Special Plan: Indomobil Group Siap Adaptasi dengan Kebijakan Pajak Kendaraan Listrik
Special Plan merupakan salah satu inisiatif pemerintah yang menjadi fokus utama industri otomotif dalam meningkatkan adopsi kendaraan listrik. Dalam acara Indomobil Expo di Bandung, Santiko Wardoyo, CEO Indomobil Dealership Group, mengungkapkan bahwa perusahaan siap menyesuaikan diri dengan berbagai kebijakan yang diumumkan terkait pajak kendaraan listrik. “Kami berkomitmen untuk mendukung Special Plan ini dengan menyesuaikan strategi bisnis, termasuk menyesuaikan layanan pembiayaan dan ekosistem penggunaan kendaraan listrik,” jelas Santiko. Regulasi pajak untuk mobil dan motor listrik masih dalam proses evaluasi, tetapi kehadiran Special Plan diharapkan mendorong pertumbuhan sektor kendaraan listrik nasional.
EVperience: Konsep Pameran yang Menyasar Kebutuhan Pengguna
Pameran EVperience di Indomobil Expo Bandung bertujuan mengenalkan berbagai kebijakan dan inovasi yang relevan dengan Special Plan. Acara ini diadakan hingga 31 Mei 2026, dengan tema yang menekankan pengalaman langsung pengguna dalam mengoperasikan kendaraan listrik. Santiko menambahkan bahwa kota Bandung dipilih karena masyarakat di sana dianggap lebih terbuka terhadap perubahan teknologi, terutama dalam mengadopsi solusi transportasi rendah emisi. “Special Plan tidak hanya tentang produk, tetapi juga tentang kepercayaan masyarakat terhadap infrastruktur dan ekosistem pendukungnya,” tambahnya.
“Dengan Special Plan sebagai penggerak utama, kami yakin industri kendaraan listrik akan berkembang pesat, seiring peningkatan kesadaran konsumen dan investasi dalam infrastruktur listrik,” kata Santiko.
Perkembangan Infrastruktur dan Dukungan Ekosistem
Berdasarkan data dari PLN, jumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Jawa Barat telah mencapai lebih dari 300 titik per akhir 2025. Di Bandung sendiri, terdapat sekitar 27 SPKLU yang tersebar di Kota Bandung, Kabupaten Bandung, dan Bandung Barat. Santiko menyatakan bahwa ketersediaan SPKLU yang memadai menjadi faktor penting dalam memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan listrik. “Special Plan memberikan ruang untuk mempercepat transisi ke kendaraan listrik, terutama dengan peningkatan infrastruktur dan dukungan dari pemerintah serta mitra swasta,” tambahnya.
Dalam masa Ramadan dan Lebaran 2025, transaksi pengisian daya di SPKLU Jabar meningkat hingga lebih dari 400 persen dibandingkan periode sebelumnya. Angka ini mencerminkan peningkatan minat masyarakat terhadap penggunaan kendaraan listrik, terutama di kota-kota besar seperti Bandung. Santiko juga menyoroti bahwa pengembangan SPKLU sejalan dengan visi Special Plan untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan mengakselerasi transisi ke energi terbarukan.
Indomobil Group telah memperkenalkan berbagai program kepemilikan yang mendukung Special Plan. Mulai dari uang muka minimal 10 persen hingga bunga nol persen selama masa tenor lima tahun, perusahaan memberikan opsi pembiayaan fleksibel bagi pelanggan. “Kami terus memperkuat jaringan dealer dan layanan purna jual untuk memastikan keberhasilan Special Plan dalam mendorong penggunaan kendaraan listrik,” ujarnya. Selain itu, program ini juga mencakup berbagai layanan pendamping, seperti pelatihan penggunaan kendaraan listrik dan bimbingan teknis untuk pemilik baru.
Di pameran EVperience, pengunjung diberikan kesempatan untuk mengalami langsung penggunaan kendaraan listrik melalui sesi test drive dan test ride. Merek-merek seperti Changan, Citroën, GAC AION, Maxus, dan Volkswagen hadir dengan berbagai model, termasuk AION V, Changan Lumin, dan Volkswagen ID Buzz. Santiko berharap kehadiran model-model tersebut bisa memperkaya pilihan konsumen dan mempercepat implementasi Special Plan di sektor transportasi.
Analisis dari Lembaga Penelitian Otomotif Nasional menunjukkan bahwa pasar kendaraan listrik Indonesia berpotensi tumbuh hingga 15 persen pada 2026, berkat kebijakan Special Plan dan peningkatan kesad
