Skip to content
Beritabaru1
fe1b8844-d830-4785-aa70-48971fa106fc-0
  • Home
  • News
  • Sepak Bola
  • Teknologi
  • Internasional
  • Humaniora
  • Politik Dan Hukum
  • Nusantara
  • Hiburan
  • Opini
  • Travelista
  • Ekonomi
  • Megapolitan
  • Kolom Pakar
  • Jelita
  • Olahraga
  • Haji
  • Otomotif
  • Jabar
  • Piala Dunia 2026
  • Kuliner
  • Kesehatan
  • Forum Mahasiswa
  • Fashion
  • Sela
  1. Home
  2. Nusantara
  3. Penemuan Benda Diduga Roket di Sungai Lahar Blitar Tim Jibom Diterjunkan
Nusantara

Penemuan Benda Diduga Roket di Sungai Lahar Blitar Tim Jibom Diterjunkan

Thomas Thomas - beritabaru1.com Reporter Rabu, 08 Juli 2026 pukul 19:59 WIB 3 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
5697d801-1c42-4c6d-9782-ef71c92dc5dd-0
Foto : Thomas Thomas - beritabaru1.com

Benda Diduga Roket Ditemukan di Sungai Lahar Blitar, Tim Jibom Diterjunkan

Beritabaru1.com – Sebuah benda logam yang diduga merupakan roket atau rudal ditemukan oleh warga di Sungai Lahar, Kota Blitar, pada Rabu (8/7). Benda tersebut ditemukan di Jalan Manggar, Kelurahan Sukorejo, dan awalnya dianggap sebagai batu oleh penemunya. Namun, setelah diperiksa dengan senter, bentuk lonjong dengan empat sirip di salah satu ujungnya terlihat jelas. Panjang benda diperkirakan sekitar 18 sentimeter, sementara kondisinya sudah berkarat dan sebagian tertancap di dasar sungai, terjepit pada batu besar. Penemuan ini menimbulkan kekhawatiran mengenai kemungkinan ancaman dari benda tersebut, sehingga pihak kepolisian langsung melakukan tindakan pencegahan.

Proses Identifikasi dan Koordinasi dengan Tim Jibom

Kepolisian Resor Blitar Kota memperintahkan Tim Penjinak Bom (Jibom) dari Brimob Polda Jawa Timur untuk menangani benda tersebut. Kasi Humas Polres Blitar Kota, Ajun Komisaris Samsul Anwar, menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Unit Jibom yang bermarkas di Kediri. “Karena benda tersebut diduga roket atau rudal, kami langsung berkoordinasi dengan Unit Jibom Brimob Polda Jatim di Kediri,” tambah Samsul. Tim Jibom dijadwalkan melakukan pemeriksaan teknis untuk memastikan jenis benda tersebut dan mengambil langkah-langkah aman dalam evakuasi.

Dalam pemberitahuan resmi, polisi mengatakan benda yang ditemukan berpotensi berbahaya karena bentuknya menyerupai senjata pemicu ledakan. Meskipun benda tersebut tidak aktif saat ini, kemungkinan penyebab penemuan di Sungai Lahar belum diketahui secara pasti. Samsul menyebut bahwa tim akan melakukan analisis lebih lanjut untuk mengetahui apakah benda tersebut termasuk senjata yang sempat digunakan dalam operasi militer atau benda yang terlempar ke sungai akibat kecelakaan. “Key Issue ini menjadi perhatian utama karena dampaknya bisa meluas ke lingkungan sekitar jika tidak diatasi dengan cepat,” ujarnya.

Evakuasi dan Langkah Keamanan

Proses evakuasi benda tersebut masih menghadapi tantangan karena kondisinya yang tertancap kuat di dasar sungai. Petugas Jibom terus berusaha mengangkat benda tersebut dengan peralatan khusus. “Kami belum bisa memindahkan benda karena masih terjepit di batu besar. Tim sedang mempersiapkan alat untuk mengangkatnya secara aman,” kata Samsul. Untuk menghindari risiko cedera, polisi telah menetapkan garis polisi di sekitar lokasi dan masyarakat dianjurkan tidak mendekati area tersebut hingga proses sterilisasi selesai.

Kepolisian juga meminta warga untuk tidak memanfaatkan benda tersebut secara sembarangan, terutama jika ada bagian yang bisa dilepas atau terlihat potensi aktivitas. “Key Issue yang utama adalah kesadaran masyarakat untuk tetap waspada dan menghindari interaksi langsung dengan benda tersebut,” jelas Samsul. Tim Jibom akan melibatkan ahli teknis dan spesialis untuk memastikan tidak ada remang-remang keamanan yang terlewat. Selain itu, pihak kepolisian sedang berusaha mengidentifikasi sumber benda tersebut, apakah dari aktivitas militer, luar negeri, atau kecelakaan industri.

Di sisi lain, warga setempat menunjukkan kepedulian tinggi terhadap situasi ini. Beberapa di antara mereka mengatakan bahwa penemuan benda tersebut membuat mereka waspada terhadap kemungkinan ancaman. “Kami sudah menghindari daerah itu sejak diberitahu. Key Issue ini membuat kami berpikir ulang tentang kegiatan sehari-hari,” kata salah satu warga, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya. Meski begitu, masyarakat tetap berharap pihak kepolisian dapat segera mengamankan benda tersebut dan memberikan penjelasan resmi mengenai keberadaannya.

Tim Jibom juga berkoordinasi dengan pihak teknis seperti tim pemadam kebakaran dan ahli militer untuk mempercepat proses pemeriksaan. Dalam beberapa jam terakhir, tim berusaha memotong bagian-bagian benda yang tertancap di batu dan melalui pemeriksaan visual serta teknis. “Key Issue ini menunjukkan pentingnya kerja sama lintas instansi dalam menghadapi situasi seperti ini,” imbuh Samsul. Dengan langkah-langkah yang diambil, pihak kepolisian berharap bisa menetapkan status keamanan daerah sekitar Sungai Lahar dan menghindari kesan yang bisa mengganggu kehidupan warga sekitar.

Dalam rangka meningkatkan keterlibatan publik, pihak kepolisian juga menyiapkan informasi lebih lanjut melalui media sosial dan pengumuman di lingkungan setempat. “Key Issue ini akan menjadi fokus kita dalam beberapa hari ke depan. Kami pastikan tidak ada detail yang terlewat dalam analisis,” tegas Samsul. Dengan pemeriksaan mendalam, tim Jibom berharap bisa mengetahui apakah benda tersebut masih memiliki kemungkinan penggunaan kembali atau hanya benda yang tidak berfungsi lagi. Hasil pemeriksaan akan diumumkan setelah semua proses selesai, sebagai langkah penjelasan bagi masyarakat yang khawatir.

Bagikan:

Berita Terkait

95898009-0213-41b4-b4fc-8611bffb5c36-0

Gunung Ili Lewotolok Kembali Erupsi, Semburkan Abu Setinggi 700 Meter

3 Agu 2026
c6fbf89f-dbb7-4688-8f4d-7c5d42202b82-0

Babi Hutan Masuk Permukiman di Gununghalu, Dua Warga Terluka Diseruduk

3 Agu 2026
298e06a8-b1b6-4b98-ae47-998fcb5479ad-0

Pemprov Sulteng Akhiri Masa Transisi Darurat Gempa Sigi, Fokus ke Pemulihan

3 Agu 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

1785937924_dcd1f6b115c484af5a11

Wamen Otto: Kekayaan Intelektual Berpotensi Lampaui Nilai Kekayaan Alam Indonesia

41 thetic yang lalu
1785938108_30afbaf0c413e5e80ccc

Indef : Tingkat Pengangguran Terbuka Menurun Belum Tunjukkan Pasar Kerja yang Makin Sehat

1 menit yang lalu
1785938626_1c04a77b0955634707fc

Rehat 48 Jam Piala Presiden 2026, Panitia: Kami Paham Kondisi Fisik Para Pemain!

1 menit yang lalu
1785938462_6caae4c57b53891c198e

Pengamat Minta Masyarakat Jangan Terpancing Konten Demo Agustus

2 menit yang lalu
1785938750_1f6d0ac7f79022978937

Industri Taman Rekreasi Gerakkan Pertumbuhan Pariwisata

2 menit yang lalu

Kategori

  • Ekonomi (471)
  • Fashion (5)
  • Forum Mahasiswa (2)
  • Haji (28)
  • Hiburan (272)
  • Humaniora (832)
  • Internasional (434)
  • Jabar (82)
  • Jelita (19)
  • Kesehatan (7)
  • Kolom Pakar (5)
  • Kuliner (20)
  • Megapolitan (169)
  • Nusantara (582)
  • Olahraga (195)
  • Opini (73)
  • Otomotif (31)
  • Piala Dunia 2026 (264)
  • Politik Dan Hukum (255)
  • Sela (1)
  • Sepak Bola (490)
  • Teknologi (241)
  • Travelista (41)
  • Uncategorized (1)

About Us

Beritabaru1 menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • Wamen Otto: Kekayaan Intelektual Berpotensi Lampaui Nilai Kekayaan Alam Indonesia
  • Preview Ligue 1 Rennes vs Paris FC, Ambisi Tuan Rumah di Roazhon Park
  • Misi Psyche NASA Abadikan Foto Langka Mars Berbentuk Bulan Sabit
  • Preview Ligue 1 PSG vs Brest, Misi Wajib Menang untuk Les Parisiens

Quick Links

  • Ekonomi
  • Fashion
  • Forum Mahasiswa
  • Haji
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Internasional
  • Jabar
  • Jelita
  • Kesehatan

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 beritabaru1.com. All rights reserved.