Skip to content
Beritabaru1
fe1b8844-d830-4785-aa70-48971fa106fc-0
  • Home
  • News
  • Sepak Bola
  • Teknologi
  • Internasional
  • Humaniora
  • Politik Dan Hukum
  • Nusantara
  • Hiburan
  • Opini
  • Travelista
  • Ekonomi
  • Megapolitan
  • Kolom Pakar
  • Jelita
  • Olahraga
  • Haji
  • Otomotif
  • Jabar
  • Piala Dunia 2026
  • Kuliner
  • Kesehatan
  • Forum Mahasiswa
  • Fashion
  • Sela
  1. Home
  2. Nusantara
  3. 8.846 Kursi SDN di Ciamis Kosong pada SPMB 2026 – Satu Sekolah hanya Terisi Satu Siswa
Nusantara

8.846 Kursi SDN di Ciamis Kosong pada SPMB 2026 – Satu Sekolah hanya Terisi Satu Siswa

Mark Jones - beritabaru1.com Reporter Minggu, 19 Juli 2026 pukul 16:17 WIB 3 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
Oplus_131072
Foto : Mark Jones - beritabaru1.com

8.846 Kursi SDN di Ciamis Kosong pada SPMB 2026

Beritabaru1.com – Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, menjadi sorotan dalam proses penerimaan siswa baru (SPMB) 2026, terutama di tingkat Sekolah Dasar Negeri (SDN). Dikutip dari data Dinas Pendidikan setempat, jumlah kursi yang kosong mencapai 8.846 dari total 22.263 kapasitas. Angka ini menunjukkan penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, dengan sekitar 60,27 persen siswa yang diterima. Situasi ini menimbulkan kekhawatiran karena sejumlah sekolah hanya menerima satu siswa, seperti SDN 2 Salakaria, Kecamatan Sukadana, yang justru menjadi contoh paling ekstrem.

Mengapa Kursi SDN di Ciamis Tersisa?

Kepala Dinas Pendidikan Ciamis, Erwan Darmawan, mengungkapkan bahwa jumlah pendaftar di tingkat SDN lebih rendah dari kuota yang ditetapkan. “Total 22.263 kursi hanya terisi oleh 13.417 siswa, artinya 8.846 kursi masih kosong,” jelasnya. Erwan menyebutkan bahwa penyebab utama keterbatasan pendaftar adalah kurangnya minat calon siswa, baik karena faktor ekonomi, preferensi sekolah swasta, maupun perubahan kebijakan pendidikan. Ia menegaskan bahwa Dinas Pendidikan sedang menganalisis data untuk menemukan solusi, termasuk memperbaiki sistem pendaftaran agar lebih efektif menarik peserta.

Dalam proses SPMB, terdapat penurunan peserta yang terjadi di sejumlah sekolah SDN. Menurut Erwan, hal ini tidak hanya dipengaruhi oleh minat siswa, tetapi juga oleh faktor-faktor lain seperti ketidakpuasan terhadap fasilitas sekolah atau kurangnya promosi kebijakan pendidikan. “Kami sedang mencari masukan dari masyarakat dan orang tua siswa untuk memahami lebih jauh,” tambahnya. Namun, ia juga menekankan bahwa transparansi dan keadilan dalam penerimaan siswa tetap dijaga, meskipun adanya perubahan jumlah peserta dianggap wajar.

Kursi Kosong dan Dampak pada Sekolah Lokal

Situasi ini berdampak signifikan pada beberapa sekolah SDN di Ciamis, khususnya yang terletak di daerah terpencil. SDN 2 Salakaria, misalnya, hanya menerima satu siswa pada SPMB 2026, menunjukkan betapa tingkat minat masyarakat terhadap pendidikan dasar di sana sangat rendah. Erwan menjelaskan bahwa sekolah-sekolah dengan jumlah pendaftar yang minim perlu diberi perhatian lebih, termasuk evaluasi kualitas program belajar mengajar atau kebijakan penggunaan anggaran.

Di sisi lain, perbandingan antara SDN dan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Ciamis menunjukkan peningkatan. Dari 80 SMPN, total 13.012 kursi terisi oleh 10.311 siswa, atau 79,24 persen. Kuota yang tersisa sekitar 2.701 kursi dianggap masih dalam batas wajar, menurut Erwan. “Proses penerimaan di SMPN lebih stabil karena banyak siswa yang melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi,” katanya. Namun, ia menyoroti bahwa penurunan pendaftar di SDN perlu menjadi prioritas, karena merupakan fondasi utama pendidikan nasional.

Erwan juga mengungkapkan bahwa Dinas Pendidikan Ciamis berencana melakukan evaluasi terhadap sekolah-sekolah yang mengalami penurunan pendaftar. “Kami akan mengadakan rapat evaluasi untuk melihat faktor-faktor yang mendasari,” jelasnya. Langkah ini diharapkan bisa memperkuat daya tarik SDN kepada masyarakat, terutama di daerah dengan jumlah penduduk yang semakin berkurang. Selain itu, ia menambahkan bahwa pihaknya akan berupaya meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah-sekolah yang masih terisi, agar bisa menjadi daya tarik bagi siswa lain.

Berdasarkan data yang diterima, jumlah siswa yang mendaftar pada SPMB 2026 mencapai 13.446 orang, tetapi hanya 13.417 yang lolos verifikasi. Jumlah ini mengindikasikan tingkat kejadian pengunduran diri atau ketidakcocokan antara pilihan sekolah dan kondisi siswa. Erwan menyarankan bahwa kebijakan penerimaan siswa perlu disesuaikan dengan kondisi geografis dan sosial masyarakat, agar tidak ada sekolah yang terlalu sepi. “Kami juga akan mengedukasi orang tua tentang manfaat sekolah negeri, terutama dalam hal biaya pendidikan dan kualitas tenaga pengajar,” terangnya.

Permasalahan kursi SDN yang kosong pada SPMB 2026 menjadi momentum refleksi bagi pemerintah daerah dan masyarakat. Dinas Pendidikan Ciamis berharap dengan adanya evaluasi, penerimaan siswa baru di masa depan bisa lebih optimal. “Masukan dari masyarakat sangat penting untuk memperbaiki sistem,” pungkas Erwan. Selain itu, pihaknya juga berencana memperluas program kerja sama dengan sekolah-sekolah di luar kota untuk menarik siswa yang bermigrasi ke daerah lain. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan prestasi pendidikan di Kabupaten Ciamis bisa dipertahankan dan ditingkatkan, meskipun menghadapi tantangan saat ini.

Bagikan:

Berita Terkait

95898009-0213-41b4-b4fc-8611bffb5c36-0

Gunung Ili Lewotolok Kembali Erupsi, Semburkan Abu Setinggi 700 Meter

3 Agu 2026
c6fbf89f-dbb7-4688-8f4d-7c5d42202b82-0

Babi Hutan Masuk Permukiman di Gununghalu, Dua Warga Terluka Diseruduk

3 Agu 2026
298e06a8-b1b6-4b98-ae47-998fcb5479ad-0

Pemprov Sulteng Akhiri Masa Transisi Darurat Gempa Sigi, Fokus ke Pemulihan

3 Agu 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

1785937253_943a1af2978afef64b8e

Menhan Sebut Kebutuhan Alutsista dan Amunisi TNI Mulai Terpenuhi

7 thetic yang lalu
Mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Febrie Adriansyah (tengah) menjawab pertanyaan wartawan seusai menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (24/7/2026).

Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan, Persoalkan Penetapan Tersangka

21 thetic yang lalu
1785937117_64248b9d6c098292baee

Pengamat Nilai Rencana Pemerintah yang Wajibkan Industri Gula Rafinasi Miliki Kebun Tebu Sendiri tak Logis

43 thetic yang lalu
1785937524_6eaf1d07aff426abfbbf

Transformasi TelkomGroup Mulai Tunjukkan Hasil, InfraNexia Catat Kinerja Positif Perkuat Infrastruktur Digital Nasional

1 menit yang lalu
1785937810_d8f7b6f0054b76f6c7a3

Taiwan Gelar Latihan Militer Han Kuang, Simulasikan Invasi Tiongkok

1 menit yang lalu

Kategori

  • Ekonomi (473)
  • Fashion (5)
  • Forum Mahasiswa (2)
  • Haji (28)
  • Hiburan (272)
  • Humaniora (832)
  • Internasional (435)
  • Jabar (82)
  • Jelita (19)
  • Kesehatan (7)
  • Kolom Pakar (5)
  • Kuliner (20)
  • Megapolitan (169)
  • Nusantara (582)
  • Olahraga (195)
  • Opini (73)
  • Otomotif (31)
  • Piala Dunia 2026 (264)
  • Politik Dan Hukum (258)
  • Sela (1)
  • Sepak Bola (490)
  • Teknologi (241)
  • Travelista (41)
  • Uncategorized (1)

About Us

Beritabaru1 menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • Menhan Sebut Kebutuhan Alutsista dan Amunisi TNI Mulai Terpenuhi
  • Preview Ligue 1 Rennes vs Paris FC, Ambisi Tuan Rumah di Roazhon Park
  • Misi Psyche NASA Abadikan Foto Langka Mars Berbentuk Bulan Sabit
  • Preview Ligue 1 PSG vs Brest, Misi Wajib Menang untuk Les Parisiens

Quick Links

  • Ekonomi
  • Fashion
  • Forum Mahasiswa
  • Haji
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Internasional
  • Jabar
  • Jelita
  • Kesehatan

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 beritabaru1.com. All rights reserved.