkuat Layanan Keuangan Modern

5 Agu 2026
1785937117_64248b9d6c098292baee

Pengamat Nilai Rencana Pemerintah yang Wajibkan Industri Gula Rafinasi Miliki Kebun Tebu Sendiri tak Logis

5 Agu 2026
1785937524_6eaf1d07aff426abfbbf

Transformasi TelkomGroup Mulai Tunjukkan Hasil, InfraNexia Catat Kinerja Positif Perkuat Infrastruktur Digital Nasional

5 Agu 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

ITALY-DROUGHT-SICILY

Tiga Orang Meninggal Akibat Panas Ekstrem di Italia, 27 Kota Siaga

43 menit yang lalu
1785933953_e4c236d61c71bbf2b1fc

Iran Siap Lanjutkan Perang Lawan AS jika Negosiasi Gagal

44 menit yang lalu
1785933828_1e0f45b9e22a6356d9f5

Polres Berau Tangkap Pengedar Sabu, 10 Paket Narkoba Disembunyikan dalam Potongan Bambu

44 menit yang lalu
1785934035_ccd338e43b83bcd5b437

Siaga Darurat, BPBD Tasikmalaya Pasok Air ke 86 Desa di 19 Kecamatan

45 menit yang lalu
1785934558_bd0e5a392c13fb705a38

Sebelum Ditemukan Termutilasi di Depok, Kunaefi Dilaporkan Hilang oleh Istri

45 menit yang lalu

Kategori

  • Ekonomi (475)
  • Fashion (5)
  • Forum Mahasiswa (2)
  • Haji (28)
  • Hiburan (273)
  • Humaniora (836)
  • Internasional (441)
  • Jabar (86)
  • Jelita (19)
  • Kesehatan (7)
  • Kolom Pakar (5)
  • Kuliner (21)
  • Megapolitan (172)
  • Nusantara (586)
  • Olahraga (195)
  • Opini (73)
  • Otomotif (31)
  • Piala Dunia 2026 (264)
  • Politik Dan Hukum (261)
  • Sela (1)
  • Sepak Bola (492)
  • Teknologi (243)
  • Travelista (41)
  • Uncategorized (1)

About Us

Beritabaru1 menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • Tiga Orang Meninggal Akibat Panas Ekstrem di Italia, 27 Kota Siaga
  • Preview Ligue 1 Rennes vs Paris FC, Ambisi Tuan Rumah di Roazhon Park
  • Misi Psyche NASA Abadikan Foto Langka Mars Berbentuk Bulan Sabit
  • Preview Ligue 1 PSG vs Brest, Misi Wajib Menang untuk Les Parisiens

Quick Links

  • Ekonomi
  • Fashion
  • Forum Mahasiswa
  • Haji
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Internasional
  • Jabar
  • Jelita
  • Kesehatan

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 beritabaru1.com. All rights reserved.