Skip to content
Beritabaru1
fe1b8844-d830-4785-aa70-48971fa106fc-0
  • Home
  • News
  • Sepak Bola
  • Teknologi
  • Internasional
  • Humaniora
  • Politik Dan Hukum
  • Nusantara
  • Hiburan
  • Opini
  • Travelista
  • Ekonomi
  • Megapolitan
  • Kolom Pakar
  • Jelita
  • Olahraga
  • Haji
  • Otomotif
  • Jabar
  • Piala Dunia 2026
  • Kuliner
  • Kesehatan
  • Forum Mahasiswa
  • Fashion
  • Sela
  1. Home
  2. Internasional
  3. Krisis Pasir Global: Proyek Reklamasi Maladewa Picu Kerusakan Ekosistem Permanen
Internasional

Krisis Pasir Global: Proyek Reklamasi Maladewa Picu Kerusakan Ekosistem Permanen

Michael Gonzalez - beritabaru1.com Reporter Rabu, 13 Mei 2026 pukul 03:01 WIB 2 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
f965f2b6-eda6-4236-9321-6553ccbe3b7e-0
Foto : Michael Gonzalez - beritabaru1.com
Foto : Michael Gonzalez - beritabaru1.com

New Policy: Krisis Pasir Global dan Reklamasi Maladewa Picu Kerusakan Ekosistem Permanen

Beritabaru1.com – Telah menjadi fokus utama pemerintah Maladewa dalam menghadapi ancaman krisis pasir global. Kota Male, ibu kota negara kepulauan ini, tengah menghadapi kondisi kritis akibat pertumbuhan populasi yang pesat dan risiko intrusi air laut. Sebagai wilayah paling padat di Bumi, pemerintah setempat mengambil langkah ekstrem dengan memulai proyek reklamasi lahan, yang diharapkan bisa menyelesaikan masalah keterbatasan ruang. Namun, laporan terbaru dari Badan Lingkungan Hidup PBB (UNEP) menunjukkan bahwa kebijakan ini justru memperparah kerusakan ekosistem yang tidak dapat dipulihkan.

Pasir: Pahlawan Pembangunan yang Berubah Jadi Musuh

Dunia menghabiskan hampir 50 miliar ton pasir setiap tahun untuk kebutuhan infrastruktur dan industri, jumlah yang jauh melampaui kapasitas alam dalam memulihkannya. Pasir, yang selama ini dianggap sebagai pahlawan tak diakui dalam proses pembangunan, sebenarnya berfungsi sebagai pelindung pertama manusia terhadap bencana badai dan intrusi air laut. Namun, New Policy yang mengandalkan ekstraksi pasir dari dasar laut Atol Malé Utara untuk proyek reklamasi Pulau Gulhifalhu telah mengubah peran pasir menjadi ancaman serius bagi kestabilan lingkungan.

Proyek Reklamasi: Konflik Antara Kebutuhan dan Ekosistem

Proyek reklamasi Maladewa, yang dimulai pada tahun 2019, membutuhkan 24,5 juta meter kubik pasir untuk menutupi area seluas 192 hektare. Meski evaluasi lingkungan menemukan indikasi kerusakan yang irreversible, New Policy tetap diterapkan karena kontrak telah ditandatangani. Kebijakan ini memicu perdebatan tentang keseimbangan antara kebutuhan pembangunan dan perlindungan ekosistem laut, yang menjadi isu utama di tengah krisis pasir global.

“Pasir berfungsi sebagai pertahanan utama kita terhadap kenaikan permukaan laut dan pengasinan akuifer pesisir,” kata Pascal Peduzzi, direktur basis data sumber daya global UNEP di Jenewa. “

Pernyataan ini menyoroti pentingnya pasir sebagai sumber daya alami yang tidak tergantikan, namun New Policy mempercepat penggunaannya secara berlebihan, menyebabkan ekosistem di sekitar Atol Malé Utara terganggu.

Krisis Pasir Global: Tantangan Ekstra di Maladewa

Krisis pasir global tidak hanya menimpa Maladewa, tetapi juga terjadi di berbagai wilayah pesisir di dunia. Negara-negara yang bergantung pada pasir laut untuk proyek reklamasi dan infrastruktur menghadapi konflik antara pembangunan ekonomi dan konservasi lingkungan. New Policy di Maladewa menjadi contoh nyata bagaimana kebijakan ekstrem dapat mempercepat degradasi ekosistem, terutama di daerah dengan 80% wilayah daratannya berada di bawah satu meter permukaan laut.

“Kebijakan New Policy memicu krisis ekstraksi pasir yang tidak bisa terhindarkan, ” tambah ekspertis lingkungan. “

Analisis teknis menunjukkan bahwa kepadatan populasi yang direncanakan dalam New Policy bisa memicu krisis kota baru, yang berpotensi mengubah struktur ekosistem alami menjadi bentuk urbanisasi yang tidak berkelanjutan.

Langkah Penyelesaian: Kebijakan Ekologis yang Perlu Diadaptasi

Dalam menghadapi krisis pasir global, New Policy harus diimbangi dengan kebijakan lingkungan yang lebih mendasar. UNEP menyarankan penggunaan pasir secara berkelanjutan melalui pemetaan area ekologis kritis dan penggunaan teknologi pengganti. Pemerintah Maladewa perlu meninjau ulang rencana reklamasi, karena proyek ini tidak hanya memengaruhi pasokan pasir lokal, tetapi juga mempercepat kerusakan ekosistem laut global. New Policy, meski penting, harus disertai dengan strategi pengelolaan pasir yang lebih bijak.

Bagikan:

Berita Terkait

a674ea9c-f697-4b2e-b87c-92e97b35a567-0

Serangan Bom Mobil di Kantor Polisi Kolombia, 10 Orang Terluka

1 Agu 2026
842350fa-8d0c-4238-9379-eeb096a844d4-0

Peluru Perang Dunia II Meledak akibat Kebakaran Hutan di Prancis

1 Agu 2026
ae67d344-5f23-4cb8-a2e1-0598f85eb423-0

Uni Eropa Perpanjang Perlindungan Warga Ukraina, Pria Wajib Militer jadi Sorotan

31 Jul 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

4372d3c4-9ffc-4612-9cf4-9cc6d2bb7600-0

John Herdman: Laga Kontra Vietnam Jadi Kesempatan Indonesia Kuasai Grup A

1 menit yang lalu
09ecef18-a0fc-45b8-aaa5-128103448861-0

Jelang Musim Panen, Lahan Sawah di Pidie Aceh Terserang Hama Wereng Cokelat

2 menit yang lalu
3823c02c-65f7-43fe-9967-898da06f0a9c-0

Pendiri Kickboxing Jadi Korban Pengeroyokan saat Coba Lerai Keributan Munas

5 menit yang lalu
dd7cfdcc-03a3-4563-865c-4ab1ceba3ecf-0

Gaya Hidup Hemat dan Ramah Lingkungan Dorong Tren Produk Isi Ulang

6 menit yang lalu
caf4fbe7-acbb-4445-87ab-a8630005201b-0

Seorang Pengendara Motor Meninggal Dunia usai Tabrak Truk Parkir di KM 24 Kutim

7 menit yang lalu

Kategori

  • Ekonomi (467)
  • Fashion (5)
  • Forum Mahasiswa (2)
  • Haji (28)
  • Hiburan (268)
  • Humaniora (825)
  • Internasional (429)
  • Jabar (81)
  • Jelita (19)
  • Kesehatan (7)
  • Kolom Pakar (5)
  • Kuliner (20)
  • Megapolitan (169)
  • Nusantara (572)
  • Olahraga (193)
  • Opini (73)
  • Otomotif (29)
  • Piala Dunia 2026 (264)
  • Politik Dan Hukum (252)
  • Sela (1)
  • Sepak Bola (485)
  • Teknologi (240)
  • Travelista (41)
  • Uncategorized (1)

About Us

Beritabaru1 menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • John Herdman: Laga Kontra Vietnam Jadi Kesempatan Indonesia Kuasai Grup A
  • Preview Ligue 1 Rennes vs Paris FC, Ambisi Tuan Rumah di Roazhon Park
  • Misi Psyche NASA Abadikan Foto Langka Mars Berbentuk Bulan Sabit
  • Preview Ligue 1 PSG vs Brest, Misi Wajib Menang untuk Les Parisiens

Quick Links

  • Ekonomi
  • Fashion
  • Forum Mahasiswa
  • Haji
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Internasional
  • Jabar
  • Jelita
  • Kesehatan

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 beritabaru1.com. All rights reserved.