Pemahaman Bisnis Sawit Berkelanjutan Disosialisasikan kepada Mahasiswa
Solving Problems – Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) 9.0 dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPN Veteran Jakarta mengadakan kegiatan Visit Emiten 2026, yang bertujuan memperkaya wawasan mahasiswa mengenai dunia investasi, pasar modal, dan operasional perusahaan. Kegiatan ini menyoroti praktik bisnis sawit berkelanjutan serta komitmen perusahaan dalam menjaga keberlanjutan industri kelapa sawit. Acara tersebut menawarkan kesempatan langsung bagi peserta untuk mengamati proses kerja perusahaan perkebunan nasional yang memiliki kode saham AALI.
Vice President Corporate Communication Astra Agro, Mochamad Husni, menekankan bahwa upaya memperkenalkan prinsip keberlanjutan dalam bisnis sawit tetap menjadi fokus utama. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan langkah strategis perusahaan untuk membuka ruang edukasi bagi generasi muda mengenai dunia korporasi dan pasar modal. “Kunjungan ini memungkinkan mahasiswa melihat langsung bagaimana perusahaan menjalankan operasional, menghadapi tantangan industri, serta menerapkan prinsip keberlanjutan dalam kegiatan bisnis,” jelas Husni.
Insight dari Investor
Presiden KSPM 9.0, Anugerah Putra Prasetyo, menyoroti bahwa investor tidak hanya memerlukan pemahaman tentang angka-angka di pasar modal, tetapi juga proses bisnis yang berjalan di baliknya. “Kunjungan langsung ke perusahaan menjadi penting untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai fundamental bisnis, termasuk tata kelola dan komitmen terhadap lingkungan,” katanya.
“Sebagai investor, kita tidak hanya melihat hitungan angka, tetapi juga harus memahami bagaimana proses bisnis tersebut terjadi,” ujar Anugerah.
Project Officer Visit Emiten 2026, Dinda Suci Batalano, menjelaskan bahwa tema kegiatan dipilih untuk menekankan pentingnya menggali nilai investasi dari perspektif bisnis dan keberlanjutan. “Melalui kunjungan edukasi ini, kami berharap peserta bisa memperoleh pengalaman belajar yang nyata dan mendalam mengenai industri serta pasar modal,” tambahnya.
“Kami berharap melalui kunjungan ini, peserta tidak hanya mengenal perusahaan dari sisi angka dan laporan keuangan, tetapi juga memahami proses bisnis, tata kelola, hingga komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan dan lingkungan,” kata Husni.
Dalam kesimpulannya, Husni menyatakan kegiatan tersebut diharapkan menjadi pengalaman pembelajaran yang bermanfaat dan memotivasi mahasiswa untuk terus mengembangkan kompetensi serta perspektif mereka terhadap dunia industri dan investasi.
