New Policy: ModalSaham Pilih 10 Perusahaan untuk Naik ke Bursa
New Policy – Sebagai bagian dari New Policy, ModalSaham mengambil langkah strategis dalam mengembangkan skema pendanaan perusahaan, bergerak dari crowdfunding ke private equity. Perusahaan finansial digital ini telah memberikan fasilitas pendanaan hingga USD 6 Juta atau setara Rp100 Miliar untuk sepuluh perusahaan yang memenuhi kriteria. New Policy ini dirancang untuk memperkuat posisi ModalSaham sebagai mitra pendanaan utama yang menawarkan pendekatan holistik, termasuk strategi tumbuh, bimbingan operasional, dan kebijakan pembiayaan berkelanjutan.
Transformasi Model Pendanaan Berdasarkan New Policy
Perubahan model pendanaan ini tidak terjadi secara mendadak, melainkan hasil dari pengembangan bertahap yang telah dijalani ModalSaham sejak 2019. Dengan New Policy, perusahaan kini menawarkan layanan yang lebih beragam, seperti inkubator bisnis, studio ventura, advisori strategis, serta dukungan di bidang pemasaran dan sumber daya manusia. CEO ModalSaham, Muhammad Reza Alkhawarismi, menjelaskan bahwa New Policy bertujuan untuk memastikan perusahaan tidak hanya menerima dana, tetapi juga memiliki struktur pertumbuhan yang jelas dan berkelanjutan.
“New Policy membawa perubahan mendasar dalam cara kami mengelola pendanaan. Kami tidak hanya fokus pada dana, tetapi juga pada peningkatan kapasitas perusahaan melalui pendekatan berkelanjutan dan terstruktur,”
Dalam penerapan New Policy, ModalSaham mengedepankan kejelasan transaksi, pelacakan penggunaan dana, dan potensi pertumbuhan jangka panjang. CEO menyebutkan bahwa perusahaan-perusahaan yang terpilih harus memiliki rencana bisnis yang matang, sistem manajemen keuangan yang baik, serta kemampuan mengelola valuasi secara efektif. Ini menjadi syarat utama untuk mendapatkan akses ke dana yang lebih besar dan berbagai fasilitas pendanaan dari platform.
Strategi Pembiayaan yang Terstruktur dan Efektif
Sebelumnya, ModalSaham menggunakan pendekatan pembiayaan berbasis agunan, yang cocok untuk perusahaan dengan aset nyata. Namun, dengan New Policy, perusahaan kini menawarkan alternatif tanpa jaminan, yang lebih fleksibel dan memungkinkan akses dana bagi usaha yang belum memiliki aset besar. Pendekatan ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan perusahaan berbasis potensi pasar, bukan hanya nilai agunan.
Fast Track Financing Batch II-2026 menjadi contoh konkret dari New Policy. Program ini memprioritaskan perusahaan yang sudah memiliki operasional nyata, seperti pengadaan aset produktif, pengurangan beban modal kerja, dan peningkatan efisiensi rantai pasok. Sejak peluncuran Batch I-2025, ModalSaham telah menyalurkan dana sebesar Rp40 Miliar ke berbagai sektor, termasuk kendaraan listrik, manufaktur, logistik, dan teknologi. Hasilnya, beberapa perusahaan berhasil meningkatkan omzet hingga 2-3 kali lipat dalam satu tahun.
Batch II-2026 memberikan target pendanaan yang lebih besar, yaitu Rp100 Miliar, dengan tiga perusahaan sudah menerima dana hingga akhir April 2026. Dengan New Policy, ModalSaham berharap dapat memberikan kesempatan pertumbuhan yang lebih luas bagi perusahaan berpotensi, sekaligus menunjukkan komitmen dalam mendorong ekosistem bisnis yang lebih kuat. Sisanya, tujuh perusahaan lain masih menunggu kesempatan untuk mengembangkan usaha mereka melalui skema ini.
Meningkatkan Akses ke Pasar Modal
Salah satu tujuan utama New Policy adalah membantu perusahaan bersiap masuk ke pasar modal. ModalSaham berperan sebagai pendamping, memberikan bimbingan untuk menyesuaikan operasional, struktur keuangan, dan strategi pemasaran dengan standar bursa. Dengan dukungan ini, perusahaan tidak hanya bisa mengakses dana lebih besar, tetapi juga membangun fondasi yang kuat untuk menarik investor institusional.
CEO menegaskan bahwa New Policy memberikan peningkatan signifikan dalam proses pembiayaan. “Kami ingin memastikan perusahaan yang mendapatkan dana dari kami tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang secara berkelanjutan. Ini membutuhkan kolaborasi yang lebih intensif antara ModalSaham dan perusahaan,” kata Reza. Pendekatan ini juga mencakup penyesuaian skema pembiayaan sesuai dengan kebutuhan masing-masing perusahaan, sehingga tidak ada yang terabaikan.
Dengan New Policy, ModalSaham mengharapkan perusahaan yang dibiayai dapat menjadi bagian dari pasar modal dan sektor keuangan yang lebih dinamis. Dukungan dari platform ini tidak hanya berupa dana, tetapi juga bimbingan teknis dalam membangun bisnis, meningkatkan produktivitas, dan mengelola risiko secara profesional. Ini menjadikan ModalSaham sebagai pilihan utama bagi perusahaan yang ingin menaikkan kelas dan menjangkau pasar yang lebih luas.
Peran ModalSaham dalam New Policy
ModalSaham berperan sebagai pendamping utama dalam implementasi New Policy. Platform ini menawarkan layanan inkubator bisnis yang membantu perusahaan merancang strategi tumbuh, serta studio ventura untuk mempercepat proses inovasi. Selain itu, layanan advisori dan dukungan operasional memastikan perusahaan tidak hanya mendapatkan dana, tetapi juga keahlian yang diperlukan untuk beroperasi secara optimal.
New Policy juga mencakup penyesuaian dalam pengelolaan valuasi perusahaan. Dengan pendekatan holistik, ModalSaham tidak hanya fokus pada pertumbuhan keuangan, tetapi juga pada peningkatan nilai bisnis secara keseluruhan. Hal ini memberikan manfaat lebih besar bagi perusahaan, karena mereka dapat membangun fondasi yang kuat untuk menarik investor, meningkatkan kredibilitas, dan memperluas jaringan bisnis.
Komitmen ModalSaham dalam New Policy terus meningkatkan kualitas layanan pendanaan mereka. Dengan sepuluh perusahaan terpilih dalam Batch II-2026, platform ini memperkuat reputasi sebagai pionir dalam memberikan akses ke pasar modal bagi usaha berpotensi. New Policy juga menjadi contoh bagaimana skema pembiayaan bisa beradaptasi dengan kebutuhan bisnis yang semakin kompleks dan dinamis.
