Skip to content
Beritabaru1
fe1b8844-d830-4785-aa70-48971fa106fc-0
  • Home
  • News
  • Sepak Bola
  • Teknologi
  • Internasional
  • Humaniora
  • Politik Dan Hukum
  • Nusantara
  • Hiburan
  • Opini
  • Travelista
  • Ekonomi
  • Megapolitan
  • Kolom Pakar
  • Jelita
  • Olahraga
  • Haji
  • Otomotif
  • Jabar
  • Piala Dunia 2026
  • Kuliner
  • Kesehatan
  • Forum Mahasiswa
  • Fashion
  • Sela
  1. Home
  2. Nusantara
  3. Solution For: Terlibat Penyimpangan BBM, 15 SPBU di Kalsel Mendapat Sanksi Pertamina
Nusantara

Solution For: Terlibat Penyimpangan BBM, 15 SPBU di Kalsel Mendapat Sanksi Pertamina

Emily Davis Reporter Jumat, 19 Juni 2026 pukul 14:02 WIB 3 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
1781850849_b68336d4ce42cd75c027

Table of Contents

Toggle
  • Solution For BBM Penyimpangan: 15 SPBU di Kalsel Dikenai Sanksi Pertamina
    • Detil Sanksi yang Diberikan
    • Proses Investigasi dan Penyitaan Barang Bukti

Solution For BBM Penyimpangan: 15 SPBU di Kalsel Dikenai Sanksi Pertamina

Solution For – Sebagai solusi untuk menindaklanjuti kasus penyimpangan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, Pertamina memberikan sanksi terhadap 15 SPBU yang terbukti terlibat dalam praktik penyaluran BBM tidak sesuai aturan. Penjelasan ini disampaikan oleh Sales Branch Manager (SBM) Pertamina Patra Niaga, Wicaksono Ardhi, dalam ekspose hasil operasi penindakan penyimpangan BBM subsidi yang dilakukan oleh Polresta Banjarmasin. “Sanksi diberikan mulai dari sanksi administratif hingga penghentian sementara operasional SPBU yang terlibat,” ujar Wicaksono. Solusi for ini menjadi langkah penting dalam upaya menegakkan keadilan dan transparansi dalam distribusi BBM subsidi.

Detil Sanksi yang Diberikan

Pertamina mengambil langkah tegas terhadap SPBU yang terlibat dalam penyimpangan BBM. Sanksi yang diberikan meliputi penghentian operasional selama minimal 30 hari, pembaruan dokumen badan usaha, serta pemberian sanksi administratif lainnya. Solusi for ini dirancang untuk memastikan pelaku tidak lagi melakukan kesalahan serupa. Menurut Wicaksono, selain sanksi operasional, pengelola SPBU juga wajib memperbarui kepengurusan perusahaan, termasuk dokumen keuangan dan persetujuan pengoperasian. “Kami ingin menegaskan komitmen Pertamina dalam menjaga kualitas distribusi BBM,” jelasnya.

Dalam kasus khusus, SPBU Pramuka di Kota Banjarmasin menjadi salah satu target sanksi setelah operasi yang dilakukan Polda Kalimantan Selatan. Solusi for kebijakan ini mencakup penindakan terhadap pelaku penyimpangan, termasuk pemotongan volume penjualan BBM subsidi dan pembayaran denda berdasarkan tingkat kesalahan. Selain itu, Pertamina menegaskan bahwa SPBU yang terlibat akan menjalani evaluasi ulang untuk memastikan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku. “Kami berharap ini menjadi pelajaran bagi seluruh jaringan SPBU di Kalsel,” tambah Wicaksono.

Proses Investigasi dan Penyitaan Barang Bukti

Pihak kepolisian masih terus mengembangkan kasus penyimpangan BBM yang terjadi di SPBU Pramuka. Sebelumnya, Polresta Banjarmasin menetapkan lima orang sebagai tersangka, termasuk operator dan pengawas SPBU tersebut. Solusi for investigasi ini memperlihatkan upaya yang sistematis untuk mengungkap praktik ilegal yang berlangsung selama dua tahun terakhir. Polisi menyita 88 jeriken BBM subsidi serta barang bukti lainnya, seperti catatan transaksi dan alat bantu penyaluran BBM yang tidak sah.

“Para pelaku diduga menjual BBM subsidi dengan harga Rp10.600 per liter, sehingga mendapatkan keuntungan sekitar Rp600 per liter,” kata Plh Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Timbul Rein Krisman Siregar. Solusi for penanganan ini menunjukkan bahwa selain sanksi administratif, Pertamina juga bekerja sama dengan kepolisian untuk menindak pelaku secara hukum. Kebijakan ini diharapkan bisa mencegah praktik serupa di SPBU lainnya, terutama yang masih beroperasi sementara.

Kasus ini menjerat para tersangka dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, yang telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023. Solusi for penyimpangan BBM melibatkan ancaman hukuman berupa penjara dan denda hingga puluhan miliar rupiah, tergantung tingkat keculasan pelaku. Sementara itu, SPBU yang terlibat masih dalam status terjebak sementara, dengan garis polisi dipasang untuk mencegah akses ke konsumen. Pertamina juga berkomitmen untuk memperketat pengawasan dan memperbaiki sistem distribusi BBM subsidi.

Dalam rangka solusi for masalah penyimpangan BBM, Pertamina melakukan evaluasi terhadap seluruh jaringan SPBU di Kalimantan Selatan. Langkah ini mencakup pemeriksaan rutin, pelatihan karyawan, dan penerapan teknologi digital untuk memantau penggunaan BBM secara real-time. Selain itu, pihak perusahaan juga memberikan insentif bagi SPBU yang patuh pada aturan, seperti peningkatan volume penyaluran atau penghargaan kinerja. Solusi for ini menunjukkan upaya menyeluruh untuk menekan korupsi dalam sektor BBM subsidi.

Kebijakan sanksi terhadap SPBU penyimpang di Kalsel menjadi contoh nyata dari solusi for penguatan pengawasan di sektor energi. Dengan adanya langkah-langkah tegas, Pertamina menunjukkan komitmen untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap keadilan distribusi BBM. Solusi for ini juga berdampak pada kebijakan nasional, karena kasus penyimpangan di Kalsel bisa menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan sistem penyaluran BBM di daerah lain. Selain itu, tindakan ini mendorong pihak-pihak terkait untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam operasional SPBU.

Bagikan:

Berita Terkait

f886f492-fcac-42b7-8867-6c63b96ca0be-0

LPSK Beri Perlindungan Darurat Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung

26 Jun 2026
1534f32a-da2b-4c50-b6ad-ca1282d0cb5d-0

Key Strategy: Wali Kota Dorong UMKM Manfaatkan Pembiayaan Aman dan Legal

26 Jun 2026
ccfd4ec2-a145-4c7d-9b0c-14b807a7071f-0

Tanah Kas Daerah Jadi Kos Elite – Sekdes Damarsi Diperiksa 7 Jam

25 Jun 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

1782510039_d402f84363d336b912cf

Special Plan: Harga Biosolar B50 Harus Kompetitif untuk Tarik Minat Masyarakat

1 jam yang lalu
0b2edacb-c104-424a-8fb3-dc9eda9a848c-0

New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM

1 jam yang lalu
1782510706_6702119ca7efdf53ac61

Key Issue: Klasemen Grup I Piala Dunia 2026: Prancis Sempurna, Senegal Pesta Gol

1 jam yang lalu
1782511360_747e74ee74aeda024e85

Topics Covered: Korban Jiwa Gempa Venezuela Bertambah Jadi 589 Orang, Ribuan Terluka

1 jam yang lalu
1782511855_c89e55d703da44da063a

Sindikat Judi Daring Hayam Wuruk Gunakan Kedok Perusahaan Teknologi

1 jam yang lalu

Kategori

  • Ekonomi (346)
  • Fashion (3)
  • Forum Mahasiswa (1)
  • Haji (28)
  • Hiburan (208)
  • Humaniora (655)
  • Internasional (333)
  • Jabar (58)
  • Jelita (19)
  • Kesehatan (5)
  • Kolom Pakar (3)
  • Kuliner (16)
  • Megapolitan (118)
  • Nusantara (434)
  • Olahraga (135)
  • Opini (52)
  • Otomotif (20)
  • Piala Dunia 2026 (181)
  • Politik Dan Hukum (169)
  • Sela (1)
  • Sepak Bola (427)
  • Teknologi (185)
  • Travelista (31)
  • Uncategorized (1)

About Us

Beritabaru1 menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM
  • Key Discussion: Preview Ligue 1 Rennes vs Paris FC, Ambisi Tuan Rumah di Roazhon Park
  • Bawa Kabur Motor Teman – Perempuan di Kukar Ditangkap Polisi
  • Main Agenda: Pengamat Soroti Peran Strategis Indonesia di Tengah Dinamika ASEAN

Quick Links

  • Ekonomi
  • Fashion
  • Forum Mahasiswa
  • Haji
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Internasional
  • Jabar
  • Jelita
  • Kesehatan

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 beritabaru1.com. All rights reserved.