Skip to content
Beritabaru1
fe1b8844-d830-4785-aa70-48971fa106fc-0
  • Home
  • News
  • Sepak Bola
  • Teknologi
  • Internasional
  • Humaniora
  • Politik Dan Hukum
  • Nusantara
  • Hiburan
  • Opini
  • Travelista
  • Ekonomi
  • Megapolitan
  • Kolom Pakar
  • Jelita
  • Olahraga
  • Haji
  • Otomotif
  • Jabar
  • Piala Dunia 2026
  • Kuliner
  • Kesehatan
  • Forum Mahasiswa
  • Fashion
  • Sela
  1. Home
  2. Nusantara
  3. Main Agenda: Ratusan Kera Lereng Wilis Turun ke Pasar Ngebel Ponorogo akibat Kemarau
Nusantara

Main Agenda: Ratusan Kera Lereng Wilis Turun ke Pasar Ngebel Ponorogo akibat Kemarau

Mark Jones - beritabaru1.com Reporter Kamis, 16 Juli 2026 pukul 23:15 WIB 2 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
b66c9936-41bc-40c6-af7c-818f3def8d9d-0
Foto : Mark Jones - beritabaru1.com

Kera Wilis Turun ke Pasar Ngebel Ponorogo Selama Kemarau

Beritabaru1.com – Pada Kamis (16/7), ratusan kera dari spesies Macaca fascicularis yang tinggal di lereng Pegunungan Wilis terlihat bergerombol turun ke area pasar Ngebel, Kabupaten Ponorogo. Fenomena ini terjadi setelah musim kemarau menyebabkan kelangkaan pakan di habitat alami mereka, sehingga kera-kera tersebut mencari sumber makanan di lingkungan manusia.

Penyebab Fenomena Kera Turun ke Pasar

Kemarau yang berkepanjangan mengurangi keberagaman sumber makanan di hutan Wilis, yang menjadi tempat tinggal alami kera tersebut. Karena persediaan buah, serangga, dan tumbuhan hijau semakin langka, para primata ini mulai beralih ke permukiman warga untuk memenuhi kebutuhan hidup. Fenomena ini bukanlah hal baru, karena warga sekitar menyebutnya sebagai bagian dari siklus tahunan yang sering terjadi di wilayah pegunungan tersebut.

“Selama musim kemarau, kera Wilis sering turun ke pasar untuk mencari sisa makanan. Mereka datang dalam kelompok besar, bisa mencapai ratusan ekor, terutama di sekitar lapak pedagang yang tidak terawasi,” kata Kepri, warga Desa Wagir Lor.

Kera-kera ini biasanya bersifat defensif, tetapi tetap memerlukan penanganan hati-hati. Dalam kondisi sulit, mereka dapat menjadi lebih agresif ketika mencari makanan, meskipun kebanyakan hanya berusaha mengambil sisa-sisa yang tersisa. Kasno, warga lainnya, menambahkan bahwa kera Wilis sudah akrab dengan warga sekitar, sehingga jarang menimbulkan kepanikan.

Upaya Masyarakat dan Pemerintah Mengatasi Situasi

Para warga di Pasar Ngebel telah memperkuat pengawasan terhadap dagangan, terutama di saat jam pasar yang ramai. Mereka menyarankan pedagang untuk menutup wadah makanan atau mengemas pangan secara rapat. Di sisi lain, pemerintah setempat sedang merencanakan program pendistribusian bahan makanan tambahan untuk mengurangi ketergantungan kera pada sumber pangan di permukiman.

“Kita harus adaptasi dengan kondisi ini. Selama kemarau, kera Wilis mencari makanan di pasar, dan kami berharap pemerintah bisa memberikan solusi jangka panjang,” ujar Kasno.

Sebagai langkah preventif, pihak setempat juga berencana memperluas area kebun binatang atau taman kera di kawasan hutan lindung Wilis untuk memberi makanan tambahan. Selain itu, program edukasi tentang cara menghindari konflik dengan kera akan dilakukan agar masyarakat lebih siap menghadapi kondisi serupa di masa depan.

Fenomena kera Wilis turun ke pasar Ngebel terjadi setiap tahun, namun intensitasnya semakin tinggi dalam beberapa musim terakhir. Ini terkait dengan perubahan iklim dan penurunan ketersediaan sumber daya alam. Dengan Main Agenda sebagai sumber informasi, masyarakat dan pemerintah dapat merancang strategi yang lebih efektif untuk menjaga keseimbangan ekosistem.

Bagikan:

Berita Terkait

95898009-0213-41b4-b4fc-8611bffb5c36-0

Gunung Ili Lewotolok Kembali Erupsi, Semburkan Abu Setinggi 700 Meter

3 Agu 2026
c6fbf89f-dbb7-4688-8f4d-7c5d42202b82-0

Babi Hutan Masuk Permukiman di Gununghalu, Dua Warga Terluka Diseruduk

3 Agu 2026
298e06a8-b1b6-4b98-ae47-998fcb5479ad-0

Pemprov Sulteng Akhiri Masa Transisi Darurat Gempa Sigi, Fokus ke Pemulihan

3 Agu 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

1785937198_8350dce974521f15779c

Hubungan Memanas, AS Cabut Visa Duta Besar Brasil Maria Luiza Viotti

12 thetic yang lalu
1785937253_943a1af2978afef64b8e

Menhan Sebut Kebutuhan Alutsista dan Amunisi TNI Mulai Terpenuhi

24 thetic yang lalu
Mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Febrie Adriansyah (tengah) menjawab pertanyaan wartawan seusai menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (24/7/2026).

Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan, Persoalkan Penetapan Tersangka

38 thetic yang lalu
1785937117_64248b9d6c098292baee

Pengamat Nilai Rencana Pemerintah yang Wajibkan Industri Gula Rafinasi Miliki Kebun Tebu Sendiri tak Logis

1 menit yang lalu
1785937524_6eaf1d07aff426abfbbf

Transformasi TelkomGroup Mulai Tunjukkan Hasil, InfraNexia Catat Kinerja Positif Perkuat Infrastruktur Digital Nasional

1 menit yang lalu

Kategori

  • Ekonomi (473)
  • Fashion (5)
  • Forum Mahasiswa (2)
  • Haji (28)
  • Hiburan (272)
  • Humaniora (832)
  • Internasional (436)
  • Jabar (82)
  • Jelita (19)
  • Kesehatan (7)
  • Kolom Pakar (5)
  • Kuliner (20)
  • Megapolitan (169)
  • Nusantara (582)
  • Olahraga (195)
  • Opini (73)
  • Otomotif (31)
  • Piala Dunia 2026 (264)
  • Politik Dan Hukum (258)
  • Sela (1)
  • Sepak Bola (490)
  • Teknologi (241)
  • Travelista (41)
  • Uncategorized (1)

About Us

Beritabaru1 menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • Hubungan Memanas, AS Cabut Visa Duta Besar Brasil Maria Luiza Viotti
  • Preview Ligue 1 Rennes vs Paris FC, Ambisi Tuan Rumah di Roazhon Park
  • Misi Psyche NASA Abadikan Foto Langka Mars Berbentuk Bulan Sabit
  • Preview Ligue 1 PSG vs Brest, Misi Wajib Menang untuk Les Parisiens

Quick Links

  • Ekonomi
  • Fashion
  • Forum Mahasiswa
  • Haji
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Internasional
  • Jabar
  • Jelita
  • Kesehatan

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 beritabaru1.com. All rights reserved.