Skip to content
Beritabaru1
fe1b8844-d830-4785-aa70-48971fa106fc-0
  • Home
  • News
  • Sepak Bola
  • Teknologi
  • Internasional
  • Humaniora
  • Politik Dan Hukum
  • Nusantara
  • Hiburan
  • Opini
  • Travelista
  • Ekonomi
  • Megapolitan
  • Kolom Pakar
  • Jelita
  • Olahraga
  • Haji
  • Otomotif
  • Jabar
  • Piala Dunia 2026
  • Kuliner
  • Kesehatan
  • Forum Mahasiswa
  • Fashion
  • Sela
  1. Home
  2. Megapolitan
  3. Udara Jakarta Masuk Kategori tak Sehat Hari Ini
Megapolitan

Udara Jakarta Masuk Kategori tak Sehat Hari Ini

Mark Jones - beritabaru1.com Reporter Jumat, 15 Mei 2026 pukul 09:34 WIB 3 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
Lanskap pepohonan dengan latar belakang gedung bertingkat di Karet Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (13/12/2024)
Foto : Mark Jones - beritabaru1.com
Foto : Mark Jones - beritabaru1.com

Udara Jakarta Masuk Kategori Tidak Sehat Hari Ini

Beritabaru1.com – Hari ini, 15 Mei 2026, kualitas udara di Kota Jakarta berada di bawah standar kesehatan, dengan indeks polutan PM 2,5 mencapai 60 mikrogram per meter kubik. Data yang dihimpun oleh IQAir menunjukkan angka ini melebihi ambang batas panduan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yang menetapkan batas maksimal 50 mikrogram per meter kubik untuk kategori udara sehat. Kondisi udara yang memburuk ini memicu peringatan bagi masyarakat, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penderita penyakit pernapasan kronis, untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan atau memakai alat pelindung sesuai kebutuhan.

Penyebab dan Dampak Polusi Udara di Jakarta

Kualitas udara Jakarta yang tidak sehat terutama disebabkan oleh kenaikan jumlah kendaraan bermotor, limbah industri, serta kebakaran hutan di sekitar kota. PM 2,5, yang merupakan partikel halus dengan ukuran kurang dari 2,5 mikron, bisa berasal dari emisi kendaraan, pembakaran bahan bakar fosil, dan aktivitas manusia lainnya. Partikel ini sangat berbahaya karena mudah terserap ke dalam paru-paru dan memicu gangguan pernapasan, radang paru-paru, serta risiko penyakit kardiovaskular. Dampak jangka panjang dari paparan PM 2,5 juga dikaitkan dengan peningkatan angka kematian dini pada populasi rentan.

Menurut laporan terkini, kondisi ini memburuk pada pagi hari karena adanya hembusan angin yang tidak cukup kuat untuk menggerakkan polutan keluar dari area perkotaan. Selain itu, peningkatan kegiatan industri dan penggunaan bahan bakar berbasis minyak tanah juga berkontribusi pada kenaikan konsentrasi partikel di udara. Situasi seperti ini sering terjadi pada musim kemarau, ketika kelembapan rendah memperparah penyebaran polutan.

Kondisi Udara di Kota Lain dan Perbandingan

Kualitas udara Jakarta berada di urutan keempat terburuk di Indonesia, dengan indeks 154. Kota-kota dengan kondisi lebih parah termasuk Tangerang Selatan (165), Bekasi (161), dan Tangerang (155), yang semuanya tergolong dalam kategori udara sangat tidak sehat. Perbandingan ini menunjukkan bahwa Jakarta tidak sendirian menghadapi masalah polusi udara, namun situasinya memerlukan perhatian khusus karena intensitas polutan yang lebih tinggi dibandingkan daerah lain.

Perluasan pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan populasi membuat Jakarta menjadi pusat aktivitas industri dan transportasi. Hal ini berdampak pada emisi karbon, nitrogen oksida, serta partikel halus yang mengendap di atmosfer. Selain Jakarta, kota-kota besar seperti Surabaya, Bandung, dan Medan juga sering kali mencatat kualitas udara di bawah standar, meski kondisi di Jakarta lebih memburuk akibat padatnya lalu lintas dan kurangnya sistem pengelolaan limbah yang efektif.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa tingkat polusi udara Jakarta mencapai puncaknya pada akhir pekan, saat kegiatan industri dan transportasi berjalan lebih intensif. Selain itu, polusi udara juga dipengaruhi oleh faktor cuaca, seperti angin lemah dan suhu tinggi, yang mempercepat proses penguapan emisi dari permukaan bumi. Kondisi ini memicu pernyataan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bahwa pengendalian pencemaran udara memerlukan kerja sama lintas wilayah dan institusi.

“Pengendalian polusi udara Jakarta tidak bisa dilakukan secara mandiri. Diperlukan kolaborasi dengan daerah sekitar, seperti Tangerang dan Bekasi, serta pengaturan transportasi yang lebih efisien,” kata perwakilan Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta dalam rapat evaluasi kualitas udara mingguan.

Persoalan polusi udara juga memperhatikan dampak lingkungan terhadap ekosistem lokal. Partikel yang terus menumpuk di udara dapat mengurangi visibilitas, merusak tanaman, dan mengganggu kehidupan ikan serta hewan di perairan sekitar. Pemprov DKI Jakarta sedang mengupayakan peningkatan kualitas udara melalui penggunaan bahan bakar bersih, pemeriksaan emisi kendaraan, dan penanaman pohon sebagai penghalang polusi. Langkah-langkah ini diharapkan mampu memperbaiki kondisi dalam jangka pendek, sementara strategi jangka panjang memerlukan perubahan pola hidup masyarakat dan investasi dalam teknologi ramah lingkungan.

Bagikan:

Berita Terkait

3823c02c-65f7-43fe-9967-898da06f0a9c-0

Pendiri Kickboxing Jadi Korban Pengeroyokan saat Coba Lerai Keributan Munas

2 Agu 2026
297228ad-ecab-4762-80b0-35f2f1f6a0b6-0

Hotel Pullman Grogol Terbakar, 12 Unit Pemadam Dikerahkan

1 Agu 2026
01b68728-8fce-444d-b15f-5d115ac1d344-0

Cuaca Jakarta Hari Ini: Pagi Cerah, Malam Diguyur Hujan Ringan

31 Jul 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

4372d3c4-9ffc-4612-9cf4-9cc6d2bb7600-0

John Herdman: Laga Kontra Vietnam Jadi Kesempatan Indonesia Kuasai Grup A

41 thetic yang lalu
09ecef18-a0fc-45b8-aaa5-128103448861-0

Jelang Musim Panen, Lahan Sawah di Pidie Aceh Terserang Hama Wereng Cokelat

1 menit yang lalu
3823c02c-65f7-43fe-9967-898da06f0a9c-0

Pendiri Kickboxing Jadi Korban Pengeroyokan saat Coba Lerai Keributan Munas

4 menit yang lalu
dd7cfdcc-03a3-4563-865c-4ab1ceba3ecf-0

Gaya Hidup Hemat dan Ramah Lingkungan Dorong Tren Produk Isi Ulang

5 menit yang lalu
caf4fbe7-acbb-4445-87ab-a8630005201b-0

Seorang Pengendara Motor Meninggal Dunia usai Tabrak Truk Parkir di KM 24 Kutim

7 menit yang lalu

Kategori

  • Ekonomi (467)
  • Fashion (5)
  • Forum Mahasiswa (2)
  • Haji (28)
  • Hiburan (268)
  • Humaniora (825)
  • Internasional (429)
  • Jabar (81)
  • Jelita (19)
  • Kesehatan (7)
  • Kolom Pakar (5)
  • Kuliner (20)
  • Megapolitan (169)
  • Nusantara (572)
  • Olahraga (193)
  • Opini (73)
  • Otomotif (29)
  • Piala Dunia 2026 (264)
  • Politik Dan Hukum (252)
  • Sela (1)
  • Sepak Bola (485)
  • Teknologi (240)
  • Travelista (41)
  • Uncategorized (1)

About Us

Beritabaru1 menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • John Herdman: Laga Kontra Vietnam Jadi Kesempatan Indonesia Kuasai Grup A
  • Preview Ligue 1 Rennes vs Paris FC, Ambisi Tuan Rumah di Roazhon Park
  • Misi Psyche NASA Abadikan Foto Langka Mars Berbentuk Bulan Sabit
  • Preview Ligue 1 PSG vs Brest, Misi Wajib Menang untuk Les Parisiens

Quick Links

  • Ekonomi
  • Fashion
  • Forum Mahasiswa
  • Haji
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Internasional
  • Jabar
  • Jelita
  • Kesehatan

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 beritabaru1.com. All rights reserved.