Pendekatan Strategis: Gobel Ajak Bank BUMN Perkuat Ekosistem Pariwisata Gorontalo
Key Strategy menjadi salah satu inisiatif utama yang diusung oleh Anggota Komisi VI DPR RI Rachmat Gobel, yang mewakili daerah pemilihan Gorontalo. Ia berharap peran aktif bank-bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mendukung pertumbuhan sektor pariwisata di provinsi tersebut. Gobel menekankan bahwa kredit yang diberikan oleh BUMN bisa menjadi penopang penting bagi pengusaha lokal yang bergerak di bidang usaha wisata, seperti pengelolaan hotel, restoran, serta infrastruktur pendukung lainnya. Dengan memperkuat ekosistem pariwisata, ia ingin memastikan Gorontalo tidak hanya menjadi destinasi yang menarik secara alam, tetapi juga mampu menggerakkan pertumbuhan ekonomi sektor kecil menengah yang berpotensi mengurangi ketergantungan pada sektor lain.
Kunjungan dan Kerja Sama dengan Bank BUMN
Pada 15 Juni 2026, Gobel melakukan kunjungan ke dua cabang bank BUMN di Gorontalo, yaitu Bank Mandiri dan Bank BNI. Kehadirannya bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara institusi keuangan nasional dan sektor pariwisata. Dalam pertemuan dengan Warham Syahrani, kepala cabang Bank Mandiri, serta Susilawati Buchari, kepala cabang Bank BNI, Gobel menjelaskan bagaimana kredit yang ditawarkan bisa diarahkan untuk meningkatkan kapasitas penginapan, meningkatkan kualitas layanan, hingga mendukung pengembangan destinasi wisata baru. Ia berpendapat bahwa Key Strategy ini tidak hanya berupa kebijakan, tetapi juga perlu diimplementasikan secara konkret melalui kolaborasi yang lebih erat antara BUMN dan pelaku usaha pariwisata.
Bank BUMN memiliki peran strategis dalam membangun ekosistem pariwisata yang berkelanjutan. Melalui program kredit khusus, mereka bisa mendorong pertumbuhan usaha lokal yang berdampak langsung pada perekonomian daerah.
Di sisi lain, Gobel juga meminta bank BUMN untuk memperhatikan kebutuhan pembiayaan jangka panjang, terutama untuk proyek infrastruktur yang diperlukan. Contohnya, ia menyoroti pentingnya pembangunan jalan raya dan akses transportasi yang lebih baik ke beberapa destinasi wisata seperti Danau Perintis dan Menara Pakaya. Dengan Key Strategy yang terpadu, ia berharap ekosistem pariwisata tidak hanya ditingkatkan secara kualitatif, tetapi juga diberikan kestabilan finansial yang berkelanjutan. Selain itu, Gobel menekankan bahwa BUMN juga bisa memberikan pelatihan atau fasilitas pendidikan bagi pelaku usaha wisata agar lebih mampu menghadapi persaingan global.
Perkembangan Pariwisata di Gorontalo
Pariwisata Gorontalo telah mengalami perubahan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Destinasi seperti Danau Perintis, yang sebelumnya tidak terlalu populer, kini menjadi tempat favorit wisatawan, terutama dari kalangan lokal dan nasional. Gobel mengungkapkan bahwa keberhasilan ini tidak hanya disebabkan oleh keindahan alam, tetapi juga karena pembangunan fasilitas pendukung yang terencana. Dengan Key Strategy yang diusungnya, ia berharap kredit BUMN bisa menjadi penggerak utama bagi pengembangan destinasi wisata lain, seperti Pantai Tamendao dan kawasan air panas Pentadio. Ia menambahkan bahwa kolaborasi ini juga akan membuka peluang kerja bagi warga setempat, terutama dari kalangan muda yang ingin berbisnis di bidang pariwisata.
Pariwisata Gorontalo harus menjadi strategi utama dalam membangun ekonomi daerah. Dengan menanamkan investasi melalui Key Strategy, kita bisa menciptakan ekosistem yang lebih seimbang antara pengembangan alam dan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Menara Pakaya, salah satu icon pariwisata Gorontalo, juga menjadi contoh nyata dari Key Strategy ini. Gobel memperbaiki penerangan dan menambahkan elemen estetika seperti relief logam serta diorama yang meningkatkan daya tarik destinasi tersebut. Pada 2018, ia memasang lampu di menara yang sebelumnya hanya terang pada siang hari. Kini, Menara Pakaya termasuk dalam tiga menara dunia yang dilengkapi penerangan, bersama Menara Eiffel dan Menara Tokyo. Gobel menegaskan bahwa infrastruktur ini adalah bagian dari upaya untuk menarik wisatawan, termasuk dalam rangka menyiapkan Gorontalo sebagai destinasi wisata yang bisa bersaing di tingkat nasional.
Langkah Konsisten untuk Masa Depan
Dalam rangka menegakkan Key Strategy, Gobel tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas layanan dan kebersihan lingkungan. Ia menyarankan penerapan standar kebersihan yang ketat, termasuk peningkatan fasilitas sanitasi di kawasan wisata. Selain itu, Gobel juga mendorong penghijauan dengan menanamkan bambu, kakao, dan bakau di sekitar destinasi wisata untuk mengurangi emisi CO2. Dengan pendekatan ini, ia ingin menciptakan keseimbangan antara pariwisata dan lingkungan, sehingga Gorontalo bisa menjadi contoh daerah yang berkelanjutan.
Key Strategy tidak hanya tentang kredit, tetapi juga tentang integrasi antara pariwisata, ekonomi, dan lingkungan. Dengan strategi yang tepat, Gorontalo bisa menjadi pusat pariwisata yang mampu memberikan manfaat optimal bagi seluruh lapisan masyarakat.
Upaya Gobel juga mencakup pembangunan permukiman suku Bajo di Torosiaje, yang berharap bisa menarik wisatawan budaya. Ia berpendapat bahwa pariwisata bukan hanya tentang alam atau infrastruktur, tetapi juga tentang keunikan budaya lokal yang bisa menjadi daya tarik tersendiri. Dengan Key Strategy yang terus dikembangkan, ia yakin ekosistem pariwisata Gorontalo akan tumbuh lebih pesat, bahkan bisa menjadi model bagi daerah lain di Indonesia. Gobel berharap kolaborasi dengan BUMN tidak hanya berhenti pada satu kebijakan, tetapi terus ditingkatkan melalui program yang lebih berkelanjutan dan berorientasi pada pengembangan jangka panjang.
