Important Visit: Dadang Ajak Orang Tua Dampingi Anak Masuk Sekolah Ramah
Beritabaru1.com – Dalam rangka memperkuat komitmen terhadap pendidikan berkualitas, Bupati Bandung, Dadang Supriatna, melakukan important visit ke berbagai sekolah dasar dan menengah di kabupaten tersebut. Kunjungan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya mempersiapkan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah yang dimulai Senin (13/7). Tujuan utamanya adalah memastikan para orang tua aktif mengambil peran dalam mendampingi anak-anak pada hari pertama tahun ajaran baru, sehingga proses adaptasi siswa terhadap lingkungan belajar berjalan lancar.
Program MPLS Ramah: Menggabungkan Kebijakan dan Partisipasi Keluarga
Kampanye important visit yang digagas oleh Pemkab Bandung dan Bunda PAUD, Bemma Dety Dadang Supriatna, memperkuat kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat. MPLS Ramah ini bukan hanya tentang sosialisasi program pendidikan, tetapi juga tentang menciptakan suasana hangat di awal tahun ajaran. Dadang menekankan bahwa kehadiran orang tua pada hari pertama sekolah memberikan dampak positif pada mental dan motivasi anak.
“Kegiatan ini menunjukkan komitmen kami untuk menjamin kualitas pendidikan di Bandung. Dengan important visit dan partisipasi aktif orang tua, kita bisa membangun hubungan yang lebih baik antara sekolah dan keluarga,” tutur Dadang.
Menurut Dadang, MPLS Ramah mencakup berbagai inisiatif seperti pengenalan fasilitas sekolah, kegiatan edukatif, dan interaksi langsung antara anak dengan guru. Ia berharap orang tua tidak hanya hadir secara fisik, tetapi juga turut memberikan dukungan moral dan perhatian pada proses belajar-mengajar. Hal ini diperlukan untuk mencegah rasa cemas atau keterasingan anak saat memasuki lingkungan baru.
Manfaat MPLS Ramah dengan Keterlibatan Orang Tua
Program MPLS Ramah dirancang agar setiap anak merasa lebih percaya diri dan siap menghadapi tantangan belajar di sekolah. Dadang menjelaskan bahwa kehadiran orang tua pada hari pertama tidak hanya membantu anak beradaptasi, tetapi juga menjadi sarana untuk mengenalkan visi dan misi sekolah kepada keluarga. “Kehadiran orang tua membuka peluang komunikasi yang lebih baik antara sekolah dan rumah, sehingga target pembelajaran bisa tercapai secara optimal,” kata Dadang.
“Kami ingin menciptakan lingkungan sekolah yang tidak hanya akademik, tetapi juga penuh kasih sayang. Important visit ini adalah langkah awal untuk menjadikan sekolah sebagai pusat kebahagiaan dan pengembangan anak,” tambah Dadang.
Dalam upaya mencapai tujuan tersebut, Pemkab Bandung juga menyiapkan pelatihan bagi para guru dalam merancang aktivitas yang menarik dan inklusif. Selain itu, sekolah dianjurkan untuk menampilkan kegiatan seperti seni, olahraga, dan pembelajaran kreatif yang bisa menarik minat anak sejak awal. Dadang berharap kebijakan ini tidak hanya meningkatkan kualitas pendidikan, tetapi juga memperkuat ekosistem belajar yang harmonis.
Menurut data yang diberikan, sebanyak 120 sekolah di Bandung telah mengadakan acara MPLS Ramah pada hari pertama. Partisipasi orang tua mencapai 75 persen, yang menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap program ini. Selain itu, Pemkab juga menyediakan sumber daya seperti bahan ajar dan fasilitas pendukung untuk memastikan proses pendidikan berjalan efektif. “MPLS Ramah bukan sekadar acara, tetapi bagian dari strategi jangka panjang untuk membangun generasi muda yang cerdas dan tangguh,” ujar Dadang.
Important visit ini juga menjadi momentum untuk mengevaluasi kesiapan sekolah sebelum memasuki tahun ajaran baru. Dadang mengatakan bahwa pihatnya terus berkoordinasi dengan pihak lain agar tidak ada kekurangan dalam penyelenggaraan kegiatan. Dengan pendekatan ini, diharapkan siswa tidak hanya merasa aman, tetapi juga termotivasi untuk belajar secara aktif. “Keterlibatan orang tua dalam important visit ini akan memberikan dampak langsung terhadap keberhasilan MPLS,” tutup Dadang.
