Skip to content
Beritabaru1
fe1b8844-d830-4785-aa70-48971fa106fc-0
  • Home
  • News
  • Sepak Bola
  • Teknologi
  • Internasional
  • Humaniora
  • Politik Dan Hukum
  • Nusantara
  • Hiburan
  • Opini
  • Travelista
  • Ekonomi
  • Megapolitan
  • Kolom Pakar
  • Jelita
  • Olahraga
  • Haji
  • Otomotif
  • Jabar
  • Piala Dunia 2026
  • Kuliner
  • Kesehatan
  • Forum Mahasiswa
  • Fashion
  • Sela
  1. Home
  2. Nusantara
  3. Koperasi Merah Putih di Yogyakarta Layani 6.500 Seragam Batik ASN
Nusantara

Koperasi Merah Putih di Yogyakarta Layani 6.500 Seragam Batik ASN

Michael Gonzalez - beritabaru1.com Reporter Senin, 18 Mei 2026 pukul 04:17 WIB 3 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
1779027847_702ff90d5d7fec6b7b8f
Foto : Michael Gonzalez - beritabaru1.com
Foto : Michael Gonzalez - beritabaru1.com

Koperasi Merah Putih di Yogyakarta Dukung Special Plan dengan Pemenuhan Seragam Batik ASN

Beritabaru1.com – Yang dicanangkan Pemkot Yogyakarta tengah dijalankan melalui koperasi kelurahan Merah Putih (KKMP) sebagai penggerak perekonomian lokal. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah puluh KKMP telah aktif beroperasi di berbagai wilayah Kota Yogyakarta, menawarkan berbagai layanan usaha seperti produksi batik, distribusi bahan pokok, dan keuangan tanpa kantor. Koperasi ini menjadi bagian integral dari strategi pengembangan ekonomi kota yang bertujuan mengurangi ketergantungan pada pasar eksternal serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pelaksanaan Special Plan dalam Produksi Seragam ASN

Dalam rangka mendorong pemberdayaan pengrajin batik, Pemkot Yogyakarta menggandeng KKMP untuk memproduksi seragam batik Segoro Amarto yang digunakan oleh pegawai negeri sipil (ASN) di lingkungan pemerintahan. Berdasarkan data terkini, koperasi ini telah berhasil memenuhi kebutuhan seragam batik untuk 6.500 ASN, dengan semua produksi berasal dari pengelolaan internal KKMP. Hasto Wardoyo, salah satu pengurus koperasi, menjelaskan bahwa Special Plan ini memungkinkan pengrajin lokal mengakses pasar yang lebih luas sekaligus meningkatkan kualitas produk dengan sistem produksi yang terstruktur.

“Special Plan berperan besar dalam membantu pengrajin batik di Yogyakarta mengembangkan usaha mereka secara berkelanjutan. Kami telah berhasil memproduksi seragam batik Segoro Amarto untuk 6.500 ASN, semuanya dari koperasi ini,” kata Hasto Wardoyo dalam peresmian KKMP secara daring di Gunungketur, Sabtu (16/5).

Koperasi Merah Putih tidak hanya berfokus pada produksi batik, tetapi juga mendorong integrasi antar usaha kelurahan. Dengan adanya Special Plan, para pengrajin dapat menyesuaikan kebutuhan pasar tanpa terisolasi dari dinamika ekonomi kota. Proyek ini juga mencakup penggunaan lahan kasultanan Ngayogyakarta di Umbulharjo sebagai pusat pengembangan usaha KKMP, dengan luas 3.000 meter persegi yang terbagi menjadi tiga bagian: 1.000 meter persegi untuk gerai, 1.000 untuk bioflok budidaya ikan lele, dan 1.000 lagi untuk program pertanian terpadu yang mengolah sampah menjadi pupuk organik.

Perluasan Jangkauan KKMP di Bawah Special Plan

Tri Karyadi Riyanto, Kepala Dinas Perindustrian Koperasi dan UKM Kota Yogyakarta, mengungkapkan bahwa dari 45 kelurahan, 32 di antaranya telah mengaktifkan KKMP. Dengan Special Plan sebagai landasan, koperasi ini tidak hanya fokus pada produksi batik tetapi juga menyebarluaskan layanan bahan pokok dan keuangan tanpa kantor ke berbagai tingkat kecamatan. Koordinasi antar kelurahan menjadi kunci keberhasilan, karena memungkinkan pemanfaatan sumber daya lokal secara optimal.

Produksi batik di KKMP semakin meningkat berkat dukungan Special Plan. Proses manajemen yang lebih sistematis memungkinkan pengrajin mengatur produksi hingga pemasaran secara lebih efisien. Reza Murtaza, pengurus KKMP di Gunungketur, menyebutkan bahwa stok seragam batik Segoro Amarto terus bertambah, dengan setiap batch produksi mencapai sekitar 40 lembar. Produk ini kemudian dipakai untuk kebutuhan guru di tingkat TK hingga SMP yang belum memiliki seragam batik.

Manfaat Koperasi Merah Putih bagi Masyarakat

Special Plan memberikan dampak positif pada perekonomian masyarakat Yogyakarta. KKMP tidak hanya menciptakan lapangan kerja tetapi juga menjamin ketersediaan produk batik berkualitas tinggi dengan harga lebih terjangkau. Melalui kolaborasi antar koperasi, para pengrajin dapat membagi risiko produksi dan memperluas jaringan distribusi. Pemkot juga memberikan fasilitas pendampingan teknis untuk meningkatkan efisiensi operasional dan memastikan keberlanjutan usaha.

Salah satu tantangan utama dalam penerapan Special Plan adalah keterbatasan akses pasar. Namun, dengan penggunaan lahan yang telah dialokasikan, KKMP dapat menjadi pusat distribusi yang lebih efektif. Selain itu, program ini membuka peluang bagi pengrajin batik untuk memperluas klien, termasuk institusi pendidikan dan layanan publik lainnya. Integrasi antar usaha kelurahan memperkuat ekosistem koperasi yang menjadi tulang punggung perekonomian lokal.

Bagikan:

Berita Terkait

4eaad3d3-8080-4c33-814a-8200e85daf54-0

90.321 Ekor Hewan Peliharaan Dikirimkan melalui Moda KA di Semester I 2026

2 Agu 2026
09ecef18-a0fc-45b8-aaa5-128103448861-0

Jelang Musim Panen, Lahan Sawah di Pidie Aceh Terserang Hama Wereng Cokelat

2 Agu 2026
caf4fbe7-acbb-4445-87ab-a8630005201b-0

Seorang Pengendara Motor Meninggal Dunia usai Tabrak Truk Parkir di KM 24 Kutim

2 Agu 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

4eaad3d3-8080-4c33-814a-8200e85daf54-0

90.321 Ekor Hewan Peliharaan Dikirimkan melalui Moda KA di Semester I 2026

1 jam yang lalu
a9ae47c6-414b-408c-8ff6-993e8c7b8099-0

Protein Penting bagi Tubuh, tetapi Konsumsi Berlebihan Perlu Diwaspadai

1 jam yang lalu
b9670388-4891-4010-a1ce-59dc6d55c748-0

Program Test Drive Bikin Pengunjung Datang ke GIIAS 2026

1 jam yang lalu
70b45dc9-6d7e-4712-97fe-a39a78bcc5c4-0

Jasa Raharja Jamin Seluruh Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II di Perairan Sumenep

1 jam yang lalu
fa9b8b2f-1cfb-4503-971e-1171d6f177ed-0

Pemprov Jabar Ambil Alih Pelaksanaan MTQ Jabar 2026

1 jam yang lalu

Kategori

  • Ekonomi (468)
  • Fashion (5)
  • Forum Mahasiswa (2)
  • Haji (28)
  • Hiburan (268)
  • Humaniora (826)
  • Internasional (429)
  • Jabar (82)
  • Jelita (19)
  • Kesehatan (7)
  • Kolom Pakar (5)
  • Kuliner (20)
  • Megapolitan (169)
  • Nusantara (573)
  • Olahraga (193)
  • Opini (73)
  • Otomotif (31)
  • Piala Dunia 2026 (264)
  • Politik Dan Hukum (252)
  • Sela (1)
  • Sepak Bola (486)
  • Teknologi (240)
  • Travelista (41)
  • Uncategorized (1)

About Us

Beritabaru1 menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • 90.321 Ekor Hewan Peliharaan Dikirimkan melalui Moda KA di Semester I 2026
  • Preview Ligue 1 Rennes vs Paris FC, Ambisi Tuan Rumah di Roazhon Park
  • Misi Psyche NASA Abadikan Foto Langka Mars Berbentuk Bulan Sabit
  • Preview Ligue 1 PSG vs Brest, Misi Wajib Menang untuk Les Parisiens

Quick Links

  • Ekonomi
  • Fashion
  • Forum Mahasiswa
  • Haji
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Internasional
  • Jabar
  • Jelita
  • Kesehatan

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 beritabaru1.com. All rights reserved.