BBPJN Kaltim Terus Melakukan Pemantauan Kondisi Jalan Rusak di Wilayah PPU Berdasarkan Special Plan
Special Plan – Dalam rangka meningkatkan kualitas jalan nasional dan memastikan keselamatan pengguna jalan, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur (Kaltim) melanjutkan kegiatan penyisiran terhadap titik-titik jalan yang mengalami kerusakan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Kegiatan ini menjadi bagian dari Special Plan yang dicanangkan untuk mengatasi masalah infrastruktur yang sudah lama terabaikan. Pemantauan ini dilakukan setelah Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres PPU menandai sejumlah lokasi jalan berlubang di ruas Jalan Provinsi Kilometer 07, yang menjadi perhatian utama karena sering menjadi titik rawan kecelakaan.
Respons BBPJN Kaltim dalam Pelaksanaan Special Plan
Sebagai bagian dari Special Plan, BBPJN Kaltim melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.3 langsung melakukan penambalan sementara menggunakan metode tambal sulam aspal di titik-titik yang sudah ditandai Satlantas. Koordinator Lapangan dari PPK 1.3, Sultan, menjelaskan bahwa timnya sedang menyisir ulang jalan nasional untuk mengidentifikasi kerusakan baru yang muncul. “Penanganan langsung dilakukan setelah Satlantas memberi tanda peringatan pada jalan berlubang tersebut. Kami menegaskan bahwa Special Plan ini adalah langkah proaktif untuk mempercepat respon terhadap kebutuhan masyarakat,” ungkap Sultan kepada Media Indonesia, Selasa (2/6).
“Koordinasi antar instansi menjadi kunci sukses Special Plan, karena keberhasilan perbaikan jalan bergantung pada data yang akurat dan kecepatan respons. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menyelesaikan masalah jangka pendek, tetapi juga menjadi dasar untuk perbaikan jangka panjang,” tambah Sultan.
Kegiatan penyisiran jalan rusak dalam Special Plan tidak hanya terbatas pada Jalan Provinsi Kilometer 07. Sultan menyebutkan bahwa tim BBPJN Kaltim telah mengidentifikasi beberapa titik jalan lain yang perlu diperbaiki, termasuk kawasan depan kantor kecamatan, depan Mapolres, serta Pasar Petung. “Setiap lubang yang ditemukan akan ditambal segera, dan kami berencana untuk memprioritaskan ruas jalan yang paling kritis dalam program penanganan berikutnya,” jelas Sultan.
Peran Satlantas dalam Pendukung Special Plan
Koordinasi antara BBPJN Kaltim dan Satlantas Polres PPU turut memperkuat upaya penanganan jalan rusak berdasarkan Special Plan. Sebelumnya, Satlantas menandai puluhan titik jalan provinsi yang mengalami kerusakan di Jalan Negara Kilometer 07, melalui personel piket fungsi seperti Bripka Dedy, Briptu Ruli, Bripda F. Ginting, Bripda Ricky A, dan Bripda Ricy. “Tanda peringatan tersebut diberikan untuk memberi kesadaran kepada pengendara sebelum kecelakaan terjadi,” kata Kasat Lantas Polres PPU, AKP Dedik I. Prasetyo, yang mengutip pernyataan Kapolres PPU, AKBP Andreas Alek Danantara.
Dalam Special Plan, BBPJN Kaltim tidak hanya melakukan perbaikan sementara, tetapi juga mengumpulkan data untuk pengusulan program permanen. Sultan menegaskan bahwa perbaikan sementara akan berlanjut hingga anggaran terbatas terkait dengan Special Plan selesai. “Kami menyadari bahwa Special Plan ini adalah langkah awal, dan ada rencana untuk menyusun strategi jangka panjang yang lebih komprehensif,” imbuh Sultan.
Melalui Special Plan, BBPJN Kaltim berharap mampu meminimalkan risiko kecelakaan di sepanjang jalan nasional di PPU. Sultan menekankan bahwa kolaborasi antara BBPJN dan Satlantas telah menjadi keharusan dalam menjaga keamanan lalu lintas. “Pemantauan rutin dan intervensi cepat melalui Special Plan akan terus dilakukan untuk memastikan kualitas jalan nasional tetap memadai,” pungkas Sultan.
