BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Sinergi Akselerasi Perlindungan Pekerja di Timur Indonesia
Topics Covered – BPJS Ketenagakerjaan terus berupaya memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di wilayah timur Indonesia melalui sinergi yang lebih erat dengan pemerintah daerah dan bank pembangunan daerah (BPD). Upaya ini mencakup beberapa kegiatan kunjungan kerja yang melibatkan Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, Bambang Joko Sutarto, serta tim terkait.
Program Kolaborasi dengan Bank dan Pemerintah Daerah
Kunjungan tersebut melibatkan penguatan kerja sama dengan Bank Sulselbar, pertemuan dengan jajaran Pemerintah Kota Makassar, serta audiensi strategis dengan Gubernur Maluku Utara. Selain itu, layanan pembayaran iuran diumumkan melalui Bank Maluku Malut, yang menjadi bagian dari upaya menjangkau masyarakat secara lebih efektif.
Dalam pertemuan di Makassar, Bambang didampingi oleh Kepala Kantor Wilayah Sulawesi dan Maluku, Mintje Wattu. Di Ternate, ia bersama Dewan Pengawas, Abdurrakhman Lahabato dan Ujang Romli, berdiskusi dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara serta mitra perbankan lokal. Langkah ini bertujuan menyelaraskan strategi nasional dengan kebijakan daerah.
“Kami menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah daerah dan seluruh mitra perbankan daerah yang terus memperkuat sinergi dalam memperluas perlindungan bagi pekerja. Kami juga mengapresiasi keberpihakan Pemerintah Provinsi Maluku Utara di bawah kepemimpinan Ibu Gubernur Sherly Tjoanda Laos terhadap penguatan kesejahteraan melalui perluasan jaminan sosial ketenagakerjaan,” ujar Bambang.
Hasil dan Strategi Perluasan Cakupan
Hingga awal Mei 2026, Kantor Wilayah Sulawesi dan Maluku telah menyalurkan klaim sebanyak 137 ribu peserta dengan total Rp1,64 triliun. Selain itu, manfaat beasiswa pendidikan diberikan kepada 2.631 anak dengan nilai Rp12,6 miliar. Bambang menegaskan bahwa kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan, pemerintah daerah, dan BPD penting untuk mencapai tujuan ini.
Perluasan kepesertaan bukan hanya tentang meningkatkan angka coverage, tetapi juga memberikan perlindungan nyata bagi pekerja dan keluarganya. Dengan sinergi yang diperkuat, BPJS Ketenagakerjaan optimis percepatan akses ke jaminan sosial akan lebih luas, inklusif, dan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat pekerja di daerah.
