Puncak Libur Idul Adha, Stasiun Tegal Layani 7.043 Penumpang per Hari
Special Plan – Dalam Special Plan Idul Adha 1447 H, stasiun Tegal di Jawa Tengah menjadi salah satu titik paling sibuk sebagai pusat mobilitas masyarakat. Pada periode 27-31 Mei 2026, total penumpang yang dilayani mencapai 29.545 orang. Puncak peningkatan terjadi pada Sabtu (30/5) dengan jumlah 7.043 penumpang, yang terdiri dari 3.655 orang naik dan 3.388 orang turun.
Kepala Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menegaskan bahwa Special Plan ini mencerminkan tingkat kebutuhan perjalanan yang tinggi selama libur keagamaan. “Tren peningkatan penumpang di akhir pekan menunjukkan keinginan masyarakat untuk silaturahmi dan perjalanan santai. Kereta api tetap menjadi pilihan utama karena keandalan dan kenyamanannya,” tambahnya dalam pernyataan resmi, Minggu (31/5).
Statistik Perjalanan Harian
Volume penumpang di Stasiun Tegal mengalami fluktuasi sepanjang periode libur. Rabu (27/5) mencatat 5.774 penumpang, dengan 1.792 orang naik dan 3.982 turun. Kamis (28/5) menunjukkan penurunan sedikit ke 5.071 penumpang, terbagi 2.776 naik dan 2.295 turun. Jumlah kembali naik pada Jumat (29/5) hingga mencapai 5.850 orang, yang terdiri dari 3.196 penumpang naik dan 2.654 turun.
Di akhir pekan, Minggu (31/5), data menunjukkan 5.807 penumpang, terdiri dari 3.098 orang yang naik dan 2.709 turun. Peningkatan ini konsisten dengan pattern tinggi mobilitas selama libur keagamaan yang berdekatan dengan akhir pekan. Luqman mengatakan bahwa Special Plan mengatur layanan agar memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat secara optimal.
Layanan Kereta Api yang Ditingkatkan
KAI Daop 4 Semarang meningkatkan kapasitas layanan untuk menghadapi lonjakan penumpang selama Special Plan. Dalam satu hari, operator mengoperasikan 33 perjalanan kereta api reguler dan 73 perjalanan tambahan yang melewati wilayahnya. Selain itu, satu perjalanan tambahan KA Argo Anjasmara diterapkan untuk memastikan ketersediaan tempat duduk.
KAI menyediakan total 16.624 kursi per hari selama periode Idul Adha. Luqman menjelaskan bahwa strategi ini dirancang untuk mengakomodasi kebutuhan perjalanan yang meningkat. “Special Plan memastikan layanan kereta api tetap efisien, nyaman, dan tepat waktu, terutama saat masyarakat membutuhkan transportasi massal,” imbuhnya. Penumpang juga dianjurkan mengatur waktu perjalanan lebih awal dan menggunakan saluran penjualan resmi untuk memperoleh tiket.
Kota Tujuan Utama
Banyak pelanggan memilih rute menuju kota besar seperti Jakarta melalui Stasiun Pasar Senen dan Gambir, Surabaya Pasar Turi, Solo Balapan, serta Purwokerto. Rute yang paling diminati mencakup KA Kaligung, KA Kamandaka, KA Joglosemarkerto, dan KA Menoreh. Luqman menyebutkan bahwa keberadaan kota-kota ini sebagai destinasi utama memengaruhi strategi pelayanan di Stasiun Tegal.
Stasiun dengan Volume Terbesar
KAI Daop 4 Semarang mencatat tiga stasiun dengan penumpang terbanyak. Stasiun Semarang Tawang menjadi yang teratas dengan total 68.520 penumpang, diikuti Stasiun Semarang Poncol sebanyak 54.361 orang, dan Stasiun Tegal yang menyumbang 29.545 penumpang. “Special Plan mencakup penyesuaian layanan di seluruh jaringan, termasuk peningkatan kapasitas di stasiun utama seperti Tegal,” kata Luqman.
“KAI Daop 4 Semarang berkomitmen memberikan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan andal selama Special Plan Idul Adha 1447 H,” tutur Luqman. Penumpang juga diberi saran untuk tiba di stasiun minimal 30 menit sebelum keberangkatan untuk menghindari kepadatan dan keterlambatan.
