Skip to content
Beritabaru1
fe1b8844-d830-4785-aa70-48971fa106fc-0
  • Home
  • News
  • Sepak Bola
  • Teknologi
  • Internasional
  • Humaniora
  • Politik Dan Hukum
  • Nusantara
  • Hiburan
  • Opini
  • Travelista
  • Ekonomi
  • Megapolitan
  • Kolom Pakar
  • Jelita
  • Olahraga
  • Haji
  • Otomotif
  • Jabar
  • Piala Dunia 2026
  • Kuliner
  • Kesehatan
  • Forum Mahasiswa
  • Fashion
  • Sela
  1. Home
  2. Jabar
  3. Main Agenda: KPID Jawa Barat Mendukung Upaya Pemerintah Provinsi Menuju Jabar Istimewa
Jabar

Main Agenda: KPID Jawa Barat Mendukung Upaya Pemerintah Provinsi Menuju Jabar Istimewa

Michael Gonzalez - beritabaru1.com Reporter Senin, 11 Mei 2026 pukul 17:53 WIB 3 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
6ed25ecd-d6ab-419e-996f-5e649b9278f2-0
Foto : Michael Gonzalez - beritabaru1.com
Foto : Michael Gonzalez - beritabaru1.com

KPID Jawa Barat Mendukung Upaya Pemerintah Provinsi Menuju Jabar Istimewa

Beritabaru1.com – KPID Jawa Barat berkomitmen untuk berpartisipasi dalam perjuangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat menciptakan sumber daya manusia yang unggul sebagai fondasi pembangunan daerah. Hal ini dipicu oleh ancaman yang mengintai Generasi Z dan Generasi Alpha, yang rentan terhadap dampak negatif disrupsi teknologi dan informasi. Dalam kesempatan membuka Seminar Global Public Forum bertajuk “Broadcasting dalam Perspektif Psikologi” di Bandung, Senin (11/5), Ketua KPID Jawa Barat Adiyana Slamet mengingatkan pentingnya perlindungan generasi muda dari pengaruh digital yang terus-menerus.

Peran Lembaga Penyiaran dalam Pembangunan

Acara tersebut diselenggarakan oleh KPID Jawa Barat bekerja sama dengan RRI Bandung, dengan dukungan Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia serta Universitas Sabah Malaysia (UMS). Adiyana menyoroti bahwa Generasi Z dan Alpha merupakan kelompok utama pengguna internet di Jabar. Menurut data, sekitar 20% dari 231 juta pengakses internet di Indonesia berada di provinsi ini, dan kebanyakan di antaranya termasuk kedua generasi tersebut.

“Disrupsi teknologi dan informasi bisa merusak proses berpikir anak muda. Jangan sampai mereka menjadi zombie atau ‘mayat hidup’ karena kurangnya karakter dan kemampuan kritis,” tegas Adiyana.

Menurutnya, teknologi dan informasi menjadi faktor kunci dalam kemajuan peradaban, tetapi juga memerlukan regulasi yang kuat untuk mengimbangi dampaknya. “SDM Jabar belum bisa sepenuhnya mengelola informasi yang dihasilkan teknologi. Negara tidak mungkin menyerahkan self regulation sepenuhnya kepada masyarakat,” imbuhnya.

Isu Kognitif dan Psikologis dalam Digital Era

Selain itu, Adiyana menyampaikan bahwa keselamatan masyarakat dalam konteks kognisi adalah amanat konstitusi. “Apa yang diselamatkan saat ini adalah kemampuan berpikir anak muda yang terpengaruh oleh informasi dan isu yang mengubah pola pikir mereka,” lanjutnya.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman menyoroti kebutuhan masyarakat akan penyiaran yang adaptif. Ia mengatakan, informasi yang disampaikan harus mudah dipahami oleh kalangan menengah ke bawah, serta menggunakan bahasa yang sesuai dengan budaya lokal. “Penyiaran tidak hanya mengikuti dinamika nasional, tetapi juga harus merangkul perubahan di tingkat masyarakat,” tambah Herman.

“Pemprov Jabar wajib menjaga komitmen menuju Jabar Istimewa. Tidak boleh lengah dalam menghadapi tantangan digital,” ujar Herman.

Hasil Riset: Dampak Media Sosial pada Generasi Muda

Penelitian yang dilakukan KPID Jabar mengungkap bahwa media sosial telah menjadi infrastruktur psikologis dan sosial utama bagi Generasi Z. Riset berjudul “Gen Z Media Habits: Navigating the Digital Era” melibatkan 601 responden usia 15–24 tahun di enam klaster wilayah Jabar. Temuan menunjukkan bahwa 97–98% responden memiliki smartphone, sementara aktivitas media sosial mencapai 99,83%.

Sebanyak 51,74% dari peserta riset mengakses konten hiburan seperti film, musik, dan kuliner sebagai bentuk eskapisme. Di sisi lain, media digital terbukti memengaruhi cara berpikir, pemrosesan informasi, dan kemampuan kritis generasi muda. Menurut data, 68,39% responden mengalami gangguan fokus dan konsentrasi akibat paparan digital yang berkelanjutan.

“Digital era mengubah pola pikir dan perilaku generasi muda. Dampak kognitif ini mencapai tingkat dasar berpikir mereka,” kata Adiyana.

Dampak afektif juga terlihat, di mana media sosial menciptakan tekanan psikologis melalui FOMO, social comparison, dan dopamine reward loop. Hasil riset menunjukkan 52,41% responden mengalami perubahan kondisi mental, sementara 50,08% mengalami stres akibat konten digital. Anak dan remaja menjadi kelompok paling rentan, dengan 62,06% mengakui paparan konten berbahaya seperti kekerasan dan pornografi.

Dari sisi kemampuan berbicara, riset mencatat adanya risiko speech delay pada sejumlah siswa. Sementara 65,82% siswa SMP terancam terpapar pengaruh negatif dari media digital. KPID Jawa Barat menekankan perlunya edukasi dan literasi masyarakat untuk mengatasi tantangan tersebut. “Kita harus bersama meningkatkan kesadaran generasi muda agar tidak terjebak dalam siklus informasi yang merusak,” pungkas Herman.

Bagikan:

Berita Terkait

adc84dc7-91b3-4dd0-835a-b6ddf00407a0-0

Perda RTRW jadi Tameng bagi Pemkab Cianjur Minimalkan Alih Fungsi Lahan

2 Agu 2026
6a834519-234c-453e-9920-c65760b55ecd-0

Garut International Kite Festival Dihadiri 13 Negara, Jadi Etalase Wisata Dunia

2 Agu 2026
780e6dc0-6393-4a02-8553-9ed0f9e2a900-0

Saatnya Menikmati Makan Siang Sepuasnya All You Can Eat Terjangkau di Holiday Inn Bandung Pasteur

30 Jul 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

0bbcbfd2-9ea7-4ce4-8b2e-22d8070be720-0

Kemenhub Pastikan Evakuasi Penumpang KM Mutiara Sentosa II Berjalan Aman

1 jam yang lalu
9a7cba22-e69e-4c64-ad89-563ed42c2180-0

Perkuat Kerja Sama Program Strategis dalam Pengelolaan Zakat, Pendidikan, hingga Layanan Sosial Kemanusiaan

2 jam yang lalu
69bf6d6b-c264-43da-98c0-e6d75348cfa8-0

Kapal Evakuasi Dikerahkan untuk Selamatkan Penumpang KMP Mutiara Sentosa 2 yang Terbakar

2 jam yang lalu
c80c8814-0d90-4730-9d00-9d2454df5536-0

Masjid Berpotensi Jadi Penggerak Transisi Energi Bersih melalui Wakaf Hijau

2 jam yang lalu
92952c96-d344-4970-961c-4ac81d8d5d78-0

Dinkes Mimika Perluas Skrining HIV-AIDS dan Akses Obat ARV

2 jam yang lalu

Kategori

  • Ekonomi (466)
  • Fashion (5)
  • Forum Mahasiswa (2)
  • Haji (28)
  • Hiburan (268)
  • Humaniora (824)
  • Internasional (429)
  • Jabar (81)
  • Jelita (19)
  • Kesehatan (7)
  • Kolom Pakar (5)
  • Kuliner (20)
  • Megapolitan (168)
  • Nusantara (568)
  • Olahraga (193)
  • Opini (73)
  • Otomotif (29)
  • Piala Dunia 2026 (264)
  • Politik Dan Hukum (252)
  • Sela (1)
  • Sepak Bola (484)
  • Teknologi (240)
  • Travelista (41)
  • Uncategorized (1)

About Us

Beritabaru1 menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • Kemenhub Pastikan Evakuasi Penumpang KM Mutiara Sentosa II Berjalan Aman
  • Preview Ligue 1 Rennes vs Paris FC, Ambisi Tuan Rumah di Roazhon Park
  • Misi Psyche NASA Abadikan Foto Langka Mars Berbentuk Bulan Sabit
  • Preview Ligue 1 PSG vs Brest, Misi Wajib Menang untuk Les Parisiens

Quick Links

  • Ekonomi
  • Fashion
  • Forum Mahasiswa
  • Haji
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Internasional
  • Jabar
  • Jelita
  • Kesehatan

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 beritabaru1.com. All rights reserved.