Brescia Calcio Resmi Bangkrut dan Dibatalkan: Akhir dari 114 Tahun Sejarah
Beritabaru1.com – Klub sepak bola Italia, Brescia Calcio, telah resmi bangkrut dan dibatalkan setelah menjalani perjalanan panjang selama 114 tahun. Pengumuman resmi dari Pengadilan Brescia menandai berakhirnya era keemasan bagi salah satu klub paling bersejarah di Lombardy. Keputusan likuidasi yudisial ini diambil tepat pada momen istimewa, yaitu perayaan ulang tahun ke-70 pemilik klub, Massimo Cellino. Bagi para penggemar setia, momen ini bukan sekadar perubahan administratif, melainkan akhir dari sebuah bab penting dalam sejarah sepak bola Italia.
Akibat Krisis Keuangan yang Berkepanjangan
Keputusan Brescia Calcio untuk masuk ke dalam proses likuidasi yudisial bukanlah hal yang terjadi secara tiba-tiba. Selama beberapa tahun terakhir, klub ini menghadapi tekanan finansial yang semakin berat. Kewajiban keuangan yang tidak terpenuhi sesuai tenggat waktu menjadi alasan utama Pengadilan Brescia mengambil langkah tegas. Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) sebelumnya telah mencabut status profesional klub, sehingga Brescia Calcio harus keluar dari liga nasional.
Beberapa sumber menyebutkan bahwa total utang yang menimpa Brescia Calcio mencapai angka sekitar 20 juta euro atau setara dengan Rp350 miliar. Jumlah ini cukup besar untuk sebuah klub yang tidak lagi memiliki pendapatan stabil dari pertandingan dan sponsor. Meskipun telah dilakukan berbagai upaya restrukturisasi, kondisi keuangan klub tetap tidak membaik secara signifikan.
Usaha Penyelamatan yang Gagal
Pada tanggal 30 Juni silam, Brescia Calcio mencoba melakukan pendaftaran ulang untuk menyelamatkan diri dari kebangkrutan. Sayangnya, upaya ini tidak berhasil karena jumlah dana yang tersedia tidak cukup untuk menutup defisit yang ada. Salah satu harapan terbesar datang dari mekanisme solidaritas pemindahan Sandro Tonali yang membawa nilai sekitar 6 juta euro. Namun, dana ini tidak lagi dapat diterima oleh Brescia Calcio dan akan dialihkan kepada dana FIFA.
“Dana transfer Tonali yang seharusnya menjadi harapan baru bagi Brescia Calcio kini harus dialihkan, menambah beban finansial yang sudah ada.”
Perubahan Identitas dan Masa Depan
Setelah keputusan likuidasi diumumkan, para kreditur diberikan batas waktu hingga 30 November untuk mengajukan klaim hak tagih mereka. Selain masalah keuangan, Brescia Calcio juga mengalami perubahan identitas yang signifikan. Union Pasini diketahui telah mengakuisisi merek Brescia dari keluarga Corioni, sehingga Cellino kehilangan hak untuk melarang penggunaan simbol khas “V putih” pada jersey.
Meskipun Brescia Calcio telah dibubarkan, aktivitas sepak bola di Kota Brescia tidak sepenuhnya berhenti. Wali Kota Laura Castelletti telah memprakarsai pembentukan klub baru bernama Union Brescia sejak musim panas 2025. Klub ini dibentuk melalui pemindahan Feralpisalò ke Stadion Mario-Rigamonti yang telah menjadi rumah bagi Brescia Calcio selama bertahun-tahun.
Warisan Keemasan yang Tak Terlupakan
Sepanjang 114 tahun berdirinya, Brescia Calcio dikenal sebagai tim yang kerap menembus kasta tertinggi Serie A. Klub ini menjadi tempat lahir dan bernaungnya nama-nama besar sepak bola dunia. Andrea Pirlo memulai karier profesionalnya di Brescia Calcio pada rentang 1995–1998, sebelum akhirnya menjadi salah satu gelandang terbaik sepanjang sejarah.
Selain Pirlo, pemain bintang seperti Roberto Baggio, Luca Toni, Pep Guardiola, hingga Mario Balotelli pernah memperkuat Brescia Calcio. Setiap pemain ini membawa kontribusi berharga bagi klub. Union Brescia yang berkompetisi di Serie C pada musim 2025–2026 di bawah asuhan pelatih Eugenio Corini tampil cukup kompetitif hingga menembus babak play-off promosi ke Serie B, sebelum akhirnya dihentikan oleh Ascoli.
Bagi para penggemar, Brescia Calcio tidak hanya sekadar klub sepak bola, melainkan bagian dari identitas kota dan sejarah panjang yang akan selalu dikenang.

