Cegah Penyebaran Narkotika, Pemkot Sorong Ajak Generasi Muda Jauhi Narkoba
Key Issue – Sebagai Key Issue penting dalam pembangunan daerah, Pemerintah Kota Sorong (Pemkot Sorong) menggelar sosialisasi P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika) untuk meningkatkan kesadaran generasi muda akan bahaya narkoba. Acara yang berlangsung di sebuah hotel di Kota Sorong, Selasa, 12 Mei 2026, bertujuan memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kota dari pengaruh zat adiktif tersebut.
Tema dan Tujuan Sosialisasi
Sosialisasi ini dihadiri oleh Plt. Sekretaris Daerah Kota Sorong, Ruddy R. Lakku, S.Pi., MM, yang membuka secara resmi mewakili Wali Kota. Hadir pula Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Sorong, Hendrikus Momot, S.E., serta sejumlah narasumber dan peserta. Tema acara, “Generasi Muda Cemerlang Tanpa Narkoba,” menggambarkan upaya pemerintah dalam menjadikan Key Issue pencegahan narkoba sebagai prioritas pengembangan kota.
Dalam sambutannya, Plt. Sekda menekankan bahwa masalah narkotika merupakan Key Issue yang mengancam kesehatan, pendidikan, dan kemajuan sosial. “Penyalahgunaan narkoba tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga menghancurkan masa depan, keluarga, bahkan ketahanan sosial masyarakat,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa generasi muda memiliki peran kritis dalam memperkuat daya tahan terhadap narkoba.
Kolaborasi dan Partisipasi Masyarakat
Kegiatan ini menegaskan pentingnya kolaborasi antarlembaga dalam menangani Key Issue narkotika. Pemkot Sorong mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga, sekolah, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga pemerintah daerah, untuk bersinergi dalam pemberantasan narkoba. “Saya berpesan agar generasi muda mengisi waktu dengan kegiatan positif, meningkatkan prestasi, memperkuat iman, dan karakter, serta jangan pernah mencoba narkoba dalam bentuk apa pun,” tutur Plt. Sekda.
Flora Rumbiak, S.H., sebagai ketua panitia, menjelaskan bahwa sosialisasi P4GN adalah upaya pemerintah untuk membina kemampuan kritis generasi muda. “Kita perlu menanamkan kesadaran bahwa narkoba bisa merusak hidup mereka sejak awal,” katanya. Peserta acara mencapai 330 orang, terdiri dari pelajar, mahasiswa, serta pemuda Kota Sorong, yang diharapkan menjadi garda depan dalam menghadapi tantangan narkoba.
Narasumber dalam kegiatan ini berasal dari berbagai lembaga, seperti Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, Kasat Narkoba Polresta Sorong, Kepala Dinas Kesehatan Kota Sorong, Ketua Klasis, dan Kepala Kesbangpol Kota Sorong. Mereka memberikan materi tentang dampak narkoba, cara pencegahan, serta strategi yang efektif untuk menekan penyebarannya. Acara ini juga dilengkapi sesi diskusi dan tanya jawab, yang menjadi sarana untuk memperdalam pemahaman peserta terhadap Key Issue tersebut.
Kota Sorong telah lama menjadikan narkoba sebagai Key Issue utama dalam kebijakan anti-korupsi dan keamanan sosial. Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah daerah telah melakukan berbagai langkah seperti penyuluhan di sekolah, program pemantauan di lingkungan pemuda, serta kerja sama dengan polisi dan lembaga kesehatan. Sosialisasi kali ini dianggap sebagai langkah lanjutan untuk memperkuat Key Issue tersebut di tengah dinamika sosial yang semakin kompleks.
