Skip to content
Beritabaru1
fe1b8844-d830-4785-aa70-48971fa106fc-0
  • Home
  • News
  • Sepak Bola
  • Teknologi
  • Internasional
  • Humaniora
  • Politik Dan Hukum
  • Nusantara
  • Hiburan
  • Opini
  • Travelista
  • Ekonomi
  • Megapolitan
  • Kolom Pakar
  • Jelita
  • Olahraga
  • Haji
  • Otomotif
  • Jabar
  • Piala Dunia 2026
  • Kuliner
  • Kesehatan
  • Forum Mahasiswa
  • Fashion
  • Sela
  1. Home
  2. Nusantara
  3. Belasan Gajah Liar Masuk Area Perkebunan di Rumbai – Warga Diminta Waspada
Nusantara

Belasan Gajah Liar Masuk Area Perkebunan di Rumbai – Warga Diminta Waspada

Mark Brown Reporter Senin, 01 Juni 2026 pukul 03:20 WIB 2 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
1780242804_593d694f837ed19443de

Table of Contents

Toggle
  • Belasan Gajah Liar Masuk Area Perkebunan di Rumbai, Warga Diminta Waspada
    • Penyebab dan Perkembangan Situasi
    • Tindakan Mitigasi dan Penanganan Konflik
    • Kelompok Gajah dan Lingkungan Hutan Lindung

Belasan Gajah Liar Masuk Area Perkebunan di Rumbai, Warga Diminta Waspada

Belasan Gajah Liar Masuk Area Perkebunan – Dalam beberapa hari terakhir, masyarakat di Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, mengeluhkan adanya keberadaan belasan gajah liar yang masuk ke area perkebunan dan pemukiman. Fenomena ini memicu kekhawatiran warga setempat karena potensi konflik antara satwa dan manusia semakin tinggi. Berdasarkan laporan yang diterima Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, beberapa desa di sekitar Muara Fajar Barat menjadi sasaran aktivitas gajah yang diduga mencari makanan. Tim khusus dari BBKSDA langsung melakukan investigasi untuk memastikan keberadaan dan jumlah satwa liar tersebut.

Penyebab dan Perkembangan Situasi

Menurut Supartono, Kepala BBKSDA Riau, gajah liar yang masuk ke area perkebunan di Rumbai biasanya disebabkan oleh perubahan lingkungan atau kurangnya makanan di hutan lindung. “Gajah cenderung terdorong oleh kebutuhan makanan, terutama saat musim kering yang membuat sumber daya alam di hutan semakin langka,” jelasnya. Dalam kasus ini, laporan menyebutkan bahwa kelompok gajah yang teridentifikasi berjumlah sekitar 11 ekor, dengan lokasi utama berada di kebun durian dan semak belukar. Aktivitas ini diduga terjadi beberapa malam sebelumnya, menyebabkan kerusakan signifikan pada tanaman pertanian warga.

“Lokasi kelompok gajah tersebut berjarak sekitar 500 meter dari kawasan Hutan Lindung Sultan Syarif Hasyim,” ujar Supartono, Minggu (31/5).

Tindakan Mitigasi dan Penanganan Konflik

Untuk mencegah konflik yang lebih serius, tim BBKSDA melakukan penggiringan gajah dengan mengatur jalur masuk dan mengintensifkan pengawasan. “Kita menggunakan suara keras serta api unggun di beberapa titik untuk mengarahkan gajah kembali ke habitat alaminya,” tambah Supartono. Selain itu, tim juga bekerja sama dengan Babinsa dan warga sekitar untuk memantau pergerakan satwa. Kebutuhan ini dilakukan karena gajah dikenal memiliki ingatan tajam dan sering kembali ke tempat yang telah mereka kunjungi sebelumnya.

Kerusakan yang terjadi pada lahan pertanian milik Pak Untung, warga setempat, mencakup sekitar 1,5 hektare tanaman semangka yang hampir habis digaruk. Selain itu, beberapa rumah warga juga mengalami kerusakan akibat pergerakan gajah yang tidak terduga. “Masyarakat dianjurkan meningkatkan kewaspadaan, terutama saat malam hari, karena gajah biasanya lebih aktif di waktu tersebut,” imbau Supartono. Pihaknya juga mendorong warga untuk tidak terburu-buru menangkap atau menghancurkan gajah karena satwa ini dilindungi oleh peraturan perundang-undangan.

Kelompok Gajah dan Lingkungan Hutan Lindung

Kelompok gajah yang masuk ke area perkeb

Bagikan:

Berita Terkait

f886f492-fcac-42b7-8867-6c63b96ca0be-0

LPSK Beri Perlindungan Darurat Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung

26 Jun 2026
1534f32a-da2b-4c50-b6ad-ca1282d0cb5d-0

Key Strategy: Wali Kota Dorong UMKM Manfaatkan Pembiayaan Aman dan Legal

26 Jun 2026
ccfd4ec2-a145-4c7d-9b0c-14b807a7071f-0

Tanah Kas Daerah Jadi Kos Elite – Sekdes Damarsi Diperiksa 7 Jam

25 Jun 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

1782510039_d402f84363d336b912cf

Special Plan: Harga Biosolar B50 Harus Kompetitif untuk Tarik Minat Masyarakat

9 jam yang lalu
0b2edacb-c104-424a-8fb3-dc9eda9a848c-0

New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM

9 jam yang lalu
1782510706_6702119ca7efdf53ac61

Key Issue: Klasemen Grup I Piala Dunia 2026: Prancis Sempurna, Senegal Pesta Gol

9 jam yang lalu
1782511360_747e74ee74aeda024e85

Topics Covered: Korban Jiwa Gempa Venezuela Bertambah Jadi 589 Orang, Ribuan Terluka

9 jam yang lalu
1782511855_c89e55d703da44da063a

Sindikat Judi Daring Hayam Wuruk Gunakan Kedok Perusahaan Teknologi

9 jam yang lalu

Kategori

  • Ekonomi (346)
  • Fashion (3)
  • Forum Mahasiswa (1)
  • Haji (28)
  • Hiburan (208)
  • Humaniora (655)
  • Internasional (333)
  • Jabar (58)
  • Jelita (19)
  • Kesehatan (5)
  • Kolom Pakar (3)
  • Kuliner (16)
  • Megapolitan (118)
  • Nusantara (434)
  • Olahraga (135)
  • Opini (52)
  • Otomotif (20)
  • Piala Dunia 2026 (181)
  • Politik Dan Hukum (169)
  • Sela (1)
  • Sepak Bola (427)
  • Teknologi (185)
  • Travelista (31)
  • Uncategorized (1)

About Us

Beritabaru1 menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM
  • Key Discussion: Preview Ligue 1 Rennes vs Paris FC, Ambisi Tuan Rumah di Roazhon Park
  • Bawa Kabur Motor Teman – Perempuan di Kukar Ditangkap Polisi
  • Main Agenda: Pengamat Soroti Peran Strategis Indonesia di Tengah Dinamika ASEAN

Quick Links

  • Ekonomi
  • Fashion
  • Forum Mahasiswa
  • Haji
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Internasional
  • Jabar
  • Jelita
  • Kesehatan

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 beritabaru1.com. All rights reserved.