What Happened During: Bosnia dan Herzegovina Umumkan Skuad Piala Dunia 2026, Edin Dzeko Jadi Kapten
What Happened During – Bosnia dan Herzegovina kembali memperkuat persiapan untuk ajang Piala Dunia 2026 dengan merilis daftar skuad 26 pemain yang akan tampil di putaran final. Dalam pengumuman ini, Edin Dzeko dipercaya menjadi kapten tim, memperkuat ekspektasi publik dan media terhadap kinerjanya di babak penyisihan grup. Pelatih Sergej Barbarez mengungkapkan skuad melalui akun resmi X Asosiasi Sepak Bola Bosnia dan Herzegovina pada Senin (11/5), menunjukkan komitmen untuk mencapai hasil yang lebih baik dibandingkan Piala Dunia sebelumnya.
Struktur Skuad yang Seimbang dan Pemimpin Tim Berusia 40 Tahun
Skuad yang diumumkan Barbarez menampilkan keseimbangan antara pemain berpengalaman dan talenta muda, sebuah langkah strategis untuk meningkatkan daya tahan tim di tengah tantangan kompetisi internasional yang ketat. Edin Dzeko, yang kini berusia 40 tahun, tetap menjadi andalan utama. Ia memiliki pengalaman yang luar biasa, terutama setelah mencetak gol internasional ke-73 saat membawa Bosnia mengalahkan Wales di babak kualifikasi Grup H. Tidak hanya itu, Dzeko juga memimpin tim menang dramatis atas Italia dalam laga final play-off melalui adu penalti, menegaskan perannya sebagai pemain kunci.
“Kami telah mempersiapkan diri secara matang, dan Edin Dzeko adalah sosok yang layak memimpin kami di Piala Dunia 2026. Semangat juang dan pengalaman yang ia bawa akan menjadi fondasi utama untuk mencapai tujuan,” ujar Barbarez dalam pernyataannya.
Dalam daftar ini, Sead Kolasinac (Atalanta) menjadi satu-satunya pemain yang bertahan dari skuad 2014 Brasil. Kehadiran Kolasinac, yang kini berusia 36 tahun, memberikan kestabilan di sektor pertahanan, sementara pengembangan talenta muda seperti Irfan Calov dan Dzidzakovic diharapkan bisa menjadi permainan anyar dalam pertandingan yang menentukan.
Kesiapan untuk Grup B dan Tantangan di Amerika Serikat
Tim Bosnia dan Herzegovina akan bertindak di Grup B, yang terdiri dari Kanada, Swiss, dan Qatar. Pemilihan grup ini menarik perhatian karena melibatkan tim tuan rumah dan wakil Asia, memberikan peluang untuk membangun pertandingan strategis. Pertandingan pembuka dijadwalkan pada 13 Juni 2026, dengan lawan pertama Kanada, yang dianggap sebagai tim kuat dalam putaran final.
Barbarez menegaskan bahwa kesiapan mental dan fisik pemain menjadi prioritas utama. Dengan musim panas yang dipakai untuk latihan intensif, tim berharap mampu menghadapi tantangan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Dzeko, yang memikul tanggung jawab sebagai kapten, dinilai sebagai simbol harapan untuk melampaui pencapaian 2014, ketika tim terhenti di fase grup.
Dalam persiapan, Barbarez juga menekankan pentingnya konsistensi performa selama Piala Dunia 2026. Ia menilai bahwa campuran antara pengalaman veteran dan kejutan pemain muda bisa menjadi kunci sukses. Selain Dzeko dan Kolasinac, beberapa pemain seperti Enes Rahimovic (Stoke City) dan Almir Hota (Bologna) diharapkan bisa memberikan kontribusi signifikan dalam permainan.
What Happened During di Piala Dunia 2026 juga menarik karena menunjukkan komitmen untuk membangun identitas tim yang lebih kuat. Dengan pengalaman di babak kualifikasi dan play-off, Bosnia dan Herzegovina berharap bisa menciptakan kesan mendalam dalam pertandingan pembuka. Persiapan ini dirasa sangat krusial, mengingat grup B diperkirakan menjadi salah satu yang paling kompetitif di putaran final.
Barbarez optimis bahwa dengan dukungan masyarakat dan pengalaman di lapangan, Bosnia dan Herzegovina bisa mengejutkan banyak orang. “Kami tidak hanya berharap untuk bertahan, tapi ingin menunjukkan bahwa kami mampu bersaing secara global,” katanya. Keberhasilan dalam Piala Dunia 2026 dianggap sebagai langkah penting untuk meningkatkan kredibilitas sepak bola negara tersebut di kancah internasional.
