Skip to content
Beritabaru1
fe1b8844-d830-4785-aa70-48971fa106fc-0
  • Home
  • News
  • Sepak Bola
  • Teknologi
  • Internasional
  • Humaniora
  • Politik Dan Hukum
  • Nusantara
  • Hiburan
  • Opini
  • Travelista
  • Ekonomi
  • Megapolitan
  • Kolom Pakar
  • Jelita
  • Olahraga
  • Haji
  • Otomotif
  • Jabar
  • Piala Dunia 2026
  • Kuliner
  • Kesehatan
  • Forum Mahasiswa
  • Fashion
  • Sela
  1. Home
  2. Politik Dan Hukum
  3. Forum Pemred Kecam Sikap Hotman Paris yang Rendahkan Wartawan
Politik Dan Hukum

Forum Pemred Kecam Sikap Hotman Paris yang Rendahkan Wartawan

Emily Davis - beritabaru1.com Reporter Senin, 20 Juli 2026 pukul 10:14 WIB 3 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
ea6ec541-69ad-48cc-9abd-d8771bde98af-0
Foto : Emily Davis - beritabaru1.com

Forum Pemred Bentuk Kritik Tajam terhadap Perilaku Hotman Paris

Beritabaru1.com – Forum Pemimpin Redaksi (Pemred) secara resmi mengecam sikap Hotman Paris Hutapea yang dinilai merendahkan profesi wartawan dalam sebuah jumpa pers di Kejaksaan Agung, Jumat (17/7). Kritik ini muncul setelah pengacara kondang itu mengungkapkan pernyataan-pernyataan yang dianggap mengandung nada merendahkan terhadap para jurnalis. Dalam konteks ini, Forum Pemred Kecam Sikap Hotman menegaskan bahwa tindakan Hotman tidak hanya memicu kemarahan kalangan media, tetapi juga mengancam kebebasan pers yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Acara tersebut menjadi momen penting bagi publik untuk melihat bagaimana figur publik seperti Hotman Paris berinteraksi dengan media. Pernyataan yang dibuatnya, seperti “Lu punya otak, enggak?” dan sikap arogannya selama menjawab pertanyaan, dinilai sebagai bentuk penyerangan terhadap etika kerja jurnalis. Peristiwa ini menimbulkan perdebatan luas di tengah masyarakat, khususnya di kalangan penggiat media yang menjunjung tinggi profesionalisme dan hak mereka untuk menyampaikan informasi secara independen.

Retno Pinasti Serukan Penghormatan terhadap Etika Profesi Wartawan

Ketua Forum Pemred, Retno Pinasti, mengkritik keras sikap Hotman Paris yang berdampak negatif terhadap citra media. Menurut Retno, penggunaan kata-kata kasar dan kebijaksanaan sambil melemparkan pertanyaan ke jurnalis adalah tindakan yang tidak profesional. “Peristiwa ini menggambarkan ketidakpedulian terhadap amanat undang-undang yang melindungi kebebasan pers,” tuturnya. Ia menekankan bahwa jurnalis memiliki tanggung jawab untuk menjelaskan fakta, tetapi mereka juga berhak mendapatkan penghormatan dari pihak yang menghadapinya.

“Pilihan kata dan cara Hotman Paris Hutapea dalam merespons pertanyaan wartawan sangat tidak profesional dan merendahkan profesi wartawan yang sedang bekerja menjalankan amanat Undang-Undang Pers,” ujar Retno dalam pernyataan tertulis di Jakarta, Minggu (20/7).

Retno juga menyoroti bagaimana sikap Hotman mengalihkan perhatian dari substansi kasus yang sedang dibahas, yakni dugaan korupsi dan pencucian uang yang menimpa kliennya, mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Ia menambahkan bahwa tindakan seperti itu bisa berdampak pada kepercayaan publik terhadap media, terutama dalam konteks pemberitaan yang mengungkap kebenaran di tengah dinamika politik dan hukum.

UU Pers Jadi Dasar Perlindungan Profesi Wartawan

Retno Pinasti menegaskan bahwa Undang-Undang Pers menjadi landasan hukum yang mengatur hak dan tanggung jawab jurnalis. Pasal 8 beleid tersebut menyatakan bahwa media berhak melindungi diri mereka dalam menjalankan tugas investigasinya, termasuk hak untuk menanyakan pertanyaan secara langsung kepada sumber yang dianggap relevan. “Hotman Paris dengan cara bicaranya merendahkan fungsi media sebagai penjaga kebenaran,” tambah Retno.

Dalam konteks kasus Febrie Adriansyah, jurnalis dianggap memiliki peran vital dalam memastikan transparansi dan akuntabilitas. Retno berharap sikap Hotman Paris bisa menjadi pembelajaran bagi publik bahwa penghormatan terhadap media adalah kunci menjaga integritas informasi. “Sikap seperti itu bisa mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap berita yang disampaikan,” lanjutnya.

Forum Pemred juga menyoroti bagaimana pernyataan Hotman Paris bisa dianggap sebagai upaya mengintimidasi para jurnalis. Dengan kata-kata yang tajam, ia dinilai mengabaikan prinsip dasar bahwa media harus bisa menghadapi berbagai pertanyaan tanpa rasa takut. “Media adalah mata masyarakat, dan kata-kata yang merendahkan bisa membuat mata tersebut menjadi tidak tajam,” jelas Retno. Kritik ini juga mengingatkan bahwa tidak semua orang yang berbicara di media perlu berpegang pada etika yang sama, tetapi sebagai publik figur, Hotman Paris dinilai sebagai contoh yang patut diikuti.

Dalam pernyataan resmi, Forum Pemred menyerukan seluruh pihak, termasuk tokoh publik, untuk menjaga kebebasan pers dengan saling menghormati peran jurnalis. Mereka juga meminta Hotman Paris untuk memperbaiki sikapnya dan berikan penjelasan yang lebih bijaksana kepada para jurnalis. “Ini bukan hanya tentang satu peristiwa, tetapi tentang penghargaan terhadap profesi yang menjunjung transparansi dan keadilan,” tegas Retno.

Forum Pemred berharap kejadian ini bisa menjadi momentum untuk memperkuat kebijakan perlindungan pers. Dengan semakin banyaknya pernyataan merendahkan, kini jurnalis diwajibkan untuk terus berupaya menegaskan keberadaan mereka dalam ruang publik. “Wartawan harus tetap percaya diri menjalankan tugasnya, meski kadang dihadapkan pada berbagai tekanan,” pungkas Retno. Kritik yang disampaikan ini juga menyoroti bagaimana kebebasan pers bisa terganggu jika tidak ada kebijakan yang mendukung profesionalisme jurnalis.

Bagikan:

Berita Terkait

1785938462_6caae4c57b53891c198e

Pengamat Minta Masyarakat Jangan Terpancing Konten Demo Agustus

5 Agu 2026
882a4b6d-cfd3-4917-9e5b-91da6dc025f2-0

MPR Sampaikan Undangan Sidang Tahunan ke Prabowo

3 Agu 2026
2731abd6-1a59-45f3-8a69-bdfac4c521a0-0

Polisi Usut Sindikat Narkoba yang Libatkan Pilot Maskapai Malaysia

1 Agu 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

1785938108_30afbaf0c413e5e80ccc

Indef : Tingkat Pengangguran Terbuka Menurun Belum Tunjukkan Pasar Kerja yang Makin Sehat

28 thetic yang lalu
1785938626_1c04a77b0955634707fc

Rehat 48 Jam Piala Presiden 2026, Panitia: Kami Paham Kondisi Fisik Para Pemain!

1 menit yang lalu
1785938462_6caae4c57b53891c198e

Pengamat Minta Masyarakat Jangan Terpancing Konten Demo Agustus

1 menit yang lalu
1785938750_1f6d0ac7f79022978937

Industri Taman Rekreasi Gerakkan Pertumbuhan Pariwisata

2 menit yang lalu
1785938661_e83bd536096d6601b7d1

Perluas Ekosistem dan Layanan Kesehatan untuk Masyarakat

2 menit yang lalu

Kategori

  • Ekonomi (471)
  • Fashion (5)
  • Forum Mahasiswa (2)
  • Haji (28)
  • Hiburan (272)
  • Humaniora (832)
  • Internasional (434)
  • Jabar (82)
  • Jelita (19)
  • Kesehatan (7)
  • Kolom Pakar (5)
  • Kuliner (20)
  • Megapolitan (169)
  • Nusantara (582)
  • Olahraga (195)
  • Opini (73)
  • Otomotif (31)
  • Piala Dunia 2026 (264)
  • Politik Dan Hukum (254)
  • Sela (1)
  • Sepak Bola (490)
  • Teknologi (241)
  • Travelista (41)
  • Uncategorized (1)

About Us

Beritabaru1 menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • Indef : Tingkat Pengangguran Terbuka Menurun Belum Tunjukkan Pasar Kerja yang Makin Sehat
  • Preview Ligue 1 Rennes vs Paris FC, Ambisi Tuan Rumah di Roazhon Park
  • Misi Psyche NASA Abadikan Foto Langka Mars Berbentuk Bulan Sabit
  • Preview Ligue 1 PSG vs Brest, Misi Wajib Menang untuk Les Parisiens

Quick Links

  • Ekonomi
  • Fashion
  • Forum Mahasiswa
  • Haji
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Internasional
  • Jabar
  • Jelita
  • Kesehatan

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 beritabaru1.com. All rights reserved.