Skip to content
Beritabaru1
fe1b8844-d830-4785-aa70-48971fa106fc-0
  • Home
  • News
  • Sepak Bola
  • Teknologi
  • Internasional
  • Humaniora
  • Politik Dan Hukum
  • Nusantara
  • Hiburan
  • Opini
  • Travelista
  • Ekonomi
  • Megapolitan
  • Kolom Pakar
  • Jelita
  • Olahraga
  • Haji
  • Otomotif
  • Jabar
  • Piala Dunia 2026
  • Kuliner
  • Kesehatan
  • Forum Mahasiswa
  • Fashion
  • Sela
  1. Home
  2. Jabar
  3. Dinas Pertanian Terapkan PMAS, Tingkatkan Kesejahteraan Petani di Bojongmangu Bekasi
Jabar

Dinas Pertanian Terapkan PMAS, Tingkatkan Kesejahteraan Petani di Bojongmangu Bekasi

Matthew Martin - beritabaru1.com Reporter Rabu, 05 Agustus 2026 pukul 21:37 WIB 3 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
1785934330_93917b94e965112766b1
Foto : Matthew Martin - beritabaru1.com

Dinas Pertanian Terapkan PMAS Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Beritabaru1.com – Kabupaten Bekasi melalui Dinas Pertanian Terapkan PMAS Tingkatkan kesejahteraan petani di Kecamatan Bojongmangu. Program Pertanian Modern Agriculture System atau PMAS ini mengadopsi metode tabela untuk budidaya padi secara modern. Peluncuran resmi program berlangsung pada Rabu, 5 Agustus di lahan percontohan seluas 4.000 meter persegi yang dikelola Kelompok Tani Warudoyong I di Desa Sukabungah.

Modernisasi Pertanian Berbasis Teknologi

Ubuh Buhori, Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Bojongmangu, menjelaskan bahwa PMAS merupakan terobosan dari Kementerian Pertanian. Program ini melibatkan penyuluh dan kelompok tani untuk meningkatkan produktivitas padi secara efisien. Pada fase awal, varietas Inpari 33 dipilih dengan dukungan penuh dari Balai Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Ciawi.

Sebelum penanaman dilakukan, kami terlebih dahulu mengolah lahan dan mengecek tingkat keasaman tanah. Hasil pengujian menunjukkan pH tanah di wilayah Bojongmangu berada pada angka 5,5 sehingga perlu dilakukan aplikasi kapur dolomit sebanyak 500 hingga 1.000 kilogram per hektare untuk memperbaiki kondisi tanah, ujarnya.

Pengaplikasian dolomit dilakukan dalam dua tahap pada lahan percontohan tersebut. Sekitar 500 kilogram dolomit diberikan saat pengolahan tanah pertama dan tiga hari sebelum tanam. Selain itu, penyemprotan herbisida juga dilakukan sehari sebelum penanaman untuk mengendalikan gulma. Setelah benih ditanam, lahan tidak boleh digenangi air selama lima hari pertama agar benih tidak membusuk.

Target Produktivitas Dua Kali Lipat

Pemantauan pertumbuhan tanaman dilakukan secara berkala. Pemupukan pertama diberikan pada umur sekitar 10 hari sesuai dengan dosis yang dianjurkan. Ubuh menambahkan bahwa kebutuhan pupuk dalam PMAS memang lebih tinggi dibandingkan pola tanam konvensional karena menggunakan sistem tanam yang lebih rapat.

Kementerian Pertanian menargetkan produktivitas padi mencapai 10 ton per hektare. Saat ini rata-rata hasil panen petani di Bojongmangu masih sekitar 5 ton per hektare. Melalui PMAS kami berharap target tersebut dapat dicapai, ungkapnya.

Program PMAS di Bojongmangu dirancang sebagai lahan percontohan yang diharapkan dapat dikembangkan di setiap desa dengan minimal 2 hektare lahan demonstrasi. Dengan demikian, petani dapat melihat secara langsung penerapan teknologi pertanian modern. Pada lahan percontohan tersebut digunakan sekitar 15 kilogram benih Inpari 33 dengan target menghasilkan sekitar 4 ton gabah saat panen.

Dukungan Petani dan Rencana Pengembangan

Yusup Saepuloh, Ketua Kelompok Tani Warudoyong I, menyambut baik pelaksanaan program PMAS yang diawali melalui lahan percontohan di wilayahnya. Ia menyatakan bahwa program ini menjadi langkah awal yang sangat baik dan berharap hasil uji coba dapat menjadi acuan sebelum diterapkan secara lebih luas kepada seluruh anggota kelompok tani.

Program ini menjadi langkah awal yang sangat baik. Kami berharap hasil uji coba ini dapat menjadi acuan sebelum diterapkan secara lebih luas kepada seluruh anggota kelompok tani sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh para petani, katanya.

Yusup optimistis bahwa penerapan teknologi mulai dari pengaturan pH tanah, pemupukan yang lebih terukur, hingga sistem tanam modern akan mampu meningkatkan hasil panen. Selama ini, produktivitas padi dengan pola tanam konvensional rata-rata masih sekitar 5 ton per hektare, sedangkan melalui PMAS ditargetkan dapat mencapai hingga 10 ton per hektare.

Selain penerapan teknologi budidaya, Yusup juga memastikan ketersediaan air untuk musim tanam tetap terjaga. Kelompok tani telah memperoleh bantuan pompanisasi dari pemerintah berupa pompa berkapasitas 6 inci yang didukung jaringan irigasi serta tambahan pompa milik kelompok tani. Insya Allah minggu depan mereka akan mulai melakukan penanaman di lahan sekitar 30 hektare.

FAQ: Program PMAS di Bojongmangu

Apa itu PMAS? PMAS adalah singkatan dari Pertanian Modern Agriculture System, sebuah program modernisasi pertanian yang digagas Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produktivitas padi.

Berapa luas lahan percontohan PMAS di Bojongmangu? Lahan percontohan PMAS di Bojongmangu seluas 4.000 meter persegi yang dikelola oleh Kelompok Tani Warudoyong I di Desa Sukabungah.

Berapa target produktivitas padi melalui PMAS? Kementerian Pertanian menargetkan produktivitas padi mencapai 10 ton per hektare melalui program PMAS, dua kali lipat dari rata-rata saat ini yang sekitar 5 ton per hektare.

Kapan penanaman dimulai di lahan 30 hektare? Penanaman di lahan sekitar 30 hektare direncanakan dimulai minggu setelah peluncuran program pada 5 Agustus.

Untuk informasi lebih lanjut tentang program pertanian di Kabupaten Bekasi, kunjungi [berita pertanian terbaru di Media Indonesia](https://mediaindonesia.com/jabar/berita/918673/dinas-pertanian-terapkan-pmas-tingkatkan-kesejahteraan-petani-di-bojongmangu-bekasi).

Related Reading

  • Latest articles and updates: Dinas Pertanian Terapkan PMAS Tingkatkan Kesejahteraan
Bagikan:

Berita Terkait

1785934035_ccd338e43b83bcd5b437

Siaga Darurat, BPBD Tasikmalaya Pasok Air ke 86 Desa di 19 Kecamatan

5 Agu 2026
1785934114_fc476564d9cdbd03172f

Bobol SDN Cisarongge, Pelaku Curi Laptop hingga CCTV Senilai Rp10 Juta Ditangkap Polisi

5 Agu 2026
1785934931_1325f976c2989f512f72

Sekolah Rakyat Terintegrasi 4 Kabupaten Bandung Gelar MPLS

5 Agu 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

ITALY-DROUGHT-SICILY

Tiga Orang Meninggal Akibat Panas Ekstrem di Italia, 27 Kota Siaga

1 jam yang lalu
1785933953_e4c236d61c71bbf2b1fc

Iran Siap Lanjutkan Perang Lawan AS jika Negosiasi Gagal

1 jam yang lalu
1785933828_1e0f45b9e22a6356d9f5

Polres Berau Tangkap Pengedar Sabu, 10 Paket Narkoba Disembunyikan dalam Potongan Bambu

1 jam yang lalu
1785934035_ccd338e43b83bcd5b437

Siaga Darurat, BPBD Tasikmalaya Pasok Air ke 86 Desa di 19 Kecamatan

1 jam yang lalu
1785934558_bd0e5a392c13fb705a38

Sebelum Ditemukan Termutilasi di Depok, Kunaefi Dilaporkan Hilang oleh Istri

1 jam yang lalu

Kategori

  • Ekonomi (475)
  • Fashion (5)
  • Forum Mahasiswa (2)
  • Haji (28)
  • Hiburan (273)
  • Humaniora (836)
  • Internasional (441)
  • Jabar (86)
  • Jelita (19)
  • Kesehatan (7)
  • Kolom Pakar (5)
  • Kuliner (21)
  • Megapolitan (172)
  • Nusantara (586)
  • Olahraga (195)
  • Opini (73)
  • Otomotif (31)
  • Piala Dunia 2026 (264)
  • Politik Dan Hukum (261)
  • Sela (1)
  • Sepak Bola (492)
  • Teknologi (243)
  • Travelista (41)
  • Uncategorized (1)

About Us

Beritabaru1 menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • Tiga Orang Meninggal Akibat Panas Ekstrem di Italia, 27 Kota Siaga
  • Preview Ligue 1 Rennes vs Paris FC, Ambisi Tuan Rumah di Roazhon Park
  • Misi Psyche NASA Abadikan Foto Langka Mars Berbentuk Bulan Sabit
  • Preview Ligue 1 PSG vs Brest, Misi Wajib Menang untuk Les Parisiens

Quick Links

  • Ekonomi
  • Fashion
  • Forum Mahasiswa
  • Haji
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Internasional
  • Jabar
  • Jelita
  • Kesehatan

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 beritabaru1.com. All rights reserved.