Skip to content
Beritabaru1
fe1b8844-d830-4785-aa70-48971fa106fc-0
  • Home
  • News
  • Sepak Bola
  • Teknologi
  • Internasional
  • Humaniora
  • Politik Dan Hukum
  • Nusantara
  • Hiburan
  • Opini
  • Travelista
  • Ekonomi
  • Megapolitan
  • Kolom Pakar
  • Jelita
  • Olahraga
  • Haji
  • Otomotif
  • Jabar
  • Piala Dunia 2026
  • Kuliner
  • Kesehatan
  • Forum Mahasiswa
  • Fashion
  • Sela
  1. Home
  2. Politik Dan Hukum
  3. Terima Buku Anotasi KUHAP, Adian Soroti Pentingnya Kepastian Hukum
Politik Dan Hukum

Terima Buku Anotasi KUHAP, Adian Soroti Pentingnya Kepastian Hukum

Michael Jones - beritabaru1.com Reporter Selasa, 14 Juli 2026 pukul 21:14 WIB 3 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
72a2ceae-ba37-436d-a8fa-b9610e9247ff-0
Foto : Michael Jones - beritabaru1.com

Special Plan: Kepastian Hukum Diperkuat dengan Buku Anotasi KUHAP

Beritabaru1.com – Dalam rangka meningkatkan kepastian hukum, Special Plan mengadakan peluncuran Buku Anotasi Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang diharapkan menjadi alat penguat dalam menjalankan sistem hukum nasional. WAKIL Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI, Adian Napitupulu, menegaskan bahwa inisiatif ini menunjukkan komitmen serius dalam memperjelas aturan hukum pidana. “Special Plan bertujuan menegaskan kepastian hukum sebagai fondasi untuk memastikan keadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia,” jelasnya dalam wawancara terpisah. Buku anotasi ini dianggap sebagai upaya konkrit untuk menjembatani antara teori hukum dan penerapannya di lapangan, terutama dalam konteks reformasi hukum yang sedang berlangsung.

Proses Peluncuran di Kompleks Parlemen

Peluncuran Buku Anotasi KUHAP berlangsung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada hari Senin (14/7). Acara ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan dalam Special Plan, yang dirancang untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam sistem hukum. Adian Napitupulu menerima buku secara simbolis dari Anggota Komisi III DPR RI, Adang Daradjatun, yang mewakili pimpinan komisi tersebut. Hadir pula tokoh-tokoh utama, seperti Ketua Komisi III Habiburokhman, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Jaksa Agung ST Burhanuddin, dan Ketua KPK Setyo Budiyanto. Seluruh peserta sepakat bahwa buku ini menjadi panduan penting untuk memastikan penerapan KUHAP lebih merata dan konsisten.

“Special Plan tidak hanya tentang peluncuran buku, tetapi juga tentang pengembangan kepastian hukum melalui kolaborasi institusi,” kata Habiburokhman, Ketua Komisi III DPR RI, dalam sambutannya. Ia menambahkan bahwa buku ini dirancang untuk memudahkan masyarakat dan praktisi hukum dalam memahami detail aturan KUHAP, termasuk penggunaan istilah-istilah khusus yang sering menimbulkan kesimpangsiuran.

Peran Kepastian Hukum dalam Special Plan

BAM DPR RI, sebagai lembaga yang menerima aspirasi rakyat, berperan aktif dalam mendorong penggunaan Buku Anotasi KUHAP sebagai bagian dari Special Plan. Adian Napitupulu menjelaskan bahwa kepastian hukum sangat vital dalam memastikan perlindungan hak warga negara, terutama dalam kasus-kasus yang berkaitan dengan kebijakan pemerintah. “Dengan Special Plan, kita bisa menjawab kebutuhan masyarakat untuk memiliki akses informasi yang jelas tentang hukum pidana, baik untuk pihak yang terlibat maupun yang menjadi korban,” tambahnya.

Kepastian hukum tidak hanya menjadi kebutuhan praktis, tetapi juga politik. Adian menyatakan bahwa buku ini akan menjadi referensi bagi penegak hukum, baik dalam pengambilan keputusan maupun dalam proses penyidikan. “KUHAP yang jelas akan mengurangi potensi diskriminasi dan memperkuat rasa percaya masyarakat terhadap sistem peradilan,” ujarnya. Hal ini sejalan dengan visi Special Plan untuk menyelaraskan antara hukum dan keadilan dalam penerapannya di berbagai tingkat.

Kolaborasi dalam Membentuk Panduan Hukum

Penyusunan Buku Anotasi KUHAP melibatkan kolaborasi antara DPR RI, Kementerian Hukum dan HAM, serta berbagai lembaga hukum lainnya. Keberhasilan Special Plan dalam menghadirkan panduan ini menunjukkan keterlibatan aktif seluruh stakeholder dalam bidang hukum. Habiburokhman menegaskan bahwa DPR sebagai pembentuk undang-undang memiliki tanggung jawab untuk menjelaskan maksud dan tujuan setiap pasal KUHAP. “Special Plan menjadi alat untuk mengukur keterlibatan masyarakat dalam penyempurnaan hukum,” tambahnya, menyoroti pentingnya partisipasi publik dalam reformasi hukum.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga mengapresiasi buku ini sebagai alat bantu bagi aparat penegak hukum. “Dengan Buku Anotasi KUHAP, penerapan hukum acara pidana akan lebih harmonis dan transparan, yang menjadi target utama dari Special Plan,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa buku ini akan memperkuat kapasitas Kepolisian dalam memastikan semua tindakan penyelidikan dan penyidikan sesuai dengan prinsip keadilan dan kepastian hukum.

Manfaat untuk Masyarakat dan Akademisi

Buku Anotasi KUHAP diharapkan memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat luas, terutama bagi warga negara yang sering menjadi korban tindakan pidana. Special Plan telah merancang buku ini agar mudah diakses oleh publik, termasuk melalui media digital dan platform edukasi hukum. “Buku ini adalah jawaban dari kebutuhan masyarakat akan informasi yang jelas, yang menjadi inti dari Special Plan,” kata Adang Daradjatun. Ia menjelaskan bahwa anotasi ini mencakup penjelasan ringkasan, contoh kasus, serta interpretasi yang mudah dipahami oleh masyarakat awam.

Di sisi lain, Jaksa Agung ST Burhanuddin mengungkapkan bahwa buku ini menjadi panduan resmi untuk para jaksa dalam menjalankan tugas penyidikan. “Special Plan mencakup upaya untuk memastikan semua pihak memahami hukum dengan baik, sehingga tidak ada kesalahpahaman dalam penerapan aturan,” tambahnya. Selain itu, buku ini juga menjadi alat untuk memperkaya diskusi akademik mengenai reformasi hukum dan menjaga konsistensi dalam penerapan KUHAP di berbagai lingkungan.

Bagikan:

Berita Terkait

Mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Febrie Adriansyah (tengah) menjawab pertanyaan wartawan seusai menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (24/7/2026).

Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan, Persoalkan Penetapan Tersangka

5 Agu 2026
1785937762_5620df821ca3c72498a0

KPPOD: Tambahan TKD untuk 79 Daerah Belum Selesaikan Krisis Fiskal, Perlu Revisi APBN 2026

5 Agu 2026
1785937924_dcd1f6b115c484af5a11

Wamen Otto: Kekayaan Intelektual Berpotensi Lampaui Nilai Kekayaan Alam Indonesia

5 Agu 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

Mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Febrie Adriansyah (tengah) menjawab pertanyaan wartawan seusai menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (24/7/2026).

Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan, Persoalkan Penetapan Tersangka

7 thetic yang lalu
1785937117_64248b9d6c098292baee

Pengamat Nilai Rencana Pemerintah yang Wajibkan Industri Gula Rafinasi Miliki Kebun Tebu Sendiri tak Logis

29 thetic yang lalu
1785937524_6eaf1d07aff426abfbbf

Transformasi TelkomGroup Mulai Tunjukkan Hasil, InfraNexia Catat Kinerja Positif Perkuat Infrastruktur Digital Nasional

57 thetic yang lalu
1785937810_d8f7b6f0054b76f6c7a3

Taiwan Gelar Latihan Militer Han Kuang, Simulasikan Invasi Tiongkok

1 menit yang lalu
1785937762_5620df821ca3c72498a0

KPPOD: Tambahan TKD untuk 79 Daerah Belum Selesaikan Krisis Fiskal, Perlu Revisi APBN 2026

2 menit yang lalu

Kategori

  • Ekonomi (473)
  • Fashion (5)
  • Forum Mahasiswa (2)
  • Haji (28)
  • Hiburan (272)
  • Humaniora (832)
  • Internasional (435)
  • Jabar (82)
  • Jelita (19)
  • Kesehatan (7)
  • Kolom Pakar (5)
  • Kuliner (20)
  • Megapolitan (169)
  • Nusantara (582)
  • Olahraga (195)
  • Opini (73)
  • Otomotif (31)
  • Piala Dunia 2026 (264)
  • Politik Dan Hukum (257)
  • Sela (1)
  • Sepak Bola (490)
  • Teknologi (241)
  • Travelista (41)
  • Uncategorized (1)

About Us

Beritabaru1 menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan, Persoalkan Penetapan Tersangka
  • Preview Ligue 1 Rennes vs Paris FC, Ambisi Tuan Rumah di Roazhon Park
  • Misi Psyche NASA Abadikan Foto Langka Mars Berbentuk Bulan Sabit
  • Preview Ligue 1 PSG vs Brest, Misi Wajib Menang untuk Les Parisiens

Quick Links

  • Ekonomi
  • Fashion
  • Forum Mahasiswa
  • Haji
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Internasional
  • Jabar
  • Jelita
  • Kesehatan

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 beritabaru1.com. All rights reserved.