Dasco Kenang Rachmat Gobel sebagai Teman Seperjuangan di Parlemen
Beritabaru1.com – Di tengah kesedihan yang mendalam atas kepergian tokoh politisi dan bisnis Rachmat Gobel, WAKIL Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan perasaan kehilangan yang luar biasa. Pemimpin Fraksi NasDem ini mengenang Gobel sebagai sahabat dan rekan kerja yang memiliki kontribusi besar dalam dunia politik dan ekonomi Indonesia. Meninggal dunia pada Jumat (10/7) pagi di Rumah Sakit Brawijaya Tebet, Jakarta Selatan, setelah menghembuskan napas terakhirnya, Gobel meninggalkan jejak yang tak terlupakan bagi bangsa dan negara.
Profil Rachmat Gobel: Kiprah di Berbagai Bidang
Rachmat Gobel lahir di Gorontalo pada 3 September 1962. Sebelum terjun ke dunia politik, ia telah menunjukkan ketekunan dan bakat di bidang bisnis. Sebagai salah satu pengusaha nasional, ia memimpin keluarga pendiri Gobel Group, perusahaan yang bermitra dengan Panasonic di Indonesia. Setelah menyelesaikan pendidikan di Chuo University, Jepang, ia menjalani karier yang beragam, baik sebagai pengusaha maupun anggota parlemen.
Gobel dikenal sebagai figur yang mandiri dan visioner. Dalam dunia industri, ia mendorong inovasi serta kerja sama antar-perusahaan lokal dan internasional. Selain menjadi direktur di Gobel Group, ia juga aktif di organisasi seperti KADIN (Kamar Dagang dan Industri Indonesia) yang berperan dalam meningkatkan keberdayaan sektor usaha nasional. Dengan semangat kepemimpinan, ia membawa nama Gorontalo ke panggung nasional.
Dedikasi dalam Politik dan Bisnis
Kariernya di dunia politik dimulai setelah ia diangkat sebagai Menteri Perdagangan dalam Kabinet Kerja di bawah Presiden Joko Widodo, periode 2014–2015. Selama jabatan tersebut, Gobel berkontribusi dalam mengembangkan kebijakan perdagangan yang progresif, termasuk meningkatkan ekspor dan investasi. Setelah menyelesaikan masa jabatan di kabinet, ia kembali ke ranah legislatif dan terpilih sebagai anggota DPR RI pada periode 2019–2024.
Dalam jabatan sebagai anggota dewan, Gobel tetap mempertahankan komitmennya terhadap pembangunan dan keadilan. Ia sering menjadi suara yang kuat dalam berbagai isu kritis, seperti kenaikan harga bahan pokok atau pengembangan industri. Di samping itu, ia juga menjaga hubungan yang erat dengan Jepang, yang merupakan salah satu dari banyak kontribusi sepanjang karier politiknya. Kini, nama Gobel terus hidup dalam jejak kerjanya yang berkelanjutan.
“Turut berduka cita atas meninggalnya Bapak Rachmat Gobel. Beliau merupakan teman seperjuangan di parlemen yang selalu berusaha membangun bangsa dengan dedikasi, keteladanan, dan semangat pantang menyerah,” tulis Dasco dalam unggahan Instagram. Quote tersebut menggambarkan peran Gobel sebagai pendukung kebijakan progresif dan partner yang setia dalam perjalanan politik.
Dasco juga menyoroti peran Gobel dalam mengembangkan kemitraan antara Indonesia dan Jepang. Sebagai Ketua Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) Parlemen Indonesia-Jepang, ia berkomitmen untuk mendorong kerja sama bilateral yang menguntungkan kedua negara. Kiprahnya dalam politik tidak hanya berhenti di level nasional, tetapi juga menjadi contoh bagi generasi muda untuk terus berjuang.
Sebagai seorang politisi, Rachmat Gobel dikenang karena keberanian dalam menyuarakan kepentingan rakyat. Ia juga aktif dalam berbagai komite di DPR, termasuk komite ekonomi dan kebijakan publik. Kehilangan Gobel adalah pengorbanan yang besar bagi institusi legislatif, tetapi jejaknya akan tetap menjadi inspirasi bagi banyak pihak. Dengan dedikasinya, ia membuktikan bahwa seorang tokoh bisa berkontribusi baik dalam bisnis maupun politik.
