BMKG Prediksi Hujan Sedang Meliputi Kaltim hingga Akhir Mei 2026
Latest Update – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Samarinda mengungkapkan prakiraan cuaca terkini untuk periode dasarian III Mei 2026, yaitu 21 hingga 31 Mei. Dalam laporan terbaru, sebagian besar wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) diperkirakan mengalami curah hujan sedang, dengan intensitas antara 50 hingga 150 milimeter per hari. Prediksi ini dibuat oleh Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III APT Pranoto Samarinda Riza Arian Noor melalui keterangan resmi, Kamis (21/5/2026) lalu.
Latest Update menyoroti bahwa fenomena hujan sedang di Kaltim akan terus berlangsung hingga akhir bulan Mei 2026. BMKG mencatat, beberapa daerah seperti Mahakam Ulu dan sebagian Kutai Barat memiliki risiko lebih tinggi terhadap curah hujan yang mencapai 150 hingga 300 milimeter. Hal ini memerlukan pengawasan intensif karena dapat memengaruhi kondisi lingkungan dan aktivitas masyarakat.
Kondisi Cuaca di Kaltim: Prediksi Terkini dan Peluang Cuaca Ekstrem
Dalam latest update terkini, BMKG menjelaskan bahwa cuaca lembap dan berawan akan mendominasi sebagian besar Kaltim. Wilayah pesisir seperti Berau dan Paser tetap menjadi daerah yang berpotensi mengalami hujan deras, sementara daerah dataran tinggi seperti Tenggarong dan Sangatta cenderung memiliki curah hujan yang lebih ringan. Meski demikian, perubahan tiba-tiba dalam intensitas hujan bisa terjadi, sehingga masyarakat perlu memantau prakiraan cuaca secara berkala.
“Sebagian besar wilayah Kaltim termasuk dalam kategori hujan menengah berdasarkan prakiraan deterministik,” ujar Riza Arian Noor. Ia menambahkan bahwa intensitas hujan tinggi di Mahakam Ulu dan Kutai Barat memerlukan antisipasi khusus karena berpotensi menyebabkan banjir, genangan, atau longsor. BMKG mengimbau warga untuk waspada terhadap cuaca ekstrem yang bisa terjadi dalam beberapa hari terakhir bulan Mei 2026.
Peluang Dampak Cuaca dan Kesiapan Masyarakat
Latest Update juga menyoroti bahwa kondisi cuaca yang tidak menentu bisa memengaruhi sektor pertanian, perikanan, dan transportasi di Kaltim. Sebagai contoh, daerah yang rawan banjir mungkin mengalami kesulitan dalam pengairan sawah atau penyimpanan hasil panen. Sementara itu, daerah pesisir bisa mengalami peningkatan arus sungai yang berisiko mengganggu jalan-jalan raya.
BMKG memperkirakan bahwa hujan sedang akan terus berlangsung hingga akhir Mei 2026, sehingga pemerintah daerah dan masyarakat perlu meningkatkan kesiapan menghadapi kondisi cuaca ekstrem. Dalam latest update ini, BMKG menyebutkan bahwa intensitas hujan yang tinggi bisa terjadi di beberapa daerah, terutama saat siang hari. Wilayah seperti Muara Samu dan Sambaliung perlu diawasi karena memiliki tingkat kelembapan yang berpotensi memicu hujan deras.
Kondisi hujan yang terus-menerus juga berdampak pada aktivitas sehari-hari, seperti pendidikan, pariwisata, dan ekonomi. BMKG merekomendasikan agar warga mengenakan perlengkapan pelindung dan mempersiapkan diri untuk menghadapi cuaca yang tidak stabil. Pemerintah setempat diharapkan dapat memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat untuk mengurangi risiko kerugian akibat cuaca buruk.
