BPBD Semarang: 556 KK Terdampak Banjir Tugu dan Ngaliyan, Satu Warga Hilang
Bencana Banjir Parah di Kota Semarang
BPBD Semarang – Bencana banjir parah yang menghantam wilayah Tugu, Ngaliyan, dan Semarang Barat pada Jumat (15/5) malam menyebabkan dampak pada 556 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 1.858 warga. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, Endro P. Martantono, menjelaskan bahwa banjir terjadi karena hujan deras yang menyebabkan debit air sungai meluap ke permukiman. Hingga hari Sabtu (16/5), tim penanggulangan bencana masih fokus pada upaya penanganan di lapangan.
Berdasarkan pendataan yang dilakukan, berikut rincian area yang terkena dampak banjir:
“Bantuan disiapkan untuk memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat,” tegas Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, yang memastikan logistik telah didistribusikan kepada korban.
Bantuan yang telah diberikan mencakup:
Saat ini, beberapa titik wilayah dilaporkan mulai surut. Personel dari berbagai OPD terus bekerja untuk membersihkan material lumpur, menguras genangan air, serta memperbaiki saluran drainase agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal dalam waktu dekat.
