Nasional Re Raih Pencapaian Penting dalam Adopsi PSAK 117
Beritabaru1.com – PT Reasuransi Nasional Indonesia atau yang dikenal sebagai Nasional Re telah mencatatkan pencapaian signifikan dalam implementasi PSAK 117. Standar akuntansi keuangan terbaru ini mengatur operasional sektor asuransi dan reasuransi di Indonesia. Dengan langkah strategis tersebut, perusahaan memperkuat kualitas serta transparansi laporan keuangannya di hadapan publik. Implementasi ini menjadi tonggak penting bagi perkembangan industri perasuransian nasional.
Sejak 1 Januari 2025, Nasional Re mulai menerapkan standar baru ini sepenuhnya. Sebelumnya, perusahaan menggunakan PSAK 104 sebagai acuan utama dalam pelaporan keuangan. Transformasi yang terjadi meliputi seluruh aspek pengakuan, pengukuran, hingga penyajian kontrak asuransi dan reasuransi yang dikelola. Perubahan ini tidak hanya berdampak pada laporan keuangan, tetapi juga pada tata kelola perusahaan secara keseluruhan.
Transformasi Bisnis dan Kepatuhan Regulasi
Donny Trihardono, yang menjabat sebagai Kepala Divisi Sekretariat Perusahaan, menjelaskan bahwa keberhasilan transisi ini mencerminkan komitmen nasional terhadap regulasi. Selain itu, langkah ini juga bertujuan memberikan manfaat lebih bagi seluruh pemangku kepentingan. Kepatuhan terhadap standar baru menunjukkan profesionalisme perusahaan dalam mengelola aset dan liabilitas.
Adopsi PSAK 117 bukan sekadar pemenuhan kewajiban regulasi, melainkan langkah besar dalam transformasi bisnis Nasional Re. Dengan standar yang baru, kami menyajikan potret keuangan yang jauh lebih transparan, akurat, dan relevan. Hal ini akan memperkuat kepercayaan para pemegang saham, mitra bisnis, serta regulator terhadap tata kelola keuangan kami.
Ungkapan tersebut disampaikan Donny dalam keterangan tertulis pada Senin (27/7). Ia menambahkan bahwa proses implementasi membutuhkan waktu dan koordinasi intensif antar divisi. Setiap tim harus memastikan bahwa data yang disajikan sesuai dengan ketentuan terbaru.
Metodologi dan Kolaborasi Tim
Perubahan signifikan terjadi pada struktur neraca serta pengakuan laba-rugi perusahaan. Penyesuaian perhitungan cadangan teknis menjadi salah satu fokus utama implementasi. Untuk memastikan proses berjalan optimal, Nasional Re mengadopsi dua pendekatan sekaligus, yaitu full retrospective approach dan fair value approach. Kedua metode ini dipilih untuk memberikan gambaran yang komprehensif mengenai posisi keuangan perusahaan.
Proyek berskala besar ini berhasil berkat kerja sama intensif antara berbagai pihak. Tim akuntansi internal, manajemen risiko, dan konsultan aktuaris independen bekerja bersama di bawah pengawasan ketat Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dukungan penuh dari Dewan Komisaris dan Direksi juga menjadi kunci kelancaran seluruh tahapan, termasuk pemutakhiran sistem teknologi informasi dan pelatihan sumber daya manusia.
Hasil dari kerja keras tersebut terlihat jelas. Laporan keuangan Nasional Re untuk tahun buku 2025 memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari auditor independen. Pencapaian ini membuktikan kesiapan perusahaan menghadapi dinamika regulasi serta persaingan di industri perasuransian domestik dan global. Implementasi PSAK 117 juga membuka peluang bagi ekspansi bisnis ke pasar internasional.
Dengan keberhasilan ini, Nasional Re semakin memperkuat posisinya sebagai pemimpin dalam sektor reasuransi nasional. Perusahaan terus berkomitmen untuk menjaga standar tertinggi dalam pelaporan keuangan dan tata kelola perusahaan.
(I-2)

