Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi Tersingkir Dramatis di Babak Pertama Italian Terbuka 2026
Janice Tjen Aldila Sutjiadi Tersingkir Dramatis – Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi mengalami kekalahan dramatis di babak pertama Italian Terbuka 2026. Pasangan tenis putri Indonesia ini tumbang dari kombinasi Amerika Serikat, Coco Gauff/Caty McNally, dalam pertandingan sengit di Lapangan 2 Foro Italico, Roma, Italia, pada Minggu (10/5) sore WIB. Hasil ini menandai kekalahan pertama mereka di ajang WTA musim ini, setelah sebelumnya terus berjuang dalam beberapa turnamen besar.
Pertandingan Berlangsung Ketat dan Penuh Tekanan
Kedua pemain Indonesia tersebut memulai pertandingan dengan tekanan berat. Di set pertama, mereka ketinggalan 2-5, menghadapi kesulitan dalam mengatur ritme permainan. Namun, Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi berhasil bangkit di babak kedelapan, mengubah skor menjadi 7-5. Kemenangan ini memberi harapan kecil mereka untuk melangkah lebih jauh, tetapi tekanan dari Coco Gauff/Caty McNally terus berlanjut.
Dalam set kedua, pertandingan memanas hingga skor 2-2. Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi berusaha memperkuat strategi mereka, namun pasangan AS mampu memperoleh tiga gim berturut-turut, membuat skor 5-2. Meski mencoba mengejar, mereka tak mampu membalikkan situasi dan kalah dengan skor 7-5. Pertandingan pun berakhir di super tie break, di mana Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi menyerah 11-13.
Kekalahan Beruntun di Ajang WTA
Ini menjadi kekalahan kedua secara beruntun yang dialami pasangan Indonesia di ajang WTA 2026. Sebelumnya, mereka juga tersingkir di perempat final Madrid Open 2026 setelah bertarung tiga set melawan Laura Siegemund/Vera Zvonareva. Meski sempat menunjukkan permainan menjanjikan, Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi akhirnya menyerah dengan skor 7-5, 5-7, dan 8-10.
Kekalahan di Italian Terbuka 2026 menjadi tantangan baru bagi pasangan yang sebelumnya muncul sebagai salah satu favorit di beberapa turnamen. Mereka sudah menunjukkan peningkatan signifikan dalam performa sepanjang musim ini, tetapi kurang beruntung dalam babak awal. Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi berusaha memperbaiki strategi dan meningkatkan konsentrasi, namun di hadapan lawan yang tangguh, mereka kesulitan menciptakan keunggulan.
Tim pelatih Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi telah memberikan latihan intensif untuk menghadapi laga-laga berat, tetapi hasil ini menunjukkan bahwa tantangan di Italian Terbuka 2026 lebih besar dari yang diperkirakan. Mereka akan tetap memperhatikan penampilan mereka di babak berikutnya, sekaligus belajar dari pengalaman ini. Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi adalah representasi penting tenis putri Indonesia, dan kekalahan mereka di babak awal menimbulkan sorotan khusus dari publik dan media.
Berikutnya, mereka akan fokus pada turnamen lain di musim ini, dengan harapan bisa memulihkan performa dan mengakhiri tahun 2026 dengan hasil yang lebih baik. Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi tetap menunjukkan semangat tinggi dalam pertandingan, meski harus menerima kekalahan dramatis di babak pertama. Pertandingan melawan Coco Gauff dan Caty McNally menjadi momen bersejarah bagi mereka, karena menunjukkan tingkat persaingan yang semakin ketat di kancah tenis internasional.
(Ndf/P-3)
