Skip to content
Beritabaru1
fe1b8844-d830-4785-aa70-48971fa106fc-0
  • Home
  • News
  • Sepak Bola
  • Teknologi
  • Internasional
  • Humaniora
  • Politik Dan Hukum
  • Nusantara
  • Hiburan
  • Opini
  • Travelista
  • Ekonomi
  • Megapolitan
  • Kolom Pakar
  • Jelita
  • Olahraga
  • Haji
  • Otomotif
  • Jabar
  • Piala Dunia 2026
  • Kuliner
  • Kesehatan
  • Forum Mahasiswa
  • Fashion
  • Sela
  1. Home
  2. Nusantara
  3. Visit Agenda: Banjir Kembali Terjang Huta Nabolon, Warga Trauma Kenang Bencana yang Merenggut Ratusan Korban Jiwa
Nusantara

Visit Agenda: Banjir Kembali Terjang Huta Nabolon, Warga Trauma Kenang Bencana yang Merenggut Ratusan Korban Jiwa

Nancy Brown - beritabaru1.com Reporter Minggu, 19 Juli 2026 pukul 16:35 WIB 3 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
1784450335_281c7d1975aef104d0f8
Foto : Nancy Brown - beritabaru1.com

Banjir Kembali Terjang Huta Nabolon, Warga Trauma Ingat Bencana 25 November 2025

Beritabaru1.com – Banjir kembali menghantam wilayah Huta Nabolon, Kabupaten Tapanuli Tengah, setelah hujan deras mengguyur area tersebut sejak malam Sabtu (18/7). Sungai Aek Silaga Laga yang melintasi Kelurahan Sipange, Kecamatan Tukka, meluap dan menggenangi permukiman warga. Fenomena ini memicu kecemasan, karena banjir menjadi kejadian ke-17 sejak bencana besar yang terjadi pada 25 November 2025, merenggut ratusan korban jiwa.

Visit Agenda menjadi topik utama yang dibahas oleh masyarakat Huta Nabolon, khususnya setelah bencana kembali terjadi. “Kami tidak pernah melupakan tragedi tahun 2025, dan kini banjir kembali membuat kami gelisah,” kata Indra Perdana Pasaribu, warga setempat. Fenomena ini menyebabkan kerusakan infrastruktur, seperti jembatan dan jalan desa, serta mengganggu aktivitas sehari-hari warga. Banjir yang terjadi sejak 18 Juli ini mengingatkan kembali pada masa lalu, di mana setiap hujan deras dianggap sebagai ancaman serius.

Penyebab dan Dampak Banjir Huta Nabolon

Banjir di Huta Nabolon disebabkan oleh kondisi hujan lebat yang mengguyur wilayah selama beberapa hari. Ketinggian air mencapai beberapa meter, mengakibatkan rumah-rumah warga terendam dan puluhan hektar lahan pertanian rusak. Pemerintah daerah telah mengambil langkah darurat, seperti membagikan bantuan logistik dan mengungsikan warga terdampak. Namun, banyak warga mengungkapkan bahwa solusi jangka panjang belum tercapai, sehingga Visit Agenda terus menjadi isu penting.

“Banjir tahun ini sangat mirip dengan yang terjadi 25 November 2025. Kami merasa seperti kembali mengalami trauma yang sama,” ujar Sahat Manalu, warga yang tinggal di dekat sungai yang meluap.

Korban banjir terus bertambah, dengan sekitar 300 warga terpaksa mengungsi ke daerah lebih tinggi. Kondisi ini memperparah kesulitan ekonomi masyarakat, karena produksi pertanian terhambat dan kerusakan bangunan membutuhkan biaya perbaikan besar. “Kami berharap pemerintah bisa segera mempercepat proyek pembangunan tanggul permanen,” tambah Indra. Visit Agenda juga menjadi momen untuk mengingatkan pentingnya perencanaan bencana yang lebih matang.

Perbandingan Bencana 2025 dan 2023

Pada 25 November 2025, banjir melanda Huta Nabolon dengan intensitas yang lebih parah. Saat itu, air mencapai lantai kedua rumah warga, mengakibatkan 230 korban jiwa dan puluhan rumah hancur. Perbandingan antara bencana tahun 2025 dan 2023 menunjukkan bahwa perubahan cuaca menjadi ancaman yang semakin sering. Meski intensitas banjir 2023 lebih ringan, dampaknya tetap signifikan, dengan sekitar 150 rumah rusak dan 50 warga mengungsi.

“Perbedaannya hanya dalam tingkat kerusakan. Banjir tahun 2025 jauh lebih mengerikan, tetapi banjir tahun ini sudah menunjukkan tanda-tanda kejadian serupa,” komentar warga lainnya yang enggan disebutkan nama.

Banyak ahli mengungkapkan bahwa perubahan iklim dan deforestasi di sekitar wilayah Huta Nabolon memperburuk situasi. Sungai Aek Silaga Laga yang sebelumnya terkendali kini sering meluap karena aliran air terganggu oleh pembangunan yang tidak terencana. Pemerintah pusat dan daerah sedang mengusahakan penelitian lebih lanjut, tetapi Visit Agenda dianggap sebagai langkah awal untuk mengedukasi masyarakat tentang risiko bencana.

Upaya mitigasi dari pemerintah dianggap kurang optimal, karena hanya fokus pada penanggulangan darurat. “Kami butuh solusi permanen, bukan hanya pemulihan setelah banjir terjadi,” pungkas Indra. Warga berharap Visit Agenda bisa menjadi momentum untuk mengajukan rencana pembangunan infrastruktur yang lebih baik. Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Lingkungan Hidup dituntut untuk bekerja sama dan memberikan komitmen nyata dalam mengurangi risiko bencana di masa depan.

Bagikan:

Berita Terkait

95898009-0213-41b4-b4fc-8611bffb5c36-0

Gunung Ili Lewotolok Kembali Erupsi, Semburkan Abu Setinggi 700 Meter

3 Agu 2026
c6fbf89f-dbb7-4688-8f4d-7c5d42202b82-0

Babi Hutan Masuk Permukiman di Gununghalu, Dua Warga Terluka Diseruduk

3 Agu 2026
298e06a8-b1b6-4b98-ae47-998fcb5479ad-0

Pemprov Sulteng Akhiri Masa Transisi Darurat Gempa Sigi, Fokus ke Pemulihan

3 Agu 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

1785937198_8350dce974521f15779c

Hubungan Memanas, AS Cabut Visa Duta Besar Brasil Maria Luiza Viotti

11 thetic yang lalu
1785937253_943a1af2978afef64b8e

Menhan Sebut Kebutuhan Alutsista dan Amunisi TNI Mulai Terpenuhi

23 thetic yang lalu
Mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Febrie Adriansyah (tengah) menjawab pertanyaan wartawan seusai menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (24/7/2026).

Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan, Persoalkan Penetapan Tersangka

37 thetic yang lalu
1785937117_64248b9d6c098292baee

Pengamat Nilai Rencana Pemerintah yang Wajibkan Industri Gula Rafinasi Miliki Kebun Tebu Sendiri tak Logis

59 thetic yang lalu
1785937524_6eaf1d07aff426abfbbf

Transformasi TelkomGroup Mulai Tunjukkan Hasil, InfraNexia Catat Kinerja Positif Perkuat Infrastruktur Digital Nasional

1 menit yang lalu

Kategori

  • Ekonomi (473)
  • Fashion (5)
  • Forum Mahasiswa (2)
  • Haji (28)
  • Hiburan (272)
  • Humaniora (832)
  • Internasional (436)
  • Jabar (82)
  • Jelita (19)
  • Kesehatan (7)
  • Kolom Pakar (5)
  • Kuliner (20)
  • Megapolitan (169)
  • Nusantara (582)
  • Olahraga (195)
  • Opini (73)
  • Otomotif (31)
  • Piala Dunia 2026 (264)
  • Politik Dan Hukum (258)
  • Sela (1)
  • Sepak Bola (490)
  • Teknologi (241)
  • Travelista (41)
  • Uncategorized (1)

About Us

Beritabaru1 menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • Hubungan Memanas, AS Cabut Visa Duta Besar Brasil Maria Luiza Viotti
  • Preview Ligue 1 Rennes vs Paris FC, Ambisi Tuan Rumah di Roazhon Park
  • Misi Psyche NASA Abadikan Foto Langka Mars Berbentuk Bulan Sabit
  • Preview Ligue 1 PSG vs Brest, Misi Wajib Menang untuk Les Parisiens

Quick Links

  • Ekonomi
  • Fashion
  • Forum Mahasiswa
  • Haji
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Internasional
  • Jabar
  • Jelita
  • Kesehatan

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 beritabaru1.com. All rights reserved.