Bengkel Binaan Baznas di Bogor Jadi Contoh Sukses Pemberdayaan UMKM
Beritabaru1.com – Bengkel Binaan Baznas di Bogor kini menjadi sorotan sebagai model pemberdayaan ekonomi yang berhasil mengubah nasib mustahik menjadi pelaku usaha mandiri. Program Z-Auto yang dijalankan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) ini tidak hanya memberikan bantuan modal, tetapi juga pendampingan komprehensif yang mencakup literasi keuangan dan manajemen bisnis. Angga, salah satu penerima manfaat program bengkel Z-Auto, mengakui bahwa pendampingan dari Baznas menjadi faktor penentu kemajuan usahanya. Ia merasa terbantu dengan pembekalan cara mengelola arus kas yang sebelumnya tidak ia kuasai.
“Saya sangat berterima kasih kepada Baznas atas bantuan modal dan pendampingan finansial. Bengkel saya kini berkembang pesat dan mampu menghasilkan omzet Rp7 juta hingga Rp10 juta setiap bulan,” tutur Angga dengan penuh rasa syukur. Kehadiran program ini telah memberikan dampak signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat di kawasan Salabenda, Bogor.
Disiplin Keuangan Membuka Peluang Baru
Salah satu bengkel binaan di kawasan Salabenda menunjukkan perkembangan pesat dengan membukukan omzet usaha mencapai Rp7 juta hingga Rp10 juta setiap bulannya. Lonjakan pendapatan ini terungkap dalam monitoring berkala oleh tim pendamping Baznas. Diketahui, pemilik bengkel menyisihkan sebagian pendapatan ke dalam enam kelompok arisan berbeda sebagai jaring pengaman keuangan usaha. Strategi ini terbukti efektif dalam menjaga stabilitas finansial usaha jangka panjang.
Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Idy Muzayyad, mengapresiasi disiplin pemilik bengkel dalam mengelola arus kas. “Inovasi manajemen keuangan yang disiplin ini membuktikan bahwa edukasi literasi finansial Baznas mampu mengubah pola pikir pelaku usaha hingga berhasil melipatgandakan omzet secara berkelanjutan,” ujar Idy dalam keterangan tertulis, Rabu (5/8/2026).
Menjadi Cetak Biru untuk Wilayah Lain
Selain memberikan bantuan modal, Baznas fokus pada edukasi literasi keuangan agar para penerima manfaat dapat mengalokasikan pendapatan secara terencana untuk pengembangan modal jangka panjang. Idy menambahkan, keberhasilan Z-Auto di Bogor ini akan dijadikan cetak biru (blueprint) bagi program penguatan UMKM berbasis dana zakat di wilayah lain.
Tujuannya adalah menciptakan ketahanan finansial masyarakat secara mandiri di seluruh Indonesia.
Kemajuan ini diharapkan menjadi motivasi bagi mustahik lain untuk bertransformasi menjadi muzaki (pemberi zakat) melalui kemandirian ekonomi yang dibangun di atas kedisiplinan dan literasi keuangan yang baik. Program ini juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperluas jangkauan pemberdayaan.
FAQ: Pertanyaan Umum tentang Program Z-Auto
Berapa lama program Z-Auto berlangsung? Program Z-Auto umumnya berlangsung selama 12 hingga 18 bulan, tergantung pada jenis usaha dan kebutuhan pendampingan yang diperlukan oleh mustahik.
Siapa saja yang bisa mengikuti program ini? Program ini terbuka bagi mustahik yang memiliki usaha mikro atau bengkel kecil dengan potensi pengembangan. Calon peserta akan melalui proses seleksi untuk memastikan program sesuai dengan kebutuhan mereka.
Bagaimana cara mendaftar program Z-Auto di Bogor? Masyarakat dapat mendaftar melalui kantor Baznas wilayah Bogor atau melalui portal online resmi Baznas. Pendaftaran biasanya dibuka setiap semester dengan kuota terbatas.
Apa saja manfaat yang didapatkan peserta? Peserta mendapatkan bantuan modal usaha, pelatihan literasi keuangan, pendampingan manajemen bisnis, serta akses ke jaringan pasar yang lebih luas melalui program ini.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai program Z-Auto dan bengkel binaan Baznas di Bogor, masyarakat dapat mengunjungi [halaman resmi program Z-Auto Baznas](https://mediaindonesia.com/humaniora/918682/bengkel-binaan-baznas-di-bogor-jadi-contoh) atau menghubungi kantor Baznas terdekat.
