Skip to content
Beritabaru1
fe1b8844-d830-4785-aa70-48971fa106fc-0
  • Home
  • News
  • Sepak Bola
  • Teknologi
  • Internasional
  • Humaniora
  • Politik Dan Hukum
  • Nusantara
  • Hiburan
  • Opini
  • Travelista
  • Ekonomi
  • Megapolitan
  • Kolom Pakar
  • Jelita
  • Olahraga
  • Haji
  • Otomotif
  • Jabar
  • Piala Dunia 2026
  • Kuliner
  • Kesehatan
  1. Home
  2. Politik Dan Hukum
  3. Meeting Results: Menilik Peran DPN, Pakar Tekankan Pentingnya Kejelasan Fungsi Lintas Kelembagaan
Politik Dan Hukum

Meeting Results: Menilik Peran DPN, Pakar Tekankan Pentingnya Kejelasan Fungsi Lintas Kelembagaan

Thomas Thomas Reporter Selasa, 19 Mei 2026 pukul 22:20 WIB 3 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
c18db946-5101-4454-af88-c39db83cb08d-0

Table of Contents

Toggle
  • Menilik Peran DPN: Pakar Tekankan Pentingnya Kejelasan Fungsi Lintas Kelembagaan dalam Meeting Results
    • Kritik terhadap Mekanisme Pengawasan DPN
    • Analisis Akademis tentang Penyesuaian Struktur Lembaga
    • Potensi Tumpang Tindih dengan Lembaga Lain
    • Peran DPN dalam Kebijakan Pertahanan Terkini
    • Kebutuhan Harmonisasi Fungsi Lintas Kelembagaan

Menilik Peran DPN: Pakar Tekankan Pentingnya Kejelasan Fungsi Lintas Kelembagaan dalam Meeting Results

Meeting Results dari pertemuan diskusi publik yang diadakan oleh Spektrum Literasi Demokrasi (SLD) di Jakarta, Selasa (19/5/2026), memperlihatkan sorotan terhadap Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 202 Tahun 2024 tentang Dewan Pertahanan Nasional (DPN). Meskipun lembaga ini dianggap penting untuk mengoptimalkan sinergi strategis dalam menghadapi ancaman geopolitik, siber, dan isu nonmiliter, berbagai pakar hukum dan politik menyoroti kebutuhan kejelasan fungsi lintas kelembagaan. Dalam pertemuan tersebut, mereka menekankan bahwa DPN harus memiliki peran yang terdefinisi dengan tegas agar tidak terjadi tumpang tindih atau ambiguitas dalam pengambilan keputusan.

Kritik terhadap Mekanisme Pengawasan DPN

Fauzan Ohorella, pegiat demokrasi, menyatakan bahwa dalam Meeting Results, Perpres DPN menimbulkan pertanyaan tentang efektivitas pengawasan. Ia mengungkapkan bahwa Pasal 6 yang memberikan wewenang Menteri Pertahanan sebagai Ketua Harian DPN berpotensi menyebabkan penumpukan peran antara eksekutif dan koordinasi kebijakan. Menurut Fauzan, hal ini bisa memicu konflik kepentingan dan memperbesar risiko penyebaran wewenang militerisme ke ruang sipil.

“Perpres DPN menimbulkan ambiguitas karena Menhan tidak hanya menjadi pelaksana kebijakan, tetapi juga memimpin lembaga yang memberikan pertimbangan strategis kepada Presiden. Dalam Meeting Results, ini menjadi isu utama yang memerlukan klarifikasi agar kekuasaan tidak terkonsentrasi secara berlebihan di satu lembaga,” ujarnya.

Menurut Fauzan, struktur DPN yang terlalu terikat pada eksekutif bisa mengurangi keterlibatan lembaga lain dalam proses pengambilan keputusan. Ia menyarankan adanya mekanisme eksternal untuk mengawasi fungsi DPN, terutama dalam mengalokasikan dana dan menyusun kebijakan pertahanan.

Analisis Akademis tentang Penyesuaian Struktur Lembaga

Rorano S. Abubakar, akademisi hukum tata negara dari Universitas Muslim Indonesia, menjelaskan bahwa pembentukan DPN mengalami perubahan historis sejak lembaga sebelumnya seperti Dewan Pertahanan Negara (1946), Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas, 1969–2024), hingga kini. Dalam Meeting Results, ia menekankan bahwa prinsip “form follows function” harus diutamakan, sehingga bentuk lembaga sejalan dengan tujuan dan fungsi utamanya.

“Kebijakan pembentukan DPN perlu mempertimbangkan kejelasan peran, fungsi, dan keterlibatan lembaga lain. Jika tidak, struktur ini bisa memicu inkonsistensi dalam proses pengambilan keputusan nasional,” tulis Rorano.

Menurutnya, DPN yang diusulkan tidak cukup hanya menjadi alat koordinasi, tetapi harus memiliki fungsi spesifik dalam mendorong kebijakan pertahanan yang lebih transparan dan akuntabel. Ini penting karena kejelasan fungsi lembaga akan memengaruhi kredibilitasnya dalam berbagai isu keamanan nasional.

Potensi Tumpang Tindih dengan Lembaga Lain

La Ode Noval, pegiat politik dan hukum, memperkuat argumen bahwa kejelasan fungsi DPN perlu ditegaskan agar tidak saling tumpang tindih dengan Lemhannas, TNI, Polri, atau Kemenko Polkam. Ia menilai bahwa lembaga-lembaga tersebut sudah memiliki tupoksi yang jelas dalam bidang keamanan dan pertahanan. Dalam Meeting Results, ini menjadi catatan penting yang harus diperhatikan agar tidak terjadi pengulangan tugas atau penyebaran wewenang yang tidak terkendali.

“Jika DPN tidak memiliki batasan tugas yang tegas, maka akan muncul kecemasan terkait penyebaran unsur militerisme ke ruang sipil. Dalam Meeting Results, kejelasan ini dianggap krusial untuk menjaga keseimbangan antara lembaga eksekutif dan lembaga sipil,” pungkas La Ode Noval.

Menurut La Ode, lembaga pertahanan yang diusulkan perlu diintegrasikan dengan kelembagaan sipil agar tidak terjadi penggabungan fungsi yang mengurangi kinerja lembaga lain. Ia menambahkan bahwa DPN harus menjadi platform untuk menggabungkan aspirasi dari berbagai pihak, bukan sekadar alat kebijakan militer.

Peran DPN dalam Kebijakan Pertahanan Terkini

Meeting Results juga membahas tanggung jawab DPN dalam mengelola program kerja Kementerian Pertahanan, seperti alokasi dana pendidikan dan pengadaan armada kendaraan taktis operasional. Fauzan menekankan bahwa lembaga ini harus diberikan wewenang yang jelas agar tidak mengganggu koordinasi dengan lembaga seperti Lemhannas atau Kemenko Polkam.

Kritik pada DPN terutama mengarah pada penyeimbangan antara wewenang teknis dan politik. Rorano menyoroti bahwa kelembagaan pertahanan Indonesia perlu diatur agar tidak hanya menyeimbangkan antara peran militer dan sipil, tetapi juga memastikan kebijakan DPN berjalan secara akuntabel dan transparan. Dalam konteks ini, Meeting Results menjadi sarana untuk menggali kejelasan fungsi lintas kelembagaan.

Kebutuhan Harmonisasi Fungsi Lintas Kelembagaan

Para peserta Meeting Results sepakat bahwa harmonisasi fungsi lintas kelembagaan adalah kunci keberhasilan DPN. Hal ini diperlukan agar lembaga tidak terjebak dalam kebingungan atau tumpang tindih, terutama dalam menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks. Dengan struktur yang jelas, DPN diharapkan bisa menjadi pusat koordinasi yang efektif tanpa mengorbankan prinsip supremasi sipil.

Menurut La Ode Noval, kejelasan peran DPN akan mengurangi risiko interpretasi berbeda dalam pengambilan kebijakan. Dengan demikian, Meeting Results menunjukkan bahwa perlu adanya rencana jangka panjang untuk memastikan fungsi DPN tidak hanya berjalan baik, tetapi juga sejalan dengan kebutuhan nasional dan dinamika politik yang sedang berlangsung.

Bagikan:

Berita Terkait

469dcc6a-10a0-495d-9388-c6e741db6cfc-0

Meeting Results: AJI dan SAFEnet Soroti Narasi “Antek Asing” hingga Maraknya Serangan Digital

19 Mei 2026
13c91fe7-a8f7-4a46-a597-e78d27245df0-0

Main Agenda: Yusril Pastikan Pemerintah tak Campuri Nobar Film Pesta Babi

19 Mei 2026
1779187764_f747e68a680b3d99a7c0

Meeting Results: KSAD tak Beri Instruksi Pembubaran Nobar Film Pesta Babi

19 Mei 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

1779200912_0acfc41a08e704531729

Main Agenda: Marcos Jr: Filipina bakal Terlibat jika Konflik Taiwan-Tiongkok Pecah

32 menit yang lalu
1779201009_3419b3c2f76f141acf96

New Policy: Polda Jambi Usut Penyelundupan Puluhan Ton Minyak Olahan Ilegal Asal Sumsel

34 menit yang lalu
1779201569_2f47c72d7d606f756289

Topics Covered: Perubahan Iklim dan Urbanisasi tak Terkendali Tingkatkan Risiko Wabah

36 menit yang lalu
1779201720_8583f85762241665d0d2

Solution For: Mengapa Kanker Kini Menyerang Usia Muda? Menelusuri Jejak Gaya Hidup Modern

38 menit yang lalu
63b682e6-ad44-490f-a537-8c7c848ec54a-0

New Policy: Iran Ajukan 14 Poin Rencana Perdamaian setelah Ancaman Keras Donald Trump

39 menit yang lalu

Kategori

  • Ekonomi (70)
  • Haji (9)
  • Hiburan (52)
  • Humaniora (119)
  • Internasional (116)
  • Jabar (20)
  • Jelita (5)
  • Kesehatan (2)
  • Kolom Pakar (1)
  • Kuliner (3)
  • Megapolitan (27)
  • Nusantara (113)
  • Olahraga (39)
  • Opini (13)
  • Otomotif (6)
  • Piala Dunia 2026 (17)
  • Politik Dan Hukum (40)
  • Sepak Bola (165)
  • Teknologi (53)
  • Travelista (4)
  • Uncategorized (1)

About Us

Beritabaru1 menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • Key Discussion: Bontang Dorong Talenta Muda Perfilman Lewat Workshop Film Pendek
  • Key Discussion: Preview Ligue 1 Rennes vs Paris FC, Ambisi Tuan Rumah di Roazhon Park
  • Bawa Kabur Motor Teman – Perempuan di Kukar Ditangkap Polisi
  • Main Agenda: Pengamat Soroti Peran Strategis Indonesia di Tengah Dinamika ASEAN

Quick Links

  • Ekonomi
  • Haji
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Internasional
  • Jabar
  • Jelita
  • Kesehatan
  • Kolom Pakar
  • Kuliner

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 beritabaru1.com. All rights reserved.