Skip to content
Beritabaru1
fe1b8844-d830-4785-aa70-48971fa106fc-0
  • Home
  • News
  • Sepak Bola
  • Teknologi
  • Internasional
  • Humaniora
  • Politik Dan Hukum
  • Nusantara
  • Hiburan
  • Opini
  • Travelista
  • Ekonomi
  • Megapolitan
  • Kolom Pakar
  • Jelita
  • Olahraga
  • Haji
  • Otomotif
  • Jabar
  • Piala Dunia 2026
  • Kuliner
  • Kesehatan
  • Forum Mahasiswa
  • Fashion
  • Sela
  1. Home
  2. Jabar
  3. Warga Bentangkan Spanduk Protes Polusi Debu Pabrik Batu Kapur di Cipatat
Jabar

Warga Bentangkan Spanduk Protes Polusi Debu Pabrik Batu Kapur di Cipatat

Richard Moore - beritabaru1.com Reporter Jumat, 17 Juli 2026 pukul 18:28 WIB 3 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
1784284439_3858c74ce16062e80135
Foto : Richard Moore - beritabaru1.com
Foto : Richard Moore - beritabaru1.com

Warga Cipatat Bentangkan Spanduk Protes Polusi Debu Pabrik Batu Kapur

Beritabaru1.com – Kebijakan pemerintah dalam menangani masalah polusi udara di sekitar daerah industri batu kapur di Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, kembali menjadi sorotan warga setelah sejumlah aktivis lingkungan melakukan aksi menempelkan spanduk sebagai bentuk keberatan. Aksi ini, yang diinisiasi oleh Gerakan Masyarakat Peduli Lingkungan (Gampil), dilakukan di beberapa titik jalan utama antara Cipatat dan Padalarang sebagai upaya memperkuat perhatian terhadap dampak negatif polusi debu yang dirasakan masyarakat sejak puluhan tahun. Spanduk yang dibentangkan menyampaikan pesan tajam, termasuk seruan untuk mempercepat jalan melalui kawasan ini dan peringatan agar tidak mengabaikan risiko kesehatan akibat polusi yang terus-menerus mengganggu.

Isu Kesehatan dan Lingkungan yang Meningkat

Aksi tersebut menunjukkan keluhan warga yang semakin mendalam terkait kesehatan dan lingkungan. Spanduk yang dipasang berisi pesan seperti “Anda Memasuki Zona Darurat Polusi (Direstui). Jangan Lepas Masker Anda, Karena Resiko dan Nasibmu Ditanggung Sendiri” dan “Peringatan Keras: Percepat Jalanmu, Lewati Segera Kawasan Ini, Jika Tidak Ingin Lebih Cepat Mati. Ini Zona Lomba Polusi.” Para peserta aksi menyatakan bahwa debu dari aktivitas penggilingan batu kapur telah merusak kondisi lingkungan pemukiman, menyebabkan genting dan tanaman berubah warna menjadi putih, serta memicu keluhan kesehatan seperti sesak napas, gatal-gatal, dan iritasi pernapasan.

“Kami menyadari bahwa polusi udara di Cipatat telah berlangsung lama, hingga warga terbiasa menghirup udara yang tidak sehat setiap hari,” ungkap Koordinator Gampil, Yasun Yusron, Jumat (17/7). Ia menambahkan bahwa selama ini upaya untuk memperbaiki kondisi lingkungan terus-menerus dilakukan, namun belum ada solusi yang konkrit.

Menurut Yasun, debu dari pabrik batu kapur yang beroperasi di sekitar wilayah tersebut tidak hanya mengganggu kesehatan, tetapi juga mengurangi kualitas hidup masyarakat. Ia menyoroti bahwa debu telah masuk ke dalam rumah warga, bahkan menyebabkan penurunan daya tahan tubuh. “Kami ingin ada perbaikan segera agar polusi bisa dikurangi, bukan hanya mengingatkan,” lanjutnya.

Aksi Warga Sebagai Penyelesaian Terbuka

Aksi menempelkan spanduk oleh warga Cipatat menunjukkan keseriusan mereka dalam menuntut tindakan dari pihak terkait. Yasun menyatakan bahwa selain menempelkan spanduk, warga juga berharap pemerintah setempat dapat melakukan uji laboratorium dan klinis untuk memastikan apakah keluhan kesehatan tersebut benar-benar disebabkan oleh polusi udara dari pabrik. “Kami ingin keberatan warga diketahui publik, termasuk pemerintah pusat dan daerah,” tambahnya.

Pabrik batu kapur yang beroperasi di sekitar Cipatat, seperti PT Kurnia, menjadi sumber utama polusi. Aktivitas penggilingan dan pengeboran batu kapur menghasilkan debu yang mengandung partikel halus, seperti silika, yang berbahaya bagi kesehatan. Warga menyebutkan bahwa beberapa desa di Kecamatan Padalarang dan Cipatat, termasuk Desa Gunungmasigit, Desa Padalarang, dan Desa Ciburuy, telah menjadi korban dari debu tersebut. “Kami ingin tindakan tegas untuk mengurangi emisi debu, baik melalui penggunaan teknologi lebih modern maupun penegakan regulasi,” jelas Yasun.

Spanduk-protes-polusi-debu yang dibentangkan juga menjadi simbol kesadaran masyarakat akan dampak lingkungan yang terus-menerus. Keluhan warga tidak hanya terkait kesehatan, tetapi juga mengenai lingkungan sekolah dan tempat ibadah yang sering terkena debu. “Kami meminta pemerintah melakukan evaluasi kualitas udara setiap bulan, agar kita bisa memantau progres peningkatan kesehatan masyarakat,” tegasnya.

Bagikan:

Berita Terkait

adc84dc7-91b3-4dd0-835a-b6ddf00407a0-0

Perda RTRW jadi Tameng bagi Pemkab Cianjur Minimalkan Alih Fungsi Lahan

2 Agu 2026
6a834519-234c-453e-9920-c65760b55ecd-0

Garut International Kite Festival Dihadiri 13 Negara, Jadi Etalase Wisata Dunia

2 Agu 2026
780e6dc0-6393-4a02-8553-9ed0f9e2a900-0

Saatnya Menikmati Makan Siang Sepuasnya All You Can Eat Terjangkau di Holiday Inn Bandung Pasteur

30 Jul 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

0bbcbfd2-9ea7-4ce4-8b2e-22d8070be720-0

Kemenhub Pastikan Evakuasi Penumpang KM Mutiara Sentosa II Berjalan Aman

4 jam yang lalu
9a7cba22-e69e-4c64-ad89-563ed42c2180-0

Perkuat Kerja Sama Program Strategis dalam Pengelolaan Zakat, Pendidikan, hingga Layanan Sosial Kemanusiaan

4 jam yang lalu
69bf6d6b-c264-43da-98c0-e6d75348cfa8-0

Kapal Evakuasi Dikerahkan untuk Selamatkan Penumpang KMP Mutiara Sentosa 2 yang Terbakar

4 jam yang lalu
c80c8814-0d90-4730-9d00-9d2454df5536-0

Masjid Berpotensi Jadi Penggerak Transisi Energi Bersih melalui Wakaf Hijau

4 jam yang lalu
92952c96-d344-4970-961c-4ac81d8d5d78-0

Dinkes Mimika Perluas Skrining HIV-AIDS dan Akses Obat ARV

4 jam yang lalu

Kategori

  • Ekonomi (466)
  • Fashion (5)
  • Forum Mahasiswa (2)
  • Haji (28)
  • Hiburan (268)
  • Humaniora (824)
  • Internasional (429)
  • Jabar (81)
  • Jelita (19)
  • Kesehatan (7)
  • Kolom Pakar (5)
  • Kuliner (20)
  • Megapolitan (168)
  • Nusantara (568)
  • Olahraga (193)
  • Opini (73)
  • Otomotif (29)
  • Piala Dunia 2026 (264)
  • Politik Dan Hukum (252)
  • Sela (1)
  • Sepak Bola (484)
  • Teknologi (240)
  • Travelista (41)
  • Uncategorized (1)

About Us

Beritabaru1 menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • Kemenhub Pastikan Evakuasi Penumpang KM Mutiara Sentosa II Berjalan Aman
  • Preview Ligue 1 Rennes vs Paris FC, Ambisi Tuan Rumah di Roazhon Park
  • Misi Psyche NASA Abadikan Foto Langka Mars Berbentuk Bulan Sabit
  • Preview Ligue 1 PSG vs Brest, Misi Wajib Menang untuk Les Parisiens

Quick Links

  • Ekonomi
  • Fashion
  • Forum Mahasiswa
  • Haji
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Internasional
  • Jabar
  • Jelita
  • Kesehatan

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 beritabaru1.com. All rights reserved.