New Policy: Tingkatkan Kualitas Hidup Lansia, BUMN Ini Adakan Operasi Katarak Hingga Mantapreneur
New Policy – Berikut ini adalah penjelasan mengenai New Policy yang diimplementasikan oleh Bank Mandiri Taspen untuk meningkatkan kualitas hidup lansia. Sebagai bagian dari perayaan Hari Lansia Nasional dengan tema “Lansia Tangguh, Indonesia Tumbuh,” perusahaan ini memperkenalkan berbagai inisiatif yang bertujuan memberdayakan warga senior melalui program bantuan kacamata, operasi katarak, serta dukungan usaha berbasis wirausaha.
Program Peningkatan Kesehatan dan Akses Pelayanan
Dalam rangka New Policy tersebut, Bank Mandiri Taspen meluncurkan program bantuan kacamata baca siap pakai yang disediakan kepada 110 nasabah di berbagai unit layanan. Program ini dirancang untuk membantu lansia menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman, termasuk dalam berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Selain itu, perusahaan juga memperkenalkan kegiatan operasi katarak berjudul “Mantap Melihat,” yang dibiayai sepenuhnya oleh Bank Mandiri Taspen.
“Kami memberikan fasilitas pemeriksaan mata, operasi katarak, pendampingan medis, dan akomodasi seperti penginapan hotel serta transportasi untuk peserta dari luar kota,” terang Rio Lanasier, Direktur Compliance & Human Resource Bank Mandiri Taspen.
Program ini telah diadakan di Jakarta, Surabaya, Makassar, dan Medan, serta menjangkau 192 nasabah dan keluarga mereka. Dengan adanya New Policy ini, Bank Mandiri Taspen mencoba menunjukkan komitmen yang lebih luas terhadap kesehatan dan kualitas hidup lansia, tidak hanya sebagai penerima manfaat tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang aktif.
Perkuat Kewirausahaan Lansia melalui Mantapreneur
Di sisi lain, Bank Mandiri Taspen juga meluncurkan program Mantapreneur yang menjadi bagian dari New Policy mereka. Kegiatan ini melibatkan penyerahan sertifikat hak merek kepada sembilan pelaku usaha pensiunan, sebagai bentuk dukungan hukum untuk memperkuat usaha mereka. Program Mantapreneur Naik Kelas (MNK) bertujuan memastikan pelaku usaha lansia memiliki kepastian hukum dalam mengembangkan bisnis.
“Melalui New Policy ini, kami ingin menjadi mitra yang memberdayakan lansia dalam bidang usaha, termasuk melalui pelatihan manajemen usaha, pemasaran digital, dan personal branding,” ujar Rio.
Sebagai bagian dari Pilar Mantap Sejahtera, program MNK telah diadakan di berbagai kota seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, dan Semarang. Ratusan nasabah wirausaha pensiunan menerima pelatihan dan pendampingan usaha selama 2024, sementara jumlah UMKM binaan mencapai ribuan peserta. Berbagai bidang usaha yang dikembangkan peserta meliputi kuliner, batik, fesyen, kerajinan tangan, serta usaha kreatif lainnya.
Program Mantapreneur juga memberikan bantuan untuk menembus pasar ekspor, sehingga membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi lansia. Dengan New Policy ini, Bank Mandiri Taspen berharap memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kemandirian dan produktivitas lansia di masa pensiun.
New Policy yang diterapkan Bank Mandiri Taspen mencerminkan upaya transformasi yang lebih holistik dalam mendukung kesejahteraan lansia. Tidak hanya fokus pada layanan keuangan, perusahaan ini juga aktif dalam memperbaiki akses pelayanan kesehatan, serta meningkatkan partisipasi lansia dalam bidang usaha. Strategi ini sejalan dengan prioritas pemerintah dalam memperkuat peran lansia sebagai bagian penting dari pembangunan nasional.
