Kredivo dan KrediFazz Lanjutkan Investigasi Kasus Penagihan di Purworejo
Beritabaru1.com – Investigasi internal masih berlangsung di kedua perusahaan fintech tersebut, meskipun mediasi antara pengguna dan petugas penagihan telah berhasil diselesaikan oleh Polres Purworejo pada tanggal 22 Juli 2026. Langkah ini diambil guna memverifikasi seluruh fakta yang ada serta mengevaluasi kepatuhan terhadap standar operasional dan kode etik perusahaan. Indina Andamari, Head of Marketing Kredivo, menegaskan bahwa perusahaan telah menangani laporan ini dengan serius sejak pertama kali diterima.
Sebagai perusahaan yang menjunjung tinggi prinsip perlindungan konsumen, Kredivo berkomitmen untuk memastikan setiap laporan memperoleh penanganan secara serius, objektif, dan adil terhadap semua pihak. Kami juga berkomitmen untuk mengusut setiap dugaan pelanggaran hingga tuntas.
Klarifikasi Peran Petugas Penagihan
Walaupun isu ini melibatkan nama Kredivo, petugas yang bersangkutan diketahui bertugas mewakili KrediFazz. Entitas ini merupakan bagian dari grup yang sama namun memiliki lini produk berbeda. Indina menjelaskan bahwa petugas penagihan yang terlibat merupakan agen dari mitra collection agency yang mewakili KrediFazz, mengingat produk pinjaman yang diambil adalah pinjaman tunai KrediFazz melalui aplikasi Kredivo.
Pihak Kredivo saat ini masih fokus mendalami informasi secara intensif dan berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait. Setiap tindak lanjut yang diambil senantiasa didasarkan pada hasil investigasi yang menyeluruh dan faktual. Langkah ini diambil untuk menjaga agar proses berjalan secara berimbang dan transparan bagi seluruh pihak terdampak.
Komitmen terhadap Regulator dan Konsumen
Pada Kamis, 23 Juli 2026, manajemen Kredivo dan KrediFazz telah memenuhi panggilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memaparkan perkembangan penanganan dugaan pelanggaran. Paparan tersebut mencakup kronologi kejadian, hasil pendalaman awal, hingga rencana penguatan pengawasan aktivitas penagihan. Anita Wijanto, Direktur Utama KrediFazz, menambahkan bahwa kedua perusahaan berkomitmen untuk senantiasa kooperatif dan menindaklanjuti seluruh arahan dari OJK terkait proses ini.
KrediFazz dan Kredivo berkomitmen untuk senantiasa kooperatif dan menindaklanjuti seluruh arahan dari OJK terkait proses ini, dan memastikan tata kelola yang baik.
Petugas penagihan yang dilaporkan terlibat telah dinonaktifkan atas dasar tindakan yang dinilai berisiko tinggi untuk melanggar standar operasional prosedur dan kode etik yang berlaku. Anita Wijanto juga menyatakan bahwa evaluasi menyeluruh sedang dilakukan guna memperkuat proses pengawasan kepatuhan dan tata kelola terhadap seluruh pihak yang terlibat dalam proses penagihan.
Sejak awal kami beroperasi, pengawasan terhadap proses penagihan selalu menjadi prioritas dalam operasional kami. Dengan adanya kejadian ini, evaluasi menyeluruh sedang dilakukan guna memperkuat proses pengawasan kepatuhan dan tata kelola terhadap seluruh pihak yang terlibat dalam proses penagihan, sekaligus bagian dari tanggung jawab kami terhadap industri pembiayaan digital secara keseluruhan.
Kredivo dan KrediFazz merupakan salah satu pemain besar di industri pembiayaan digital. Kedua perusahaan melayani belasan juta pengguna dengan jutaan transaksi setiap bulannya. Proses penagihan dilakukan terhadap puluhan ribu akun pengguna di berbagai wilayah Indonesia. Dengan skala operasional yang besar, kejadian semacam ini sangat eksepsional dan tidak mencerminkan standar operasional dan praktik penagihan yang berjalan selama ini. Seluruh tindak lanjut yang telah diambil sejauh ini, maupun yang akan diambil senantiasa didasarkan pada fakta dan informasi yang terverifikasi.

