Skip to content
Beritabaru1
fe1b8844-d830-4785-aa70-48971fa106fc-0
  • Home
  • News
  • Sepak Bola
  • Teknologi
  • Internasional
  • Humaniora
  • Politik Dan Hukum
  • Nusantara
  • Hiburan
  • Opini
  • Travelista
  • Ekonomi
  • Megapolitan
  • Kolom Pakar
  • Jelita
  • Olahraga
  • Haji
  • Otomotif
  • Jabar
  • Piala Dunia 2026
  • Kuliner
  • Kesehatan
  • Forum Mahasiswa
  • Fashion
  • Sela
  1. Home
  2. Nusantara
  3. Facing Challenges: BPK Temukan Potensi Kerugian Negara Senilai Rp69,9 Miliar dalam LKPD Kabupaten/Kota di Kalsel
Nusantara

Facing Challenges: BPK Temukan Potensi Kerugian Negara Senilai Rp69,9 Miliar dalam LKPD Kabupaten/Kota di Kalsel

Emily Davis Reporter Selasa, 26 Mei 2026 pukul 22:50 WIB 3 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
00d1980b-928b-4643-a240-6e01bd9e5c7d-0

Table of Contents

Toggle
  • Facing Challenges: BPK Temukan Potensi Kerugian Negara Rp69,9 Miliar dalam LKPD Kabupaten/Kota Kalimantan Selatan 2025
    • Detail Temuan Kerugian Negara
    • Area yang Memerlukan Perbaikan

Facing Challenges: BPK Temukan Potensi Kerugian Negara Rp69,9 Miliar dalam LKPD Kabupaten/Kota Kalimantan Selatan 2025

Facing Challenges – Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Perwakilan Kalimantan Selatan merilis temuan penting dalam pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) 13 kabupaten/kota di provinsi tersebut. Dalam menghadapi tantangan pengelolaan keuangan, BPK menemukan 135 penyimpangan yang berpotensi menimbulkan kerugian negara hingga Rp69,9 miliar. Temuan ini menjadi perhatian utama dalam upaya memastikan transparansi dan akuntabilitas penggunaan dana publik di daerah-daerah tersebut.

Penyimpangan terjadi dalam berbagai aspek, seperti kekurangan volume fisik dan denda yang terjadi akibat kesalahan administrasi atau pengelolaan keuangan yang tidak optimal. Dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP), BPK mengingatkan bahwa meski opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) diberikan kepada 13 daerah, tugas pengawasan tetap diperlukan untuk mengatasi menghadapi tantangan yang terus mengemuka. Dalam pengumuman LHP di Gedung BPK Banjarbaru, Selasa (26/5), Kepala BPK Perwakilan Kalsel, Andriyanto, menyatakan bahwa laporan keuangan disusun secara wajar sesuai standar akuntansi pemerintahan, tetapi masih ada celah-celah yang memerlukan perbaikan.

Detail Temuan Kerugian Negara

Kerugian negara yang diidentifikasi mencakup dua kategori utama, yaitu kekurangan volume fisik sebesar Rp53,6 miliar dan denda sejumlah Rp16,1 miliar. Meski sekitar 43,9% dari temuan telah ditindaklanjuti hingga 22 Mei 2026, BPK menegaskan bahwa penyelesaian sisa masih menjadi fokus dalam menghadapi tantangan memperbaiki sistem keuangan daerah. Temuan ini menunjukkan bahwa kehati-hatian dalam penggunaan anggaran harus tetap dijaga, terutama dalam memastikan setiap rupiah digunakan secara efektif.

Dalam menghadapi tantangan ini, BPK mengungkapkan bahwa beberapa penyimpangan berdampak signifikan pada pemulihan dana daerah. Contohnya adalah kesalahan dalam pelaporan pendapatan yang mengurangi alokasi ke kas daerah, serta penggunaan barang milik daerah yang tidak sesuai dengan kebutuhan prioritas. Kepala BPK mengimbau pemerintah daerah untuk mempercepat tindak lanjut agar mengurangi risiko kerugian yang bisa terjadi akibat kesalahan pengelolaan keuangan.

Area yang Memerlukan Perbaikan

BPK mengidentifikasi empat area kritis yang perlu perhatian serius dalam menghadapi tantangan peningkatan transparansi. Pertama, pengelolaan pajak daerah yang masih terdapat kelemahan dalam pelaksanaan kebijakan. Kedua, pengadaan tanah yang terkadang tidak dilakukan dengan prosedur yang jelas. Ketiga, dana Corporate Social Responsibility (CSR) yang tidak seluruhnya dialokasikan sesuai tujuan sosial. Keempat, penggunaan barang milik daerah yang perlu diawasi lebih ketat untuk mencegah penggunaan yang tidak tepat.

Kota Banjarbaru menjadi contoh daerah yang menyelesaikan seluruh temuan dan rekomendasi BPK. Walikota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, menjelaskan bahwa anggaran keuangan (APBD) adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan secara administratif dan moral. Dalam menghadapi tantangan, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dengan lembaga independen seperti BPK untuk meningkatkan kualitas pengelolaan dana.

Dalam menghadapi tantangan, BPK memberikan apresiasi terhadap upaya pemerintah daerah dalam menjaga kualitas laporan keuangan. Namun, perlu disadari bahwa setiap penyimpangan, meski kecil, bisa berdampak besar jika tidak segera diperbaiki. Kepala BPK Andriyanto menyoroti perlunya penguatan sistem pengendalian intern dan peningkatan kapasitas pegawai daerah agar menghadapi tantangan dengan lebih baik.

Kerugian negara yang terdeteksi mencerminkan tantangan dalam mencapai keadilan dan akuntabilitas keuangan. BPK merekomendasikan beberapa langkah kunci, seperti pengadaan pengawasan internal yang lebih ketat, pelatihan pegawai tentang standar akuntansi, serta revisi kebijakan penggunaan dana. Dengan menghadapi tantangan ini secara proaktif, pemerintah daerah diharapkan dapat memperbaiki sistem dan meminimalkan risiko kerugian dalam jangka panjang.

Bagikan:

Berita Terkait

3c039e4d-bb4c-453e-90c9-f749e4d0dcd7-0

New Policy: Minat Wisata Malang–Purwokerto Terus Meningkat, KA Kertanegara Layani 168.085 Pelanggan

27 Jun 2026
f886f492-fcac-42b7-8867-6c63b96ca0be-0

LPSK Beri Perlindungan Darurat Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung

26 Jun 2026
1534f32a-da2b-4c50-b6ad-ca1282d0cb5d-0

Key Strategy: Wali Kota Dorong UMKM Manfaatkan Pembiayaan Aman dan Legal

26 Jun 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

eb172a32-5711-4b42-b085-161af2bfb81f-0

Jerman Siaga Gelombang Panas Ekstrem 41,3 Derajat Celsius

32 menit yang lalu
f1ddcbd6-c208-434b-9a12-96d1a4e1c421-0

Topics Covered: Lima Kerajaan Adat Lampung Beri Gelar Baginda Pemuka Bangsa kepada Jokowi

35 menit yang lalu
a6f06130-2d89-40ca-9843-5c4c16cfd345-0

Facing Challenges: 6 Cara Mengatasi Lag Mobile Legends Terbaru agar Performa Stabil

37 menit yang lalu
d1e908f4-9ed8-4981-a355-0ca936851934-0

Facing Challenges: Piala Dunia 2026: Lionel Scaloni Cadangkan Lionel Messi Melawan Yordania

40 menit yang lalu
a7baf94b-1181-48a2-b35d-431055bd55d3-0

Piala Dunia 2026: Ralf Rangnick Tegaskan Austria Hanya Fokus Kalahkan Aljazair

42 menit yang lalu

Kategori

  • Ekonomi (346)
  • Fashion (3)
  • Forum Mahasiswa (1)
  • Haji (28)
  • Hiburan (208)
  • Humaniora (656)
  • Internasional (334)
  • Jabar (58)
  • Jelita (19)
  • Kesehatan (5)
  • Kolom Pakar (3)
  • Kuliner (16)
  • Megapolitan (119)
  • Nusantara (435)
  • Olahraga (135)
  • Opini (52)
  • Otomotif (20)
  • Piala Dunia 2026 (185)
  • Politik Dan Hukum (171)
  • Sela (1)
  • Sepak Bola (427)
  • Teknologi (187)
  • Travelista (31)
  • Uncategorized (1)

About Us

Beritabaru1 menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM
  • Key Discussion: Preview Ligue 1 Rennes vs Paris FC, Ambisi Tuan Rumah di Roazhon Park
  • Bawa Kabur Motor Teman – Perempuan di Kukar Ditangkap Polisi
  • Main Agenda: Pengamat Soroti Peran Strategis Indonesia di Tengah Dinamika ASEAN

Quick Links

  • Ekonomi
  • Fashion
  • Forum Mahasiswa
  • Haji
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Internasional
  • Jabar
  • Jelita
  • Kesehatan

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 beritabaru1.com. All rights reserved.