Skip to content
Beritabaru1
fe1b8844-d830-4785-aa70-48971fa106fc-0
  • Home
  • News
  • Sepak Bola
  • Teknologi
  • Internasional
  • Humaniora
  • Politik Dan Hukum
  • Nusantara
  • Hiburan
  • Opini
  • Travelista
  • Ekonomi
  • Megapolitan
  • Kolom Pakar
  • Jelita
  • Olahraga
  • Haji
  • Otomotif
  • Jabar
  • Piala Dunia 2026
  • Kuliner
  • Kesehatan
  • Forum Mahasiswa
  • Fashion
  • Sela
  1. Home
  2. Nusantara
  3. Key Strategy: Ibas Sebut Tanah Wakaf Harus Bawa Manfaat untuk Masyarakat
Nusantara

Key Strategy: Ibas Sebut Tanah Wakaf Harus Bawa Manfaat untuk Masyarakat

Nancy Brown Reporter Senin, 11 Mei 2026 pukul 20:52 WIB 3 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
5da37bf9-cb78-4c44-af7d-2b68b21b2041-0

Table of Contents

Toggle
  • Ibas Sebut Tanah Wakaf Harus Bawa Manfaat untuk Masyarakat
    • Pengelolaan Tanah Wakaf sebagai Strategi Sosial
    • PTSL sebagai Pendorong Reforms Agraria

Ibas Sebut Tanah Wakaf Harus Bawa Manfaat untuk Masyarakat

Key Strategy – Dalam upaya memperkuat kepastian hukum dan pengelolaan lahan sosial, Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menekankan pentingnya tanah wakaf sebagai aset strategis yang harus terus memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia memberikan sertifikat tanah wakaf di Desa Sukowetan, Trenggalek, Jawa Timur, sebagai bentuk implementasi kebijakan yang mengedepankan kesejahteraan bersama. Kegiatan ini dilakukan selama reses di Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Timur VII, di mana Ibas menyampaikan bahwa tanah wakaf tidak hanya menjadi simbol keagamaan, tetapi juga alat penggerak dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Pengelolaan Tanah Wakaf sebagai Strategi Sosial

Dalam pidatonya, Ibas menekankan bahwa tanah wakaf harus dipertahankan sebagai medium untuk menjamin hak masyarakat atas tanah. “Key Strategy dalam pengelolaan tanah wakaf adalah memastikan bahwa lahan tersebut selalu memberikan nilai manfaat yang jelas bagi umat dan masyarakat,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa keberadaan tanah wakaf memberikan kepastian hukum yang penting, terutama bagi warga desa yang sering mengalami kesulitan mengakses hak atas tanahnya karena kompleksitas administrasi. Dengan sertifikasi, masyarakat bisa lebih mandiri dan mengoptimalkan potensi tanah untuk kepentingan ekonomi, pendidikan, dan keagamaan.

Ibas menyoroti bahwa tanah wakaf bukan sekadar hibah yang diberikan oleh individu atau lembaga, tetapi juga harus menjadi bagian dari perencanaan pengembangan wilayah. Ia menyebut bahwa pengelolaan yang baik memerlukan keterlibatan aktif pemerintah dan DPR RI, serta kebijakan yang berkelanjutan. “Key Strategy ini harus diintegrasikan dalam kebijakan jangka panjang agar tanah wakaf tidak hanya menjadi simbol, tetapi juga menjadi alat transformasi sosial yang nyata,” jelasnya.

PTSL sebagai Pendorong Reforms Agraria

Sebagai bagian dari Key Strategy, Ibas juga mengapresiasi program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang dikelola oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Menurutnya, PTSL menjadi instrumen penting dalam mereformasi sektor agraria, terutama untuk memberikan keadilan kepada rakyat kecil. “PTSL ini merupakan langkah strategis untuk memastikan bahwa setiap warga memiliki akses yang adil terhadap hak atas tanahnya,” kata Ibas. Ia menekankan bahwa percepatan proses administrasi pertanahan melalui PTSL adalah kunci dalam meningkatkan transparansi dan mengurangi konflik lahan.

Ibas menambahkan bahwa PTSL harus menjadi bagian dari kebijakan yang lebih luas, termasuk kolaborasi dengan berbagai stakeholder seperti lembaga keagamaan, desa, dan masyarakat. Ia menilai bahwa sinergi ini bisa memperkuat manfaat tanah wakaf, sekaligus menciptakan sistem yang lebih berkeadilan. “Dengan Key Strategy yang terpadu, kita bisa memastikan bahwa tanah wakaf tidak hanya dihormati secara simbolis, tetapi juga dikelola secara produktif untuk kemajuan bersama,” pungkasnya.

Key Strategy ini juga menggarisbawahi pentingnya pendidikan dan kesadaran masyarakat tentang hak atas tanah. Ibas menyampaikan bahwa kesadaran akan manfaat tanah wakaf bisa menjadi penggerak bagi masyarakat untuk lebih aktif dalam pengelolaan sumber daya lokal. “Kita perlu mendorong warga Sukowetan dan sekitarnya untuk lebih kreatif dalam memanfaatkan tanah wakaf, baik melalui pengembangan usaha, pembangunan infrastruktur, maupun program pemberdayaan sosial,” ujarnya. Ia berharap bahwa melalui Key Strategy yang jelas, masyarakat akan terus semangat dalam mengubah potensi lahan menjadi kesejahteraan yang berkelanjutan.

Di samping itu, Ibas menyebut bahwa tanah wakaf juga menjadi bentuk keagamaan yang selaras dengan kebutuhan masyarakat. Ia mencontohkan bahwa tempat ibadah, pendidikan, dan kesehatan yang dikelola melalui tanah wakaf bisa menjadi ruang bagi kegiatan sosial yang berdampak luas. “Key Strategy dalam penggunaan tanah wakaf harus mempertimbangkan aspek agama dan sosial, sehingga menciptakan harmoni antara nilai-nilai spiritual dan kebutuhan aktual masyarakat,” tambahnya. Ia menilai bahwa keberhasilan program ini bergantung pada partisipasi aktif warga dan pemerintah daerah.

Bagikan:

Berita Terkait

f886f492-fcac-42b7-8867-6c63b96ca0be-0

LPSK Beri Perlindungan Darurat Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung

26 Jun 2026
1534f32a-da2b-4c50-b6ad-ca1282d0cb5d-0

Key Strategy: Wali Kota Dorong UMKM Manfaatkan Pembiayaan Aman dan Legal

26 Jun 2026
ccfd4ec2-a145-4c7d-9b0c-14b807a7071f-0

Tanah Kas Daerah Jadi Kos Elite – Sekdes Damarsi Diperiksa 7 Jam

25 Jun 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

1782510039_d402f84363d336b912cf

Special Plan: Harga Biosolar B50 Harus Kompetitif untuk Tarik Minat Masyarakat

2 jam yang lalu
0b2edacb-c104-424a-8fb3-dc9eda9a848c-0

New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM

2 jam yang lalu
1782510706_6702119ca7efdf53ac61

Key Issue: Klasemen Grup I Piala Dunia 2026: Prancis Sempurna, Senegal Pesta Gol

2 jam yang lalu
1782511360_747e74ee74aeda024e85

Topics Covered: Korban Jiwa Gempa Venezuela Bertambah Jadi 589 Orang, Ribuan Terluka

2 jam yang lalu
1782511855_c89e55d703da44da063a

Sindikat Judi Daring Hayam Wuruk Gunakan Kedok Perusahaan Teknologi

3 jam yang lalu

Kategori

  • Ekonomi (346)
  • Fashion (3)
  • Forum Mahasiswa (1)
  • Haji (28)
  • Hiburan (208)
  • Humaniora (655)
  • Internasional (333)
  • Jabar (58)
  • Jelita (19)
  • Kesehatan (5)
  • Kolom Pakar (3)
  • Kuliner (16)
  • Megapolitan (118)
  • Nusantara (434)
  • Olahraga (135)
  • Opini (52)
  • Otomotif (20)
  • Piala Dunia 2026 (181)
  • Politik Dan Hukum (169)
  • Sela (1)
  • Sepak Bola (427)
  • Teknologi (185)
  • Travelista (31)
  • Uncategorized (1)

About Us

Beritabaru1 menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM
  • Key Discussion: Preview Ligue 1 Rennes vs Paris FC, Ambisi Tuan Rumah di Roazhon Park
  • Bawa Kabur Motor Teman – Perempuan di Kukar Ditangkap Polisi
  • Main Agenda: Pengamat Soroti Peran Strategis Indonesia di Tengah Dinamika ASEAN

Quick Links

  • Ekonomi
  • Fashion
  • Forum Mahasiswa
  • Haji
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Internasional
  • Jabar
  • Jelita
  • Kesehatan

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 beritabaru1.com. All rights reserved.