Skip to content
Beritabaru1
fe1b8844-d830-4785-aa70-48971fa106fc-0
  • Home
  • News
  • Sepak Bola
  • Teknologi
  • Internasional
  • Humaniora
  • Politik Dan Hukum
  • Nusantara
  • Hiburan
  • Opini
  • Travelista
  • Ekonomi
  • Megapolitan
  • Kolom Pakar
  • Jelita
  • Olahraga
  • Haji
  • Otomotif
  • Jabar
  • Piala Dunia 2026
  • Kuliner
  • Kesehatan
  • Forum Mahasiswa
  • Fashion
  • Sela
  1. Home
  2. Politik Dan Hukum
  3. KPK Buka Peluang Periksa Suami Bupati Sukoharjo terkait Kasus Pemerasan
Politik Dan Hukum

KPK Buka Peluang Periksa Suami Bupati Sukoharjo terkait Kasus Pemerasan

Mark Brown - beritabaru1.com Reporter Minggu, 12 Juli 2026 pukul 02:08 WIB 3 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
a331c8fe-b645-448d-856f-48def0e42097-0
Foto : Mark Brown - beritabaru1.com

KPK Buka Peluang Periksa Suami Bupati Sukoharjo terkait Kasus Pemerasan

Beritabaru1.com – Baru-baru ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan bahwa mereka sedang menimbang kemungkinan untuk melakukan pemeriksaan terhadap suami Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, dalam kasus dugaan pemerasan yang mengemuka di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya KPK untuk mengungkap praktik korupsi yang dianggap sebagai ‘tradisi’ di wilayah tersebut. Dengan mengajukan pemeriksaan terhadap individu yang terlibat langsung, lembaga anti-korupsi tersebut berharap dapat memperkuat investigasi dan menemukan alur transaksi serta kontribusi masing-masing pihak terhadap kasus penyalahgunaan wewenang.

Proses Pemeriksaan Suami Bupati oleh KPK

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menjelaskan bahwa pemeriksaan lanjutan terhadap suami Bupati Sukoharjo menjadi penting karena terdapat indikasi pemerasan berulang yang terjadi lintas masa jabatan pemimpin daerah. “Siapa pun yang diduga terlibat atau memiliki informasi terkait tindak pidana korupsi harus dimintai keterangannya,” ujar Asep dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu (11/7/2026). Ia menekankan bahwa langkah ini bertujuan untuk melengkapi bukti-bukti yang diperlukan dalam menuntut para pelaku kejahatan korupsi.

KPK menilai bahwa pemerasan yang terjadi di Sukoharjo menunjukkan kurangnya kesadaran masyarakat dan pejabat tentang tanggung jawab jabatan. Dalam proses penyelidikan, lembaga tersebut menyebutkan bahwa tindakan korupsi tidak hanya terjadi pada satu periode kepemimpinan, tetapi juga berkelanjutan, sehingga memerlukan pemeriksaan terhadap semua pihak yang terlibat, termasuk anggota keluarga atau orang terdekat dari koruptor.

Menurut Asep, kondisi kesehatan suami Etik Suryani, yang dikenal sebagai tokoh dalam lingkungan pemerintahan setempat, masih memungkinkan untuk diperiksa jika hasil pemeriksaan medis memperbolehkan. “KPK akan melakukan pemeriksaan selama 20 hari pertama, mulai 10 hingga 29 Juli 2026, di Rutan KPK Cabang Gedung Merah Putih,” tambahnya. Ia menegaskan bahwa suami Bupati Sukoharjo menjadi sasaran karena kemungkinan memiliki peran dalam memfasilitasi atau menerima hasil dari kegiatan korupsi tersebut.

Kasus Pemerasan di Sukoharjo: Dampak dan Tantangan

Dalam kasus ini, KPK menyebutkan bahwa pemerasan berupa penerimaan uang dari ‘setoran upah pungut’ yang diduga dilakukan oleh Bupati Sukoharjo selama masa jabatannya 2021-2026. Total dugaan pencairan dana mencapai Rp2,93 miliar, yang terkait dengan pungutan liar di berbagai sektor pemerintahan. Tindakan ini dianggap merugikan masyarakat dengan menghambat layanan publik dan pembangunan daerah. Selain itu, pemerasan yang berlangsung secara terus-menerus juga menunjukkan kelemahan sistem pengawasan internal di lingkungan Pemkab Sukoharjo.

KPK memperkirakan bahwa kasus ini akan menjadi bagian dari investigasi yang lebih luas terhadap praktik korupsi di lingkungan pemerintahan daerah. Pemerasan yang terjadi di Sukoharjo tidak hanya berdampak pada keuangan daerah, tetapi juga mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah lokal. “KPK sedang fokus pada pengungkapan sumber daya manusia yang terlibat, termasuk anggota keluarga atau orang terdekat dari koruptor,” kata Asep. Dengan demikian, langkah untuk memeriksa suami Bupati Sukoharjo bukan sekadar mengejar individu tertentu, tetapi juga untuk melihat apakah ada pelaku korupsi lain yang tersembunyi dalam lingkup keluarga.

Kasus pemerasan di Sukoharjo menarik perhatian karena beberapa waktu terakhir KPK aktif melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di berbagai daerah. Dalam periode 2025 hingga pertengahan 2026, lembaga anti-korupsi tersebut telah menangani 15 kepala daerah di Indonesia. Di Jawa Tengah, terdapat empat OTT yang dilakukan dalam satu setengah tahun terakhir, termasuk di Sukoharjo. Asep menyoroti bahwa keberhasilan penindasan korupsi bergantung pada keterbukaan informasi dan keterlibatan semua pihak, termasuk anggota keluarga dari pelaku utama.

Beberapa analis menilai bahwa periksa suami bupati adalah langkah strategis KPK untuk mengungkap pengaruh pribadi yang mungkin terjadi dalam pemerintahan daerah. Dalam hal ini, KPK menargetkan pihak yang selama ini dianggap memiliki pengaruh besar dalam pengambilan keputusan, termasuk dalam hal penerimaan dana dari pihak-pihak tertentu. “KPK ingin memastikan bahwa semua orang yang berkontribusi pada tindak pidana korupsi, baik secara langsung maupun tidak langsung, akan diperiksa,” ujar Asep dalam wawancara dengan media.

Dengan menerapkan pendekatan ini, KPK berharap dapat memperkuat penuntutan terhadap para tersangka yang telah ditetapkan, seperti Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Kepala BPKAD Richard Tri Handoko, dan Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Tri Mulyo. Selain itu, lembaga anti-korupsi juga ingin mengevaluasi apakah ada pola korupsi lain yang tersembunyi dan bisa menjadi sumber penerimaan dana yang tidak transparan. Proses pemeriksaan yang sedang berlangsung diharapkan dapat membuka peluang pemecahan kasus yang lebih luas, termasuk terkait dengan komitmen pembangunan dan pelayanan publik yang dijanjikan oleh pemerintah daerah selama masa jabatannya.

Bagikan:

Berita Terkait

1785937762_5620df821ca3c72498a0

KPPOD: Tambahan TKD untuk 79 Daerah Belum Selesaikan Krisis Fiskal, Perlu Revisi APBN 2026

5 Agu 2026
1785937924_dcd1f6b115c484af5a11

Wamen Otto: Kekayaan Intelektual Berpotensi Lampaui Nilai Kekayaan Alam Indonesia

5 Agu 2026
1785938462_6caae4c57b53891c198e

Pengamat Minta Masyarakat Jangan Terpancing Konten Demo Agustus

5 Agu 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

1785937524_6eaf1d07aff426abfbbf

Transformasi TelkomGroup Mulai Tunjukkan Hasil, InfraNexia Catat Kinerja Positif Perkuat Infrastruktur Digital Nasional

15 thetic yang lalu
1785937810_d8f7b6f0054b76f6c7a3

Taiwan Gelar Latihan Militer Han Kuang, Simulasikan Invasi Tiongkok

42 thetic yang lalu
1785937762_5620df821ca3c72498a0

KPPOD: Tambahan TKD untuk 79 Daerah Belum Selesaikan Krisis Fiskal, Perlu Revisi APBN 2026

1 menit yang lalu
1785937924_dcd1f6b115c484af5a11

Wamen Otto: Kekayaan Intelektual Berpotensi Lampaui Nilai Kekayaan Alam Indonesia

2 menit yang lalu
1785938108_30afbaf0c413e5e80ccc

Indef : Tingkat Pengangguran Terbuka Menurun Belum Tunjukkan Pasar Kerja yang Makin Sehat

3 menit yang lalu

Kategori

  • Ekonomi (472)
  • Fashion (5)
  • Forum Mahasiswa (2)
  • Haji (28)
  • Hiburan (272)
  • Humaniora (832)
  • Internasional (435)
  • Jabar (82)
  • Jelita (19)
  • Kesehatan (7)
  • Kolom Pakar (5)
  • Kuliner (20)
  • Megapolitan (169)
  • Nusantara (582)
  • Olahraga (195)
  • Opini (73)
  • Otomotif (31)
  • Piala Dunia 2026 (264)
  • Politik Dan Hukum (256)
  • Sela (1)
  • Sepak Bola (490)
  • Teknologi (241)
  • Travelista (41)
  • Uncategorized (1)

About Us

Beritabaru1 menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • Transformasi TelkomGroup Mulai Tunjukkan Hasil, InfraNexia Catat Kinerja Positif Perkuat Infrastruktur Digital Nasional
  • Preview Ligue 1 Rennes vs Paris FC, Ambisi Tuan Rumah di Roazhon Park
  • Misi Psyche NASA Abadikan Foto Langka Mars Berbentuk Bulan Sabit
  • Preview Ligue 1 PSG vs Brest, Misi Wajib Menang untuk Les Parisiens

Quick Links

  • Ekonomi
  • Fashion
  • Forum Mahasiswa
  • Haji
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Internasional
  • Jabar
  • Jelita
  • Kesehatan

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 beritabaru1.com. All rights reserved.